
lu dimana dave? (teriak amel di telepon)
dave menjauhkan sedikit ponselnya, suara teriakan amel menyakiti telinga.
kenapa bawel? (tanya dave)
lu gak waras ya, lu bilang mau cari kerja karena mau cari pengalaman di luar perusahaan bokap lu.
lu bilang ortu lu udah setuju. woyyy.... pengawal bokap lu ke apartemen gue, nanyain lu. (amel masih teriak emosi)
lu mau buat gue di penggal ama bokap lu??? (maki amel)
cepet lu balik dave, gak usah nyusahin hidup gue yang udah susah ini (amel makin geram)
iya bawel (jawab dave)
gue dari tadi ngoceh panjang lebar lu cuman jawab gue bawel.
kalau gue gak anggep lu temen, ogah gue bantuin lu.
amel mematikan telpon sangking kesalnya.
dave melempar telpon ke atas tempat tidur.
*arghhhh pasti papah udah tau nih, gue hubungin mamah aja, bisa runyam kalau pengawal papah sampe jemput gue ke sini, rose bisa tau semuanya*
dave mengambil ponsel yang telah dia lempar tadi. dia menghubungi mamahnya.
mah,..
dave... (sari berteriak)
kamu dimana, cepat pulang, papah kamu udah marah-marah (ucap sari)
iya mah dave akan pulang besok
pulang sekarang dave (pinta sari)
gak bisa mah, sekarang dave di luar kota. besok dave balik mah, bantu dave bujuk papah. jangan sampe pengawal papah jemput dave di sini mah.
hp sari di ambil paksa oleh riko.
hei anak bandel, kamu mau buat papah cepat menghadap tuhan hah (marah riko)
*mati gue, kok papah yang ngomong*
dave..... (teriak riko)
i..i..ya... pah.
kamu pulang sekarang, atau papah yang seret kamu (ancam riko)
iya pah dave besok pulang
pulang sekarang, tidak ada besok (ucap riko tegas)
dave di luar kota pah, dave pulang dengan pesawat besok pagi. please pah... dave janji bakal pulang.
__ADS_1
papah bisa hukum dave, tapi jangan suruh pengawal papah jemput dave di sini, mau di taruh dimana harga diri putera angkasa kalau orang-orang tau siapa dave pah.
riko tampak berpikir, baiklah. pulang besok. jika kau tak pulang, papah tidak akan berbaik hati lagi.
siap bosss....
kau anak nakal (umpat riko dan mematikan telpon)
______-----______
papah apaan sih, kenapa merebut telpon seperti itu (sari marah). aku tau anak manja mu itu pasti akan menghubungi mu.
sari mulai ngambek akan sikap riko. didiamkan suaminya itu.
riko membujuk sari agar tidak ngambek lagi, tapi sari tetap saja tidak bicara dengan riko.
papah tidur di kamar tamu saja (ucap sari)
mah... (riko memelas)
aku tidak mau tidur di kamar tamu, kamar ku kan di sini mah.
ya sudah, aku yang akan tidur di kamar tamu. sana kamu tidur sendiri (ucap sari)
mah.... riko menggenggam tangan sari.
maafkan papah ya, (riko menunjukan wajah memohon) bisa runyam urusan kalau istri tersayangnya ini ngambek.
papah minta maaf, sari malah memalingkan wajahnya.
riko masih berusaha untuk membujuk.
benar saja, sari menatap pada riko. papah pegang omongan ya, jangan ingkar (ucap sari)
iya papah janji, sekarang senyum dong (pinta riko)
sari pun tersenyum, dan dengan cepat sari memeluk suaminya itu.
*kalau sudah menyangkut anak kesayangan mu saja, pasti langsung baik* -riko-
________--------_______
rose dan dave sudah di bandara, meraka pulang dengan pesawat pagi. tapi ada pengumuman dari pihak maskapai bahwa pesawat akan delay selama dua jam.
*waduh bisa kacau kalau hari ini gue belum balik, tambah murka si papah* -dave-
mereka menunggu di ruang tunggu keberangkatan, tidak terlalu ramai, tapi ada beberap orang yang juga menunggu di ruangan itu.
*biang kerok, udah balik belum lu?* -amel-
*lagi di bandara, otw. lu tenang aja, hidup lu masih panjang, hahaha* -dave-
*sial lu dave* -amel-
rose, kamu mau minum atau makan sesuatu (tawar dave)
__ADS_1
rose menggeleng.
kamu tunggu di sini sebentar ya, aku haus, mau beli minuman.
dave pergi membeli dua botol air mineral dan dua potong roti abon.
dave menyerahkan sebotol air mineral dan roti abon pada rose.
makanlah, kamu harus mengisi perut mu agar tidak sakit (ucap dave)
rose masih menggeleng. aku tidak lapar dave. aku hanya ingin cepat pulang, aku kangen si kembar dan jenny.
dave membuka kemasan roti abon, lalu menyodorkan roti itu pada rose. makan lah (perintah dave)
aku gak mau dave. ini roti kesukaan mu. aku suapi (ucap dave). buka mulut nya, (perintah dave)
dengan malas rose membuka mulut, dan memakan roti yang di suapi dave.
di sebrang bangku tempat rose dan dave duduk ada dua orang wanita yang memperhatikan.
"ya ampun, romantis banget sih cowoknya, sampe di suapin gitu ceweknya, bikin baper aja.
walau penampilan cowoknya cupu, tapi tampan juga ya, iya benar, ceweknya juga cantik. cocok banget sih.
kayaknya mereka sepasang kekasih ya, ehh... bisa jadi mereka suami istri, habis cowoknya perhatian banget gitu. semoga kita dapet cowok kaya gitu ya." (begitu lah kedua wanita itu berbisik)
walau kedua wanita itu berbisik, tapi percakapan keduanya terdengar oleh rose dan dave.
rose dan dave saling tatap, rose mengambil roti abon dari tangan dave. aku akan makan sendiri (ucap rose).
selesai makan, dave mengambil plastik pembungkus roti, dan membuangnya ke tempat sampah. kemudian dave membuka botol kemasan air mineral, lalu menyodorkan air mineral itu pada rose.
minum lah (pinta dave).
rose melirik dave, kemudian mengambil air mineral itu dan meminumnya.
kemarikan botolnya, biar aku tutup kalau kau sudah selesai minum (ucap dave).
rose memberikan botol air mineral itu.
jangan bersikap berlebihan dave, sikap mu ini di salah artikan oleh orang lain (ucap rose)
jangan perdulikan apa kata orang, mereka tidak tau apapun juga (balas dave)
di tempatnya, kedua wanita tadi, masih terus memperhatikan rose dan dave.
apa kamu terganggu dengan kedua wanita itu (tanya dave). rose tidak menjawab, hanya melirik dave dan memalingkan wajahnya.
jika kamu merasa terganggu, aku akan memberi mereka pelajaran, agar mempergunakan mulutnya dengan benar (ucap dave)
dave sudah akan bangun dari duduknya, hendak menghampiri kedua wanita itu. rose dengan cepat mencegah dave. rose memegang tangan dave, dave pun duduk kembali.
jangan lakukan apapun, biarkan saja (ucap rose)
dave menatap tangan rose yang masih memegang pergelangan tangan dave.
rose menyadari tatapan dave.
__ADS_1
maaf, (ucap rose tidak enak hati, dan melepaskan tangan dave)
_________--------________