
om dokter berjanji untuk membantu jen mengerjakan tugas kak. (jen memberitahu).
benarkah? tugas apa itu jen?
tugas science kak.
baiklah kita bahas lagi nanti tugas mu
sekarang kau harus mandi jen, (perintah rose).
jen pergi ke kamarnya untuk mandi, sedang rose mengajak robin mengobrol di ruang jeluarga.
kau tadi diantar dave? (tanya robin)
iya kak, kerena sudah berjanji duluan dengan dave tadi sebelum kakak memberitahu untuk menjemput.
bagaimana kabarnya? (tanya robin)
sangat baik kak, bahkan membuat gila.
robin tampak bingung mendengar jawaban rose.
maksud mu apa rose? dave gila? robin mengerutkan keningnya.
rose tersenyum, bukan begitu kak. hanya dia sedikit membuat ulah.
bagaimana kerjaan kakak di sana?
lantas kabar momy kakak bagaimana?
perkerjaan ku lancar, momy juga sehat.
membuat ulah bagaimana rose? robin masih penasaran
rose menghela napasnya, aku tak bisa berbohong pada kak robin.
dave memintaku menjadi kekasihnya.
robin tampak terkejut mendengar penuturan rose.
tapi dia berusaha untuk tenang dan tidak menampakan kecemburuannya
lalu kau jawab apa rose?
aku menolaknya. tapi---
tapi??? (tanya robin)
dia mengancam akan bunuh diri di depan ku, dia menyayat pergelangan tangannya dengan pisau.
aku tidak mungkin membiarkan dia melakukan itu, lantas aku menerimanya.
apa kau mencintai dave? (tanya robin)
aku tidak tau kak, tapi sikap dave mirip sekali dengan mas rendra.
__ADS_1
bahkan dia mengajak ku bertemu kedua orang tuanya, dan memeperkenalkan ku sebagai calon istrinya.
robin mengusap wajahnya, sepertinya harapan untuk memiliki rose semakin susah dia gapai.
setelah mengatur hati dan pikirannya, robin menyampaikan pendapatnya.
jika kau menyukainya, maka menikahlah dengannya. tapi jika kau tidak menyukainya, katakan dengan tegas, agar dia tidak semakin besar menaruh harapan pada mu. (ucap robin dengan hati yang tersayat)
rose tampak berfikir, perkataan robin ada benarnya. tapi bagaimana rose tau dia mencintai dave atau tidak.
__________----------__________
apapun usaha dan perjuangan ku, aku tetap tidak bisa memiliki mu. tapi aku tidak akan melupakan janji ku pada rendra, aku akan menjaga mu dan kedua anak mu, juga jenny yang sekarang menjadi adik ku.
*sepertinya takdir memang tidak mengijinkan kita bersama rose, biarkan aku tetap mencintai mu dalam diam* -robin-
robin telah meningggalkan rumah rose, entah mengapa mendengar dave menjadi kekasih rose sekarang membuat robin merasakan sakit dan lega.
sakit karena rose tidak bisa bersamanya, dan lega karena rose bisa mencintai lagi.
________-------_______
dave kapan kamu akan melamar rose? (tanya sari)
secepatnya mah, (jawab dave)
ingat jangan lama-lama, nanti di ambil orang, (ledek mamah dave).
tidak akan ku biarkan itu terjadi mah. (sahut dave)
dave pergi ke kantor rose untuk menemui calon istrinya itu.
morning sayang, ucap dave yang memasuki ruangan rose.
rose yang sedang serius memeriksa berkas di mejanya, menoleh ke asal suara yang memanggilnya sayang.
rose mengerutkan dahinya, melihat dave sudah sepagi ini di kantornya. kau tidak berkerja dave? (tanya rose).
aku ingin menemui calon istri ku, aku rindu pada mu, (ucap dave).
ku rasa, kau pengangguran sekarang. (ejek rose).
dave hanya tersenyum. aku masih sanggup membiayai mu, walau aku pengangguran sekali pun. (jawab dave).
ck..... mau apa kau ke kantor ku sepagi ini? tanya rose yang sudah bangun dari bangku menuju sofa di depannya.
sudah ku bilang aku merindukan calon istri ku. ucap dave menyeringai. lalu duduk di samping rose.
dave mengeluarkan sebuah kotak beludru berwarna gold dari saku jasnya. dia membuka kotak kecil itu, terlihat sebuah cicin berlian yang sangat indah.
kau menyukainya? (tanya dave).
untuk apa ini? (rose balik bertanya).
aku hanya bertanya, apa kau menyukainya? jika kau tak menyukainya aku akan menukarnya. (ucap dave).
__ADS_1
bagus, (jawab rose)
rose berdiri, aku masih banyak perkerjaan, sebaiknya kau juga kembali ke kantor mu.
baiklah, sahut dave. kemudian berdiri. menarik pinggang rose sehingga mendekat padanya, dengan cepat dave mengecup rose.
rose yang kaget langsung mendorong tubuh dave. apa yang kau lakukan dave? (tanya rose)
dave mengusap bibirnya, menyeringai pada rose. aku hanya mencium mu. (jawab dave)
ya... tapi mengapa? (tanya rose sedikit emosi).
apa salah aku mencium calon istriku? (tanya dave sambil mengedipkan sebelah matanya).
*dasar pria gila, aneh, seenaknya saja*
baiklah sayang, aku pergi dulu. dave berlalu dari ruangan rose.
rose masih terlihat syok dan kesal atas ulah dave.
__________---------__________
bukannya kembali ke kantor, dave malah pergi ke rumah rose. dia melakukan sesuatu di rumah rose, menyiapkan dan menyulap kamar rose, penuh dengan bunga. dave juga menghias taman belakang, sehingga jika pintu balkon kamar rose dibuka akan terlihat hiasan itu dari atas kamar rose.
dave tersenyum melihat hasil kerjanya, dia yakin rose akan menyukainya. dave pun sudah mengajak mbok par, dan jenny untuk berkerja sama.
jenny yang tidak tau tujuan dave, dengan senang hati menuruti dave.
sore hari rose pulang ke rumah. dia begitu lelah.
merengangkan lehernya sejenak, sambil masuk hendak menuju kamarnya.
saat membuka pintu kamar, rose terkejut ada banyak kelopak bunga mawar merah jatuh menghujaninya. ketika pintu kamar terbuka dengan sempurna, rose melihat kamarnya dengan takjub, banyak mawar putih menghiasi kamarnya.
rose berjalan masuk ke dalam kamarnya, menuju ranjangnya yang berubah jadi seperti kolam bunga.
ketika rose membalikan badan, dia terkejut dengan sosok dave yang sudah membungkuk mengulurkan tangannya. mirip seperti pangeran yang hendak mengajak sang puteri berdansa.
entah efek harumnya bunga yang menenangkan, atau efek terlalu lelah karena berkerja. dengan senang hati rose mengulurkan tangannya, menaruh telapak tangannya di atas tangan dave yang terulur.
dave dengan sigap menggenggam tangan rose, membawa rose menuju balkon kamarnya. dave membuka pintu kaca itu. lalu menuntun rose untuk berdiri menghadap taman.
seketika rose melihat hamparan mawar tertata rapih dan cantik di taman itu, membentuk tulisan "i love you"
lalu di bawahnya tertulis "will you married me".
rose tertegun, menatap tulisan indah dari bunga mawar itu.
dave merunduk, melipat satu kakinya.menyodorkan sebuah cincin kepada rose. cincin yang tadi pagi ia tunjukan pada rose.
rose menoleh ke arah dave. a....apa..... yang kau lakukan dave???
dave tersenyum, tanpa menunggu jawaban ataupun kata-kata dari rose, dave memegang tangan rose, mengambil cincin berlian itu dari tempatnya, lalu memakaikan cincin itu di jari manis rose.
sudah ku duga, cincin ini akan tampak indah dijari mu. lalu mengecup tangan rose dengan lembut.
__ADS_1