Strange Fate

Strange Fate
BAB 8. Jalan Bersama


__ADS_3

_WhatsApp_


kamu lagi apa rose? besok sibuk gk? _randy_


mau tidur, ngantuk. sibuk. _rose_


selamat tidur bidadari cantik, mimpi indah. _randy_


______------_____


susah banget sih ngedeketin dia, (keluh randy, sambil melempar hp ke atas kasur)


gimana ya caranya biar gue bisa berdua dengan dia?, argh.. kenapa buntu banget ini otak. biasanya dengan mudah gue bisa dapet cewek manapun.


______------______


supir rendra sudah datang menjemput, jenny dan rose kini berada dalam perjalanan menuju kediaman rendra.


rendra masih rapat di kantor, dia bergegas menyelesaikan semua perkerjaan agar bisa segera pulang.


rose sudah menunggu rendra di ruang tengah, tapi kata mbok par, rendra belum pulang.


jenny selesai menganti pakaian sekolah dengan pakaian santai. dia mengajak rose ke taman belakang.


apa jenny setuju jika miss memberi pelajaran tambahan? (tanya rose)


maksud miss?


mas rendra meminta miss untuk membantu jenny belajar dan menemani jenny, tentu itu kita lakukan setelah miss selesai bekerja. apa jenny setuju? tapi kalau jenny tidak mau miss akan bilang ke mas rendra.


jenny hanya bengong mendengar penjelasan rose, terlebih mendengar rose memanggil "mas" kepada rendra. rose masih menunngu tanggapan jenny.


tentu jenny setuju miss, jenny senang sekali miss mau menemani jenny belajar. benarkah kak rendra meminta miss melakukannya?


iya, kemarin mas rendra membicarakan saat di ruang kerja.


ohhh... jenny hanya menganggukan kepala.


kira-kira mas rendra pulang jam berapa ya jen?


jen gak tau juga miss, mungkin sebentar lagi.


yang sedang di omongin tiba-tiba sudah berdiri di belakang mereka.


kakak kapan pulang? mengagetkan saja,


baru saja. kok kakak tahu kami di sini? ini rumah kakak, jelas kakak tahu.


jen kakak ada perlu dengan miss rose, bisa tinggalkan kami sebentar.


jen pergi meninggalkan mereka di taman.


kamu sudah lama rose? lumayan,


jadi bagaimana, apa keputusan mu?


saya akan menerima penawaran mas.


kapan kamu bisa mulai rose?


lusa bagaimana? baik lah.


besok kamu libur kan? (tanya rendra)


iya mas, kalau begitu kamu besok mau ikut kami tamasya?


ohh.. ti---,..


saya dan jen akan pergi ke pantai besok.


*apa pantai, ahh aku mau ikut. sudah lama tidak ke pantai*


emm... jika mas tidak keberatan saya ikut, ma---


tentu tidak rose, saya senang jika kamu bisa ikut.


besok saya akan menjemput mu pukul 8 ya. kita pergi pagi agar tidak terlalu panas. rose hanya memganggukan kepalanya tanda setuju.


owgh ya, berikan saya nomor rekening mu rose.


untuk apa mas?


untuk mentransfer gaji mu setiap bulan karena sudah bersedia membantu jen belajar.


tapi saya belum melakukan apapun mas, lagi pu--


(lagi-lagi rendra memotong pembicaraan rose)


saya tidak suka jika kamu menolak, saya meminta bantuan mu membantu jen belajar tidak gratis, saya akan menghargai perkerjaan mu.


baiklah mas.


*percuma juga berdebat, pasti dia yang akan menang kan. memerintah dan memaksa sudah jadi hobinya. tapi sekarang sudah ada hobi baru, memotong pembicaraan ku. setiap kali selalu saja di potongnya*


semoga keputusan ku benar. rose


______------______


besok mau ikut gue gak rose, gue mau pergi nyari sepatu. gak mel, aku ada acara besok.


cieee... tumben libur udah ada acara, biasanya molor aja di kamar, keluar makan, terus molor lagi.


mau kencan ya lu?


sama siapa? randy atau rendra


terus saja mel, ledek sesuka mu. siapa juga yang mau kencan. buang-buang waktu saja mel. mending melakukan hal yang lebih berguna. (tutur rose)


_WhatsApp_


sudah makan rose? -randy-


belum. -rose-

__ADS_1


"peluang nih" bagaimana dengan seafood rose? -randy-


sepertinya enak. -rose-


aku jemput 10 menit lagi ya.


sampai ketemu. -randy-


rose bingung ngapain randy kesini, siapa yang mau pergi dengannya.


diajak ngomong malah asik chat. chat sama siapa sih? (protes amel)


si tukang gombal.


siapa tukang gombal rose?


cowok baru lagi ya? gileee ternyata sahabat gue ini banyak juga penggemarnya.


si randy.


amel kaget dan melongo mendengarnya.


randy,... rose???


ngomong apa dia rose?


ngajak makan, tapi siapa yang mau pergi makan sama dia, dia yang terlalu percaya diri, aku tidak bilang mau pergi kok.


jangan gitu donk rose, kasihan anak orang. udah menaru harapan masa lu anggurin.


ya udah lu aja sana mel yang pergi.


dasar batu. gak peka banget sih lu jadi cewek rose.


bodo...


ting...nong...


amel membuka pintu, hai randy. (sapa amel)


hai, rose ada? ada, bentar ya gue panggil.


rose, itu si randy udah datang, bilang aja gue udah tidur mel, usir aja sana. jahat banget sih lu rose. temuin dulu sana, anak orang itu, bukan anak tikus, maen usir aja.


iya... (jawab rose malas)


sudah siap? (tanya randy pada rose)


aaa.. apa yang siap?


kita mau makan seafood. kita berangkat sekarang ya, nanti kemaleman.


perasaan tadi aku tidak menggatakan ingin pergi makan.


tapi aku sudah disini rose, masa kita gak jadi makan, aku sudah lapar rose, kamu mau melihat aku mati kelaparan. (randy meringis memegangi perutnya dengan dua tangan)


rose... (wajah randy memelas)


aku begini saja, malas ganti baju.


iya sudah, tidak apa-apa, begini juga kamu sudah cantik.


______------______


randy melihat rose makan dengan lahap, dia terus memandangi rose, dia merasa lucu dengan sikap rose. rose tahu randy memperhatikannya, tapi rose tidak perduli dan tetap makan.


kamu itu cantik rose. (puji randy)


tahu, sudah sejak lahir. (jawab rose)


randy tertawa mendengar kata-kata rose.


besok kamu libur kan? ada acara?


iya, ada.


randy tampak bingung memikirkan apa lagi yang akan dia bahas dengan wanita di depannya ini. rose begitu cuek dan polos. apa yang ada di otaknya itu lah yang di katakan.


aku sudah selesai, dan sudah kenyang.


kamu yang traktir kan ran? i..i...- (belum randy selesai menjawab, langsung di potong rose) terimakasih.


rose apa kesukaan mu? (tanya randi sambil nyetir mengantar rose setelah selesai makan)


emm...mmm, banyak, aku suka semua. kenapa?


tidak, kalau yang tidak kamu suka?


emm....mmm, tukang gombal.


deg... randy langsung terdiam, lalu tersenyum seperti di paksakan.


trims ran, sampai jumpa lagi.


randy hanya tersenyum, dan pergi meninggalkan rose yang sudah di apartemennya.


*tentu kita akan berjumpa lagi rose, sesering mungkin, bahkan setiap menit, jika bisa* -randy-


______------______


miss indah sekali ya pantainya. jenny begitu senang dan langsung berlari menuju pinggir pantai.


hati-hati jen, jangan terlalu jauh (teriak rendra)


iya kakak,


miss rose sini, kita main air, (ajak jenny berteriak memanggil)


jenny sibuk dengan dirinya sendiri, dia berenang, main pasir dan mencari kulit kerang.


rose menyiapkan bekal yang tadi sudah di bawa untuk makan siang.


kamu yang membuat semua makanan ini? (tanya rendra)

__ADS_1


aku membelinya, (jawab rose asal)


sudah ku duga, mana mungkin masakan selezat ini kau yang buat. kalau aku yang buat memang kenapa?


(rendra terdiam, makanan yang akan masuk ke mulutnya pun terhenti) emm.. uhukkk...uhuk..


kamu masukan apa ke dalam masakan ini? kamu mau meracuni ku ya?


aaa...(rose ingin sekali melempar muka rendra dengan sandal) kamu bilang tadi lezat. kenapa sekarang tiba-tiba menuduh ku. lagian apa untungnya aku melakukan itu.


karena kamu membenci ku. (jawab rendra asal)


aku tidak membenci mu. (sahut rose)


iya kamu membenci ku kan?


tidak, ..


iya, ..


tidak, ...


kakak.., miss rose.., sedang apa kalian, seperti anak SD saja. (jenny berusaha menengahi)


hemm... (rose melipat kedua tangannya di dada dan memasang wajah cemberut)


begitu pula rendra yang langsung membuang muka ke sembarang arah.


jenny geleng-geleng kepala melihat tingkah dua orang dewasa di depannya.


miss jen lapar, jen mau makan (pinta jen dengan manja)


rose mengambilkan makanan untuk jen.


kemudian rose mengambil makanan untuk dirinya, dan di kira rendra, rose mengambilkan untuknya.


tapi saat tangan rendra hendak menerima makanan, rose langsung melenggos dan tidak perduli dengan rendra. mana punya ku? (protes rendra)


kamu ambil saja sendiri, memang kamu anak kecil, atau memang kamu anak kecil, mau ku suapkan sekalian. (ejek rose)


rendra hanya diam tidak menanggapi, dan mengambil makanannya sendiri.


*aku mau jika di suapi oleh mu, kenapa tidak (rendra tersenyum dalam hati)*


______------______


randy berada di depan apartemen rose, dia masih ragu akan masuk ke sana atau tidak. kemarin malam rose bilang hari ini ada acara, apa mungkin dia sudah d rumah ya.


ahh.. dicoba saja kan tidak ada salahnya.


ting....nong... ting....nong...


kok gak ada yg buka ya?


ceklek.. amel membuka pintu.


randy, ..


rose ada?


rose belum kembali.


apa dia memberitahu mau pergi kemana?


emm.. tidak, gue juga lupa nanya dia.


ya sudah, gue permisi ya mel.


amel menutup pintu, kemudian mengirim pesan ke rose.


randy nyari lu, barusan dari apartemen. -amel-


sampai ketemu besok miss, dadah.


jen mengucapkan salam pada rose. kak rendra tidak say good by sama miss rose? (tanya jen)


dah rose, (jawab rendra singkat)


yaa dah, terimakasih sudah mengajak saya.


hemm.. masuk lah.


kemudian pergi meninggalkan rose yang sudah masuk ke dalam apartemen.


di lobby randy memperhatikan rose yang turun dari mobil rendra.


pintu lift terbuka, rose hendak masuk, tiba-tiba tertahan oleh tangan seseorang. dilihatnya randy disana. kamu baru kembali? ya,..


kamu habis bersenang-senang? ya,..


kenapa kamu disini? (tanya rose)


saya mencari mu, bisa ngobrol sebentar (tanya randy)


lama tidak? aku lelah randy.


tidak lama, ada yang ingin ku sampaikan.


tidak bisa besok saja?


kenapa kamu selalu bersikap seperti itu rose.


bersikap seperti apa maksud mu?


kamu selalu acuh pada ku, bahkan seperti malas bicara dengan ku.


kenapa kamu berpikir seperti itu ran?


aku tidak begitu.


ya kamu selalu mengacuhkan ku.


______-------_______

__ADS_1


__ADS_2