
mungkin kamu yang masih mengharapkan rose (vania tak mau kalah).
randy tertawa, kamu sudah tau semuanya sayang, tak ada satu pun yang terlewat ku ceritakan pada mu.
ya aku tau (jawab vania masih ngambek).
randy memang menceritakan semua yang terjadi antara dia, rendra dan rose. tapi sekarang dia sungguh sudah melupakan cintanya pada rose, di hatinya kini hanya ada vania.
bagi randy, rose lebih seperti saudara perempuan untuknya, sama seperti jenny baginya.
vania pun demikian, dia juga menceritakan tentang masa lalunya bersama rendra, dia yang menyukai rendra, tapi rendra hanya menganggap vania seperti adik, tidak lebih.
______------______
selamat vania, ku harap kau tidak menyesal menikah dengan lelaki ini (ucap rose yang melirik pada randy).
ku harap juga begitu (balas vania tersenyum)
randy hanya tertawa, kau tak akan menyesal sayang (randy merangkul pinggang vania) justru beruntung mendapatkan lelaki tampan seperti aku, dan ada yang bilang aku pandai menggombal (sahut randy seraya menyindir rose).
robin sejak tadi fokus menjaga si kembar.
jenny sibuk mencicipi beberapa camilan, mata robin tak lepas mengawasi jenny. jen jangan pergi terlalu jauh (ucap robin)
iya kak, jen mau ambil es krim
dokter robin (sapa seorang wanita yang tak asing)
*hahh... kenapa harus ketemu di sini* -robin-
hai, dokter kinan. kamu di sini (ucap robin)
menurut mu? tidak mungkin aku yang menikah bukan (canda kinan tertawa)
vero menangis, robin dengan sigap menggendong dan menenangkannya. tak lama rose datang menghampiri mendengar tangis vero. rose tadi pergi sebentar ke kamar mandi.
__ADS_1
cep..cep... sayang, jangan menangis, kau haus (robin mengajak vero bicara)
biar aku yang menggendong vero kak, rose mengambil vero dari tangan robin, tapi vero semakin kencang menangis.
kak tolong ambilkan botol susu vero di dalam tas (pinta rose) dengan sigap robin mengambil botol susu dan memberikan pada rose. tapi vero tak juga diam, masih menangis. rose tampak gusar melihat vero tak berhenti menangis.
biar aku saja rose (ucap robin), robin menggendong vero kembali, dia menimang, dan menepuk punggung vero lembut, kemudian memberikan susu pada vero. tak lama vero mulai tenang, sambil minum susu robin masih menimang vero.
sedangkan varo begitu tenang, tertidur dengan nyaman di stroller bergambar salah satu tokoh kartun. bahkan tangisan vero tidak membangunkan varo sama sekali. begitu pula dengan suara musik dari band tidak mengaggu varo.
sedari tadi kinan tak berhenti memperhatikan robin dan rose.
kau cocok menjadi ayahnya, dokter robin (sindir kinan)
robin hanya menatap tajam pada kinan, berharap kinan tidak membuka mulutnya lebih lagi. tapi seperti biasa kinan tidak perduli akan tatapan tajam yang robin berikan.
kalau anaknya saja nyaman bersama mu, dan bisa menerima kehadiran mu, pasti ibunya juga demikian (ucap kinan, melirik pada rose)
rose jadi salah tingkah. dia tidak mengatakan apa pun. hanya tersenyum getir mendengar kata-kata kinan.
robin yang melihat rose sudah merasa tidak nyaman lantas mengambil sikap.
baiklah, sepertinya aku sudah di usir. kinan pamit pada robin dan rose.
kalian terlihat seperti keluarga yang harmonis dan bahagia (ucap kinan sebelum pergi meninggalkan mereka).
robin menarik napas dalam, kesal akan ucapan kinan, takut rose salah paham dan merasa tidak enak. walau sebenarnya dalam hati ia berharap apa yang di ucapkan kinan, kelak menjadi kenyataan.
maaf kak, jadi merepotkan kakak (ucap rose menyesal).
aku tak merasa di repotkan, aku senang bisa menjaga si kembar. untung saja kau memaksa ku ikut, kalau tidak kau pasti kan kesusahan menjaga mereka.
mendengar perkataan robin, membuat rose makin tidak enak. ia semakin kagum akan sosok robin. orang yang berada di sampingnya saat dia sedang terpuruk, bahkan saat dia dalam keadaan yang sangat kacau.
rose bersyukur akan kehadiran robin dalam hidupnya semenjak rendra pergi untuk selamanya, robin lah tempat bersandar bagi rose, bisa dibilang rose selalu bergantung pada robin.
__ADS_1
______------_______
setiap hari rose sibuk dengan rutinitasnya, pagi pergi berkerja dan pulang sore harinya. sekarang si kembar sudah berumur satu tahun.
mereka lebih aktif bergerak dan memakan sesuatu yang mereka temukan. jadi rose memerintahkan tini dan marina untuk lebih ekstra menjaga si kembar.
rose selalu meluangkan waktu untuk anak-anak dan juga jenny. walau sibuk berkerja, rose tidak mau melewatkan moment bersama orang terdekatnya.
istri randy, vania sedang hamil anak pertama mereka. randy makin menjadi setiap harinya, tidak pernah berhenti mengganggu rose. rose dan randy sudah seperti kucing bertemu tikus, tapi vania tidak pernah cemburu sedikit pun terhadap rose. vania malah menjadi penengah di saat randy dan rose mulai dengan perdebatan mereka.
robin masih terus berada di sisi rose, menemani dan melindungi rose. memastikan rose selalu dalam keadaan sehat dan bahagia.
rasa cinta robin pada rose tak pernah berkurang sedikit pun, tapi dia tidak pernah mengatakan atau menyinggung tentang perasaannya pada rose.
semenjak kejadian dulu waktu robin mabuk dan hampir melakukan hal buruk pada rose, sejak itu robin tidak pernah mengungkapkan perasaannya lagi pada rose. dia hanya menyimpan dalam hati dan masih tetap berharap.
dave yang sejak saat itu menjadi seketaris rose, membuktikan bahwa memang dia gigih berkerja.
______------______
sebenarnya rose enggan untuk keluar kota, biasanya heru yang akan pergi jika ada urusan perkerjaan di luar kota atau pun luar negeri. tapi kali ini rose tidak bisa menolak untuk pergi, karena heru pun sedang berada di luar negeri. sedangkan orang yang akan di temui rose adalah client penting.
dave, kamu ikut saya besok ke luar kota. siapkan berkas yang di butuhkan untuk rapat di sana. dan siapkan juga barang-barang keperluan lainnya (perintah rose)
baik bu,..
dave segera menyiapkan bahan untuk rapat di luar kota, dia juga menyiapkan keperluan rose selama berada di luar kota.
semenjak dave berkerja menjadi seketaris rose, dave banyak membantu segala urusan rose, bahkan dia juga menyiapkan segala kebutuhan rose. awalnya rose merasa tidak enak, karena mengingat dave adalah seorang lelaki. lambat laun rose mulai terbiasa.
jika sedang berada di luar kantor, mereka cukup akrab dan bicara dengan santai.
rose menitipkan si kembar kepada tini dan mirna, tidak lupa mbok par ditugakan untuk mengawasi.
termasuk menjaga jenny.
__ADS_1
rose juga menitipkan mereka pada robin, dengan senang hati robin akan menjaga si kembar dan juga jenny.
________-------_______