Strange Fate

Strange Fate
BAB 6. Ulang Tahun JenNy


__ADS_3

duaarrrr.... amel mengagetkan rose yang sedang melamun. mikirin apa rose? ubanan nanti itu rambut kebanyakan mikir.


kamu rese baget sih mel, ngagetin tau. untung gak jantungan.


lagi jatuh cinta, apa lagi patah hati lu? sampe segitu serius banget ngelamunnya.


emang seserius itu ya mel? hem..mm (jawab amel)


kirain kerja aja yg serius, ternyata kalau aku melamun juga serius ya, ... ????


uhahaha.... hahahha (amel dan rose saling pandang dan tertawa bersama)


yuk ahh tidur, besok masih banyak kerjaan (ajak rose)


______------______


seperti biasa hari-hari rose disibukkan dengan agenda kegiatan yang akan sekolah adakan, begitu pula rencana agenda satu bulan ke depan sudah selesai disusun.


jenny sedang sibuk mencari keberadaan rose, dia menanyakan kebeberapa staff dan guru di sekolah, tapi belum juga menemukan.


rendra sudah tiba di sekolah, dia menghampiri jen ke dalam gedung sekolah. melihat jen duduk di bangku dekat ruang staff.


jen,. (panggil rendra)


jen menghampiri rendra. kak, jen belum bertemu dengan miss rose, jen mau mengundang miss rose ke acara ulang tahun jen.


ya sudah nanti kakak yang akan menelpon miss rose dan menggundangnya. sekarang kita pulang, sejam lagi kakak ada rapat di kantor.


dengan wajah yang kecewa jen menuruti rendra.


kakak sekarang telepon miss rose, (pinta jen)


nanti ya, setelah kakak selesai rapat.


______------______


hp rendra berbunyi.


-adik ku jen-


ya jen, ada apa, kakak masih rapat sayang.


kakak sudah telepon miss rose belum?


iya nanti kakak telepon. kakak jangan sampai lupa ya, jen akan sedih jika mis rose tidak datang.


iya, adik ku yang manis.


setelah selesai rapat rendra menuju kantor randy.


disana dia tidak bertemu randy karena ternyata randy sedang ke luar kota, dan besok baru kembali.


pantas saja anak itu seharian ini tidak menhubungi ku, lagi tugas luar rupanya.


-"wa rendra"-


ran, besok datang ke acara ulang tahun jenny ya, jangan sampai gak. jenny bilang dia mau boneka yang besar.


-"wa randy"-


oke friend, mau boneka sebesar apa si jenny, kalau aku saja bagaiman?


-"wa rendra"-


masih mau hidup sampai besok ran?


-"wa randy"-


hahahaha.... kalau gue gak hidup, gak bisa bawa boneka donk ndra.


-"wa rendra"-


cukup datang dan tidak buat masalah. tidak usah dibalas lagi, gue lagi nyetir.


randy hanya tertawa membaca wa rendra, sahabatnya itu susah sekali diajak bercanda.


rendra sudah sampai di rumah. kakak sudah telepon miss rose,??


*astaga gue lupa nelpon rose, kalau jenny tau bisa ngambek dia*


sudah sayang, kakak sudah telepon.


miss rose pasti datang kan?


ya, tentu saja. kakak tidak bohong (tanya jen penuh selidik)


i..iya, miss rose bilang dia akan datang. kamu tunggu saja besok.


______------______


rose tadi ada murid nyariin lu,


murid??? siapa mel. namanya jenny, murid kelas 6SD.


ooo... , kenapa dia cari aku mel?


mana gue tau, gue gak nanya. kayaknya gue lihat lu cukup akrab dengan anak itu?


iya, aku juga gak tau kok bisa akrab sama dia. dia seperti anak yang menyimpan kesedihan, sangat butuh perhatian dan kasih sayang. pernah waktu itu aku tanya tentang orang tuanya, ehh malah dia nangis. kan aku jadi bingung.


lah emang lu gak tau rose,


tau apaan?


jenny kan anak yatim piatu, orang tuanya sudah meninggal. dia hanya tinggal berdua dengan kakaknya.


oya ku dengar kakaknya tampan dan kaya rose. type pria idaman.


halahhh cowok aja otak mu mel, gak jauh-jauh dari laki. ya iya lah rose, kalau gak ada laki gimana lu bisa punya anak.


(rose hanya menganga mendengar sahabatnya itu)


______------______

__ADS_1


hp rose berbunyi.


"rendra kakak jenny"


ada apa ya cowok nyebelin itu nelpon. angkat? gak? angkat? gak?


arghhh.... angkat lah mana tau penting.


hallo pak rendra,


bagaimana kamu tau saya yang menelpon.


*nyesel aku ngangkatnya, dia yang nelpon dia yang protes*


ada yang bisa saya bantu pak? (rose bertanya dengan sopan)


ya. (rendra menjawab datar)


*ditanya cuman jawab ya, atau gak. sekali ngomong merintah, apa maunya sih?????*


kira-kira apa yang bisa saya bantu pak? apa jenny baik-baik saja?


tidak (jawab rendra)


maksud bapak? apakah jenny sakit?


tidak (jawab rendra tetap datar)


*lama-lama aku yang gila ngomong sama cowok ini, jawabnya, ya, tidak, ya, tidak. ngapain sih nelpon kalau bikin kesel*


jadi bapak mau minta tolong apa, katakan saja, mungkin saya bisa bantu? (tanya rose masih dengan sopan tapi nahan kesel)


kamu yakin?? (tanya rendra)


*arghhh mati aja, mati aja, (sambil jedotin dahi ke kasur)*


iya bapak. (rose sedikit menekan kata-katanya)


saya yakin bisa membantu. katakan saja.


*kalau masih jawab gak jelas lagi, aku akan matikan saja teleponnya*


lama tidak ada suara, akhirnya rendra dengan tegas dan sekali tarikan napas bicara.


kamu harus datang ke ulang tahun jenny besok jam 1 siang dan jangan terlambat, apalagi sampai tidak datang.


(rose masih bengong mendengar rendra)


hei, kamu dengar saya.


e..i..iya pak. tapi sa---


kamu sudah bilang tadi yakin kan, jadi jangan banyak alasan. jenny akan sedih jika kamu tidak datang.


kalau begitu sampai ketemu besok.


tut...tut... (telepon dimatikan rendra)


*gue kenapa sih, cuman nelpon aja sampai gerogi gini, haduh kayaknya gue gak enak badan ini, kenapa lagi dada gue debar-debar. beneran sakit ini, besok gue harus check up* -rendra-


kakaknya jenny (jawab rose masih bengong)


apaa..... serius lu????


ngimpi apa lu di telepon sama si tampan, pria idaman semua wanita. (cengir amel sambil ngayal)


dia ngomong apa rose?... rose... rose.... (amel mengguncang bahu rose dan makin kepo)


dia ngundang ke acara ulang tahun jenny, (jawab rose sekenanya)


owgh... mungkin tadi siang itu anak nyari lu mau ngundang ke ultah nya.


hem..hem... mungkin


berarti benarkan rose?


apanya yang benar mel?


lu ada apa-apanya sama kakaknya jenny, si rendra tampan itu, atau jangan-jangan lu lagi pdkt ya????


(amel makin kepo)


apaan sih mel, gak jelas banget deh.


ya jelas lah rose, kalau lu jadian sama rendra si tampan itu, gue ikut seneng rose. walau gue berarti harus merelakan dia untuk sahabat gue ini.


ambil sono si rendra, ogah aku sama cowok nyebelin kaya gitu.


hati-hati rose, kalau lu sebel itu artinya lu seneng betul. hahahaha....


benci kan lama-lama jadi cinta.


rose tidak memperdulikan amel. dia menarik selimut sampai kepala dan pura-pura tidur. amel menggangkat kedua bahunya dan keluar meninggalkan kamar rose.


sampai depan pintu amel berhenti dan berteriak "rose besok gue ikut ya ke acara ulang tahun jenny, kali aja gue bisa dapat gebetan baru"


terserah kamu mel.


*gebet tuh mel bocah SD, ngarep gebetan di ulang tahun anak SD*


*males dateng, nanti ketemu kakaknya jenny yang nyebelin itu. gak bisa apa kalau dia nelpon atau ngomong itu dengan baik dan sopan. setidaknya waras sedikit saja. aku ganti saja nama kontaknya jadi -rendra menyebalkan- hehe iya.. lebih cocok*


______------______


yang diundang siapa, yang semangat siapa, gerutu rose melihat tingkah amel yang sibuk mencari baju yang cocok untuk ke ultah jenny.


rose ini gimana, cantik gak gue?


mel kita mau ke pesta anak SD, kenapa jadi kaya mau ke pesta nikahan. (protes rose)


ihhhh... biar aja lah, udah cantik belum gue rose????


iya udah mel, cantik, cantik... banget...., sampe gue gak bisa bedaain kamu sama warga kebun binatang.

__ADS_1


rose....... (teriak amel)


kalau kamu masih lama aku tinggal ya mel.


sebenarnya rose sudah tidak mau datang, tapi amel terus memaksanya. tapi dia juga kasihan dengan jenny, tentunya anak itu akan kecewa jika rose tidak datang.


______------______


miss rose,.. (sapa jenny dengan wajah yang berseri karena senagnya)


jen senang miss datang. hayoo miss, jen menarik tangan rose menuju panggung.


rose hanya menuruti.


jenny menyuapi potongan kue pertama ke kakaknya.


lalu yang kedua dia berikan ke rose. rose sedikit terkejut karena tidak menyangka jenny memberikan padanya, karena yang dia dengar tadi potongan kue diberikan kepada orang yang tersayang atau keluarga terdekat.


jenny, miss mau ke toilet dulu ya.


oke. (jawab jenny)


ternyata toiletnya ada dekat dengan taman. indah sekali tamannya. rose kagum.


setelah dari toilet rose duduk sebentar d kursi taman.


ehem..mmm...


rose mencari arah suara, dan terkejut melihat rendra berdiri di belakangnya. emm..mmm maaf pak, tamannya cantik sekali jadi saya duduk sebentar memandangnya.


saya tidak bertanya. (jawab rendra datar)


saya permisi pak. (rose hendak kembali ke acara di dalam) tapi rendra menahan langkah rose.


rose sontak berhenti, tubuhnya hanya berjarak sejengkal saja dengan tubuh rendra. tanpa mereka sadari mereka terdiam sambil menatap mata masing-masing. ada kecanggungan dan kegugupan yang meliputi. rendra merasakan jatungnya berdetak dengan kencang, mencium wangi aroma tubuh rose yang harum menusuk hidungnya, hingga membuatnya melayang.


kenapa masih berdiri di sini? katanya mau pergi. minggir, kamu menghalangi jalan saya. (tiba-tiba rendra bersuara dengan sedikit menyentak rose)


ma..maaf pak. rose sesegera mungkin pergi dengan langkah cepatnya.


amel sepanjang acara hanya cemberut karena tidak mendapat gebetan. dia pun hanya terus memandangi rendra. kemana rendra bergerak kesana lah pandangan mata amel mengikuti. yang di pandang malah risih dan selalu menghindar.


ketika hendak pulang menunggu taxi, tiba-tiba rose bertemu randy.


seperti biasa randy selalu menggoda rose. rose hanya diam saja dengan semua yang randy katakan. rose malas meladeni randy yang sama menyebalkannya dengan rendra (menurut rose).


kamu pacar rose yang kemarin ketemu di cafe mall kan? (sapa amel ke randy)


rose menyenggol lengan amel dan melotot sedikit.


randy hanya tersenyum.


ahhh... rose lu beruntung banget sih punya dua calon pacar yang tampan, kasih satu buat gue kenapa rose.


maaf kami permisi ran, kami mau pulang, itu taxi kami sudah datang (rose langsung menarik tangan amel menuju ke taxi)


______------______


*apa maksud temannya rose tadi ya??? "dua calon pacar" apa ada yang sedang mendekati rose selain gue?? ya iya lah, rose cantik seperti itu pasti banyak cowok yang ngedeketin, tapi tampan kaya gue?? gak bisa, gue gak boleh kalah tampan. siapa sih saingan gue. gue gak boleh sampai kehilangan bidadari seperti rose. harus gerak cepet ini jangan sampai kena tikung*. -randy-


pestanya sudah selesai, kami tidak menerima tamu lagi. (protes tegas rendra kepada randy yang baru datang)


tapi kan gue tetap datang ndra.


kak andy kenapa baru datang? (tanya jenny, jenny memanggil randy dengan andy, menurutnya itu lebih enak didengar dan mudah di ucapkan)


maaf cantik, pesawat kak andy baru saja mendarat sejam lalu, dan kakak langsung ke sini menemuni adik kakak yang cantik. oya kak andy punya hadiah buat jenny. randy mengambil kado yang sudah dia siapkan untuk jenny. boneka beruang berukuran besar.


wuahhh.... terimakasih kak andy.


bagaimana, hadiah kak andy pasti paling besar, ya kan?


emm... ada tiga hadiah istimewa yang jen dapat kan.


tiga??? (tanya randy penasaran)


satu dari kak rendra, lalu dari kak andy.


katanya tiga, satu lagi dari siapa.


(jenny mendekatkan dirinya ke kuping randy dan berbisik) satu lagi dari cewek yang di taksir kak rendra.


randy langsung membulatkan matanya, seolah mendengar hal yang tidak mungkin.


tapi kak andy diem-diem ya, nanti kak rendra marah sama jen karena memberitahu kak andy.


siap cantik.


______------______


*besok gue harus nemuin dokter danu, sepertinya memang ada yang tidak beres dengan jantung gue. gue gak mau kena serangan jantung, terus mati muda, lagian nanti jenny siapa yang jagain kalau gue gak ada. (pikiran rendra sudah kemana-mana)


ini semua gara-gara cewek itu. dia memang bawa masalah. kenapa sekarang semua yang berhubungan dengan dia buat gue salah tingkah, gue bahkan berkali-kali hampir gak bisa mengontrol emosi gue. gue gak boleh dekat-dekat dengan cewek itu. bahkan namanya aja buat gue merinding. bisa beneran mati muda gue.


tapi tadi dia cantik banget, padahal dandan biasa saja, bajunya pun sederhana, kenapa cantik banget ya?? beda dengan temannya, heboh. mana kerjanya ngeliatin gue terus, kalau gak mikir dosa gue colok itu mata.


sebentar, kalau gue dekat dengan cewek lain gue gak sakit, malah risih. kok kalau dekat dengan dia kenapa beda, wahh yakin ini gue ada yang gak beres dengan tubuh gue* -rendra-


seketika rendra mencari nomor telepon dokter danu,


hallo dokter danu,


ya rendra ada apa malam-malam gini telepon, kamu sakit?


iya dok, (jawab rendra dengan cepat)


kamu sakit apa rendra?


jantung saya akhir-akhir ini berdetak lebih cepat dok.


apa kamu sedang melakukan pekerjaan berat rendra?


tidak dok, jantung saya berdetak dengan cepat hanya karena satu orang dok, badan saya juga terasa tidak enak dok.

__ADS_1


baiklah besok saya tunggu kamu di tempat praktek ya.


baik dok. terimakasih.


__ADS_2