Strange Fate

Strange Fate
BAB 51. Mengejutkan


__ADS_3

jika amel tidak memberitahu ku sebelumnya, pasti aku akan syok mendengar pengakuan dave. tapi dari awal aku sudah menduga bahwa dia bukan orang biasa. melihat latar belakang pendidikan dan prestasinya.


ternyata benar dia seorang pewaris tunggal perusahaan "riko putera angkasa". siapa yang tidak mengenal beliau.


tapi apa benar yang amel bilang??? "mungkin dave mulai jatuh cinta pada mu"


itulah yang di ucapkan amel hari itu.


tapi kalau dilihat dari perlakuan dave pada ku, mungkin yang di bilang amel ada benarnya.


WhatsApp


*dave mengundurkan diri* -rose


*cepat atau lambat dia pasti melakukannya, gue sudah bilang sama lu kan* -amel-


*dia tidak macam-macam sama lu kan?* -amel-


*memang apa yang bisa dia perbuat, aku rasa kau yang terlalu mesum mel* ;) -rose-


*hahaha, lu yang mesum rose, gue gak mikir sampe ke sana* -amel-


rose tersenyum sendiri membaca whatsapp amel. sahabatnya itu selalu bisa membuat dia tersenyum dengan bualannya.


________-------________


heru, carikan saya seketaris baru (perintah rose)


apa yang terjadi pada dave bu? (tanya heru)


dia mengundurkan diri.


heru tampak terkejut, *kenapa dave mengundurkan diri, tadi aku masih melihatnya*


baik bu. tanpa bertanya lagi, heru pergi melaksanakan perintah rose.


WhatsApp


*rose aku sudah di bandara, aku pergi . jangan merindukan ku, :)* -robin-


rose tersenyum membaca pesan dari robin.


*selamat sampai tujuan kak, dan kembalilah utuh* -rose-


*pasti, bagaimana mungkin aku tak kembali, jika kau menunggu ku, aku tak akan mengecewakan mu* -robin-


*hahaha, apa yang kakak makan pagi tadi? sehingga kakak pandai menggombal* -rose-


*sunyuman mu* -robin-


rose tampak senyum sendiri, memabaca pesan terakhir robin.


_______-------________


permisi bu, (sapa heru)


masuk her, ada apa (tanya rose)


heru mempersilahkan seorang perempuan muda sekitar umur 20 tahun masuk, rambutnya pendek sepundak, tingginya sekitar 160cm. pakaiannya rapih dan sopan.


bu perkenalkan ini clara, seketaris baru ibu (ucap heru)


rose memperhatikan clara, hemm..

__ADS_1


kau sudah menjelaskan tugasnya (tanya rose)


sudah bu (jawab heru)


kembalilah ke meja mu, dan lakukan tugas mu dengan baik, jangan mengecewakan saya (perintah dan peringatan rose untuk clara dengan wajah datarnya)


ba..baik... bu (jawab clara dan menundukan kepalanya)


rose meliahat pada heru, heru langsung mengerti.


heru menyerahkan map warna hijau kepada rose.


ini berkas clara bu (ucap heru)


kau sudah memastikan, aku tidak ingin hal seperti kemarin terulang (ucap rose dengan aura dingin)


saya sudah mengecek latar belakangnya bu, dan saya pastikan tidak ada kekeliiruan (ucap heru mantap)


_______-------_______


seorang laki-laki dengan setelan jas berwarna abu-abu memasuki gedung perusahaan di mana rose berada.


rambut hitam yang tersisir rapih, wajah yang tegas, kuit putih nan bersih. lelaki itu tampak seperti bintang film dunia yang sering berperan dalam film agen mata-mata. ditambah kaca mata hitam yang terpasang apik.


permisi, saya mau bertemu dengan ibu rose (ucapnya pada resepsionis) wanita itu langsung terkagum melihat mahluk luar biasa tampan di depan matanya.


bi..bisa mas, eh pak..


apa bapak sudah membuat janji sebelumnya?


belum, tapi ibu rose pasti tidak akan menolak kedatangan ku. sampaikan aku sahabatnya.


resepsionis itu langsung menghubungi clara seketaris rose. memberitahukan keberadaan lelaki tampan itu.


tak perlu, aku sudah tau dimana ruangan rose.


ketika sampai di depan ruangan rose, lelaki itu hendak masuk, akan tetapi clara menghentikannya.


maaf pak, apa bapak ingin menemui ibu rose?


ya benar, tunggu sebentar pak (ucap clara)


*sumpah malaikat dari mana siang begini ada di depan gue* -clara-


clara mengetuk ruangan rose, permisi bu, ada seseorang yang ingin bertemu (ucap clara)


siapa (tanya rose)


beliau bilang sahabat ibu (jawab clara)


*sahabat, amel?? tumben pakai permisi*


biarkan dia masuk (ucap rose)


silahkan masuk pak (ucap clara)


selamat siang ibu rose (ucap lelaki itu)


rose menatap lelaki itu, jelas sekali wajah terkejut rose, dia pikir amel yang datang, sahabat??? aku tidak mengenal pria ini.


selamat siang (balas rose)


kau tak mempersilahkan ku duduk rose (ucap lelaki itu)

__ADS_1


silahkan (ucap rose)


ada perlu apa anda mencari saya, dan sepertinya saya bukan sahabat anda (ucap rose datar)


kamu tak mengenal ku rose (dave membuka kacamatanya)


rose menyandarkan tubuhnya pada kursi, menautkan jemari tangannya. tampak berpikir, dia seperti familiar dengan wajah pria di depannya, tapi dia tidak tau dimana pernah melihat pria ini.


lelaki itu tampak tersenyum, kau sungguh tidak mengenal ku rose (tanyanya sekali lagi)


wajah anda tak asing, tapi maaf saya lupa dimana kita pernah bertemu (ucap rose masih datar)


cepat katakan apa keperluan anda, saya masih banyak perkerjaan (ucap rose dingin)


aku dave (dave menunjukan senyumnya)


ka...kau... dave???


rose menyeringai, dave tak seperti anda. saya mengenal dave.


tadi pagi kau sarapan apa rose, segelas teh hangat dan sebotol air mineral, berserta nasi goreng ayam, atau kau hanya meminum segelas susu.


jadi kau benar dave (ucap rose)


rose berdiri, memutari meja, mendekat pada dave.


dave ikut berdiri.


mereka berhadapan sekarang.


apa yang terjadi padamu? (rose memiringkan kepalanya)


dave tampak tersenyum, senyum yang begitu tampan.


ini diri ku yang sebenarnya (jawab dave)


kau sudah pasti tau aku siapa? penampilan ku kemarin hanya ingin membuat agar aku tak di kerubuti wanita di luar sana (ucap dave percaya diri)


rose tertawa mendengar dave.


hahaha kau pikir kau gula dave, sehingga di kerubuti (ledek rose)


*ya ampun rose, aku akan membuat waktu berhenti agar bisa mengabadikan tawa mu* -dave-


kau tidak tau saja, wanita di sana akan mengeluarkan air liurnya jika melihat ku sekarang. bahkan resepsionis dan seketaris mu sudah melakukannya.


hahaha... rose makin tertawa kencang


aku baru tau, selain otak pintar dan prestasi besar mu, ternyata kau pandai melucu.


*apapun itu, apapun yang kau katakan, asal bisa membuat mu tertawa, kau boleh mengatakan sesuka mu* -dave-


kau mungkin harus memeriksa mata mu rose (ucap dave)


mata ku baik-baik saja dave, ku rasa kau yang harus memeriksa otak mu, mungkin ada gumpalan di sana (ucap rose tak mau kalah)


*hahaha dia mengingatkan ku pada randy, apa kabar dia sekarang* -rose-


ku rasa tidak, jika mata mu baik, maka kau akan melihat pria tampan di depan mu ini (ucap dave bangga)


*ishh... percaya diri tjnggi rupanya, tapi memang dave jauh lebih tampan daripada saat menjadi seketaris ku*


baiklah pria tampan, kau mau minum apa? (tawar rose)

__ADS_1


__ADS_2