Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Episode 104: Kegagalan Bisnis Perusahaan Smith (Part 1)


__ADS_3

Hari-hari segera berlalu, gosip di Internet juga tidak kunjung reda, malah menjadi semakin heboh setiap harinya.


Claudia dengan alasan sakit, dirinya meminta cuti dulu dan beberapa syuting di undur sementara, termasuk jatwal Iklan yang tidak mendesak.


Lagipula sejak beberapa hari sebelumnya, dan pembatalan beberapa iklan, Claudia memiliki banyak waktu luang, jadi mengunakannya sementara sambil menunggu gosip reda.


Sabar, namun pasti gosip ini juga akan reda dan di ganti oleh sesuatu yang lain.


Sementara Claudia ada dalam perawatan, Namun sayangnya saat ini salah satu Film yang di bintangi Claudia tengah rilis beberapa saat yang lalu.


Ini adalah salah satu film yang di danai oleh Perusahaan Smith juga, yang menghabiskan cukup banyak dana.


Namun siapa yang tahu, di hari pertama film ini rilis, tidak banyak orang yang menontonnya, dan ini jelas menimbulkan banyak kerugian.


Saat ini, CLA Entertainment sedang mengadakan rapat darurat, Alvan Smith juga dapat menghadiri rapat itu, menjadi begitu marah dengan hasil ini, setelah membaca laporan kegiatan dan dana yang dihabiskannya untuk film ini.


"Kalian ini!! Tidak becus! Bagaimana dengan Publikasi sebelumnya? Bukankah sudah mengiklankannya? Berapa banyak dana Perikanan yang sudah kita habiskan untuk ini namun hasilnya nihil?"


Salah satu pegawai disana mencoba menenangkannya Alvan.


"Maaf kan kami. Hal ini sepertinya terjadi karena efek dari Gosip yang belakangan beredar soal Nona Claudia dan....."


Pegawai itu sedikt ragu ketika mengungkapkannya, takut-takut akan kena marah karena orang yang terlibat dalam skaldal itu adalah orang didepannya.


Bagaimana ternyata kalau Claudia adalah Anak dari hubungan di Luar Nikah, dari Selingkuhannya.


Tapi apakah itu nyata?


Namun hasil Tes DNA itu jelas sekali...


Tidak pernah menyangka dirinya harus bekerja untuk orang-orang licik semacam ini.


"Kalian semua tidak berguna!! Cari cara meredakan rumor! Jangan sampai Investasi kita yang begitu besar sampai gagal! Daniel kamu juga harus bertanggung jawab atas proyek ini!!"


Daniel yang dari tadi diam, akhirnya angkat bicara.


"Aku akan mencoba mencari cara dan solusinya," katanya dengan singkat.


Sejujurnya, dirinya juga tidak menyangka soal fakta bahwa Claudia merupakan anak haram dari Ayah Emelin.


Dirinya juga baru tahu fakta ini setelah video Emelin menjadi begitu viral.


Memilikirkan sekarang bagaimana semua orang hujat Claudia, rasa cemas jelas datang padanya...

__ADS_1


Bagaimana kalau hal-hal ini juga akan berimbas pada karirnya??


Dirinya tidak mengira berurusan dengan Claudia dan Keluarganya hanya menambah masalah.


"Daniel kamu hanya bisa bicara saja! Cepat cari solusinya!"


"Maaf namun dari awal skandal ini tidak bisa dihindari. Claudia lah yang awalnya memulai masalah dan berkahir seperti ini."


"Daniel!! Kamu sungguh suami tidak tahu diri!!! Sekarang kamu malah menyalahkan Putriku?"


Alvan terlihat semakin emosi, berdiri dari kursinya berniat memukul Daniel, namun dicegah oleh Asistennya.


"Pak Presdir harus lebih sabar, saat ini kita tidak ada waktu lagi, akan segera ada rapat dadakan soal salah satu Proyek Perusahaan kita, beberapa Investor ingin bertemu,"


Mencoba menahan amarahnya, Alvan lalu berkata pada mereka yang berada di ruangan itu.


"Aku tidak mau tahu!! Kalian harus membuat uang-uang hasil Inventasi ini kembali!"


Katanya dengan dingin, sambil menutup pintu dengan keras, membuat semua yang berada di ruangan terdiam.


Salah satu pegawai lalu bertanya pada Daniel,


"Bagaimana ini Tuan Daniel? Apakah anda punya cara?"


"Sejujurnya aku juga tidak tahu harus berbuat apa, efek skandal yang dibuat oleh Claudia terlalu besar, bahkan beberapa Investor yang berniat Berinvestasi pada CLA Entertainment ini memutuskan untuk mundur. Saat ini para Kreditur juga mulai meminta uang mereka segera dikembalikan...."


Beberapa pegawai itu hanya bisa menghela nafas lelah.


Sepertinya mulai sekarang mereka harus bekerja lembur untuk mencari solusi atau kalau tidak, mereka akan kehilangan pekerjaannya


####


Sekarang, begitu Alvano, Ayah Emelin keluar dari gedung CLA Entertainment, dia kembali ke Perusahaan Smith, untuk melakukan rapat lainnya.


Belalangan, dirinya barusan menerima kabar jika penjualan Apartemen di salah satu Proyek mereka juga menjadi kurang laku, menyebabkan pendapatan Perusahaan semakin menurun, atau lebih tepatnya saat ini dalam posisi rugi.


Didalam Mobil, Alvan baru saja menerima telepon itu, dan sekali lagi marah-marah.


"Kamu ini ya! Tidak becus! Kamu bahkan sudah membuat kita gagal mendapat proyek penting, sekarang mengurus penjualan saja tidak becus."


'Maaf Pak Presdir, saat ini saya masih berusaha lagi untuk menawarkan produk-produk kita, namun begitu ada rumor di Internet, beberapa orang sepertinya menilai Perusahaan kita memiliki reputasi buruk, jadi tidak banyak orang yang membelinya.'


Sekali lagi, Alvan mendegar kabar soal ini lagi dan lagi.

__ADS_1


Sudah beberapa hari sejak insiden itu, namun rumor seolah tidak kunjung reda. Dirinya pikir dengan menunggu, rumor akan segera reda dan di ganti gosip lain namun malah semakin menjadi-jadi.


"Hah, lakukan apapun yang terbaik."


'Tapi Pak Presdir, sepertinya kita membutuhkan biaya tambahan untuk periklanan...'


"Uang? Uang lagi? Kamu pikir Perusahaan memikinya? Bukankah kamu sebelumnya sudah mengeluarkan biaya yang tidak kecil untuk promosi ini?"


'Itu benar, sebelumnya kami telah mengunakan cukup banyak dana untuk Promosi, dan memberikan beberapa penawaran Diskon, untuk meningkatkan minat pembeli, kami promosi di berbagai jaringan dan televisi, bahkan banner di Kota, namun berkat Skandal itu....'


"Kamu berani menyalahkan ku?"


'Maaf... Pak Presdir saya tidak berani....'


Dengan kesal, Alvan lalu menutup teleponnya itu.


Benar-benar tidak berguna.


Namun sayang sekali, tidak lama setelah telepon itu dimatikan, ada sebuah telepon lagi di Ponsel Alvan, namun melihat nama itu wajah Alvan berubah menjadi pucat.


Ini adalah telepon dari salah satu Kreditur!!


Apakah sudah hampir jatuh tempo?


Saat ini keuangan Perusahaan....


"Hallo, Pak Hermawan, apakah ada yang bisa saya bantu?" kata Alvan dengan nada ramah.


'Pak Alvan, saya hanya mengigatkan kalau sebentar lagi Utang Perusahaan Smith pada Perusahaan saya akan jatuh tempo. Sebaiknya Bapak segera mengurus ini secepatnya,'


"Apakah tidak ada keringanan? Saat ini posisi Perusahaan kami dalam krisis."


'Maaf, kami sudah cukup memberikan keringan selama ini, lagipula awalnya saya memberikan pinjaman pada Perusahaan Smith karena Pertemanan saya dengan Almarhum Pak Presdir sebelumya. Dan saat ini kepercayaan saya pada anda semakin berkurang apalagi berkat rumor di Internet,'


"Bapak jangan percaya dengan rumor-rumor itu."


'Kamu kira aku bodoh? Orang yang bisa kamu tipu? Kamu tidak melihat Berita terbaru? Aku membaca jika kamu telah mengambil alih Perusahaan Smith dari Putrimu sendiri dengan cara curang,'


"A... Apa? Bagaimana rumor seperti itu bisa beredar?"


'Silahkan baca sendiri di Internet. Dan saya tidak mau tahu, anda dan Perusahaan Smith harus mengembalikan pinjaman secepat mungkin, atau anda akan saya tuntut!'


Telepon itu segera dimatikan sepihak oleh pihak penelpon membuat Alvan semakin panik.

__ADS_1


__ADS_2