Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Season 2 Episode 70: Kekacauan


__ADS_3

Hari-hari pun dengan cepat selalu begitu saja sejak ditujukannya pengaggu jawab sementara pada Perusahaan Anderson.


Tiga bersaudara itu, Tentu saja tidak menyukai kerjasama ini namun mau tidak mau mereka melakukannya dengan cara mereka sendiri, dan membagi tugas.


Sesuai rencananya, Viktor benar-benar mendapatkan beberapa informasi penting, tentu saja informasi ini dirinya dapatkan dengan memata-matai Charlise.


Dan dia membagikan informasi ini pada Geovanni.


Hari ini, Thomas dan Charlise tangah pergi melakukan survei kesalah satu Lahan yang rencananya akan mereka jadikan lokasi untuk pembangunan proyek besar mereka.


Namun begitu ada di lokasi, mereka mendapatkan masalah serius.


Charlise yang paling pertama kali marah,


"Apa katamu? Pemilik dari Kompleks Perumahan di Blok M yang awalnya ingin menjual tahan mereka, batal melakukannya?"


"Iya benar, di sendiri juga tidak tahu alasannya namun kami dengar tanah di sana sudah resmi dibeli oleh sebuah Perusahaan Besar dengan harga yang lebih tinggi dari pada yang kami tawarkan,"


"Bagaimana ini bisa terjadi?" Tanya Thomas yang juga penasaran akan hal-hal ini.


Infomasi lokasi ini jelas masih menjadi rahasia bagi Perusahaan lainnya, dan yang paling jelas soal harga yang mereka tawarkan untuk pembelian tahan harusnya sudah cukup bagus, namun bagaimana lawan bisa mendapatkan informasi ini dan juga soal detail-detail perencanaan anggarannya?


Padahal lokasi ini sangat strategis, hanya tinggal Blok M saja yang belum mereka beli.


Sungguh, ternyata benar-benar ada seorang mata-mata.


"Kami juga tidak tahu, Pemilik Blok M secara tiba-tiba langsung menyapa tahan itu pada orang lain,"


"Apakah kamu sudah menyelidiki siapa yang membeli lahan itu?"


"Itu.... Kami sebelumnya sudah menyelidiki ini, dan baru tadi pagi saya dapat kabar, jika yang membeli tanah itu adalah Perusahaan Dirgantara,"


"Perusahaan Dirgantara katamu?"


Thomas tentu tahu tentang perusahaan musuh bebuyutan mereka itu, hah mereka itu sangat suka bermain kotor dan menggunakan trik-trik licik semacam ini.


Dirinya gak sudah dengar bagaimana mereka ingin mencelakakan Putranya, dan terlihat dalam Kecelakaan yang hampir menimpa Emelin sebelumnya.


Setelah memikirkannya sebentar, Thomas lalu menyuruh orang itu pergi, karena tidak ada informasi penting lagi yang dirinya butuhkan dari orang ini.


Kemudian, Charlise menjadi marah pada Thomas setelah orang itu pergi.


"Hey, Putramu itu bagaimana? Kenapa dia bisa melewatkan battle begitu penting dalam project ini seperti ini? Sekarang bagaimana kita tidak bisa mendapatkan lahan terakhir itu,"


Thomas yang mendegar Putranya itu disalahkan, jelas menjadi marah,

__ADS_1


"Kenapa kamu menyalahkan Putraku? Ini jelas karena ada Informasi yang bocor, setahuku yang tahu soal Informasi ini hanya Aku, dan kamu juga Putra-putra kita yang masih di Rumah Sakit, dan karyawan pengaggu jawab proyek, namun bagaimana ini bisa bocor? Itu kamu yang membocorkannya bukan?"


Mendengar tuduhan ini, Cherlise jelas menjadi marah, lalu segera berkata,


"Mata-mata apa hah? Itu Putramu last yang membuat masalah namun kamu mencoba menyalahkan aku?"


"Charlise berhentilah mengelak dan membuat masalah, aku tahu kamu sepertinya memiliki semacam hubungan dengan CEO Dirgantara Group itu,"


"Kak Thomas berhenti menuduhku!!"


"Bagaimana aku tidak menuduhmu? Aku ingat, kejadian kecelakaan yang menimpa Putraku itu bahkan ulahmu bukan? Jelas kamu juga diuntungkan dengan Putraku masih Rumah Sakit, sah menjadi sewenang-wenang dan menafaatkan posisimu sekarang,"


Ekpersi Charlise menjadi pucat setelah Kakaknya mengatakan itu.


Thomas tentu saja tahu ini dari Antony telah melakukan penyelidikan.


Dan ternyata, orang yang membuat celaka Putranya ini adalah anak buah Charlise ini, ada bukti transfer rekening dari adiknya ini ke tersangka.


Sial!!


Dirinya awalnya mau mencoba sedikit menolelir adiknya ini namun kim ke sini semakin menjadi-jadi.


"Charlise!! Nantilah membuat masalah pada Putraku!! Suka kamu memiliki masalah denganku, selesaikan ini denganku!! Namun kamu malah membuat masalah menjadi semakin rumit bahkan menjadi mata-mata untuk Perusahaan musuh! Tidak tahukan kamu? Perusahaan Anderson ini juga masih milikmu kenapa kamu berani-beraninya menjadi penghianat seperti itu?"


Mendapatkan tuduah tidak jelas itu, Charlise menjadi semakin marah.


"Sudahlah, Cherlise. Aku sudah memiliki bukti kejahatanmu yang mencoba mencelakakan Putraku!!"


Carlise tentu masih mencoba mengelak atas tuduhan ini.


Dan semakin Charlise mengelak, Thomas menjadi semakin curiga padanya.


Pertengkaran itu segera berakhir ketika Viktor tiba-tiba datang,


"Emm? Aku dengar ada masalah di Proyek?"


Melihat wajah Viktor, kemarahan Charlise menjadi semakin memuncak.


"Kenapa Kak Thomas selalu menuduhku? Bisa saja ini ulah Viktor sialan ini!!"


Viktor yang mendengar itu, tentu saja berpura-pura tidak tahu apa-apa.


"Hey! Aku tidak tahu apa-apa? Kenapa dengan kalian yang marah-marah disini? Tidakkah kalian berdua tahu hal ini membuat para karyawan menjadi takut pada kalian berdua,"


Thomaspun mencoba menenangkan dirinya sendiri, lalu segera pergi dari tempat itu.

__ADS_1


Dirinya harus tenang dulu, dan mencoba berkonsultasi kepada putranya itu, untuk mencari tahu bagaimana pendapatnya soal ini.


Semakin ke sini semuanya menjadi semakin merepotkan benar-benar menyebalkan.


####


Di to ruangan di rumah sakit tertentu, terlihat Raka yang tengah binggung karena masih juga di kurung disana oleh Ibunya.


Kakinya saat ini sudah cukup baik, karena ini bukan patah tulang, hanya sedikit retakan saja sangat kecil yang mengakibat bengkak.


Ketika Raka sibuk berpikir itu, akhirnya Ibu Raka masuk kedalam Ruangan itu.


Veronica yang melihat Putranya itu bukannya Istirahat namun malah terlihat mondar-mandir tidak jelas dikamar itu, jelas menjadi marah.


"Kamu ini apa-apaan kenapa malah tidak beristirahat?"


Mendengar Mamanya marah itu, Raka segera berbalik dan menatap Mamanya dengan ekpersi marah.


"Ibu jelas karena mama mengurung ku di tempat ini aku sungguh bosan berada di rumah sakit,"


"Aku melakukannya karena aku tahu, sudah kamu aku biarkan untuk keluar, kamu akan pergi dan menemui gadis sialan itu, darah Raka dia itu bukan orang yang pantas untukmu,"


"Mama masih bersikap egois seperti dulu, tidak pernah berubah tidak ingin mengerti apa yang aku inginkan!"


"Raka! Kamu berani membantahku seperti ini? Ini berpengaruh gadis busuk itu, membuat kamu menjadi pengangkang,"


"Ini jelas jika ada hubungannya dengan dia. Aku menjadi seperti ini karena dari dulu Mama selalu menekan ku, sejujurnya aku muak untuk hidup dalam ekspektasimu itu, aku bukan boneka yang bisa Mama atur-atur!!"


"Raka kamu!! Dengarkan Mama, semua untuk kebaikanmu sendiri. Lihat, gadis bernama Alissya itu, dia itu hanya gadis mata duitan yang mengincar hartamu,"


"Mama berhenti menjelek-jelekkan dia didepanku!!"


"Aku hanya mengatakan kenyataan!! Lihat ini!!"


Mama Arka lalu mengeluarkan sebuah sudah Perjanjian yang Alissya tanda tangani.


"Lihat, gadis itu setelah aku beri uang, dia benar-benar menerimanya!! Dia benar-benar menjualmu demi uang!! Bahkan menjadi begitu serakah, untuk meninggalkanmu, dia bahkan minta 2,5 Milyar!!"


Raka menatap surat itu dengan rasa tidak percaya.


Namun di sana bener adalah tulisan tangan Alissya dan tanda tangannya.


Ini...


Alissya menerima 2,5 Milyar dari Mamanya untuk meninggalkan dirinya?

__ADS_1


Bagaimana ini bisa terjadi?


.


__ADS_2