Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Season 2 Episode 56: Permainan (Part 1)


__ADS_3

Hari-hari sekali lagi telah berganti, dengan cepat. Ini adalah hari cerah yang lainnya.


Saat ini Antony yang berada di Ruang Kerjanya, menerima informasi penyelidikan dari bawahan melalui telepon.


"Jadi, apa yang kamu temukan?"


'Sesuai Perintah Bapak, kami menyelidiki Tuan Charlise Anderson, belakangan dalam penyelidikan kami, ditemukan jika dia memiliki mata-mata disisi kita, dia adalah Sekertaris Putranya yang selalu melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan Bisnis penting padanya, seperti dia juga melaporkan semua hal-hal soal proyek Bapak pada Tuan Charlise,'


"Apa katamu? Sekertaris Raka?"


'Ya,'


"Jadi apakah Raka ada hubungannya dengan ini?"


'Kami masih kurang informasi soal itu, yang jelas orang itu yang selalu membocorkan soal Bisnis kita selama ini pada Tuan Charlise,'


"Lalu apa lagi yang kamu temukan?"


'Sebelumnya kami pernah mengikuti Tuan Charlise yang mendatangi sebuah Pesta salah satu Koleganya, kami menemukan Tuan Charlise terlihat mengobrol dengan Tuan Geovanni dari Perusahaan Dirgantara dalam Pesta itu,'


"Apa? Mereka berhubungan? Apa yang mereka bicarakan?"


'Kami juga tidak tahu, kami hanya menatapnya dari jauh, yang jelas Tuan Geovanni terlihat sangat akrab dengan Tuan Charlise,'


"Kamu yakin?"


'Tentu saja, kami juga sempat memfoto mereka, nanti akan saya kirimkan segera,'


"Baik-baik, aku akan tunggu kiriman fotonya,"


'Jadi, apakah kami masih perlu melakukan Penyelidikan lagi?'


"Sementara ini cukup, aku akan memikirkan dulu rencana berikutnya,"


'Baik, Pak."


Dan kemudian telepon ditutup.


Antony terdiam begitu telepon ditutup, dirinya tidak mengira kalau penghianat ini bisa Pamannya sendiri, dan apakah Raka juga terlibat dalam masalah ini?


Dirinya sudah dengar dari Ayahnya, bagaimana Pamannya itu dulu mencoba mencelakakannya, dan ini tidak menuntut kemungkinan jika Pamannya ini sampai terlibat dengan orang luar demi menjatuhkan dirinya seperti ini.


Pamannya benar-benar berani dan nekat.


Sekarang apa yang harus dirinya lakukan?


Pamannya itu masihlah anggota Keluarga Anderson.


Apakah dirinya harus berbicara soal hal ini pada Ayahnya Thomas?


Dan lagi, dirinya memang sempat mencurigai Perusahaan Dirgantara itu, jadi sepertinya mereka adalah musuh yang menyerangnya selama ini.


Dirinya sudah menyelidiki mereka lebih lanjut, ternyata bisnis mereka tidak bersih, mereka memiliki backup di balik layar, salah satu organisasi Mafia yang mendukung mereka secara penuh selama ini.


Tidak heran penyerangan terakhir padanya begitu agresif, melihat beberapa tahun ini, dirinya menengangkan banyak Proyek dari mereka, dan menjadi saingan kompetitif untuk Perusahaan mereka.


Setelah berpikir sebentar, Antony segera menelepon Ayahnya.


"Hallo, Ayah. Apakah Ayah sibuk?"

__ADS_1


'Tidak, ada apa Antony? Tumben menelepon,'


"Ada hal penting yang ingin aku bicarakan dengan Ayah, aku rasa aku tidak bisa mengatasi ini sendiri,"


'Hal penting apa itu?'


"Ini sedikit rumit, apakah Ayah ada waktu nanti saat makan siang?"


'Tentu bisa, mari bertemu di Restoran depan Kantor, ada Ruang Pribadi jadi kita bisa bebas mengobrol,'


"Ya, terimakasih Ayah."


'Tentu, aku senang jika kamu mau mengandalkan aku,'


Thomas sangat senang hubungannya dengan Putranya sudah menjadi cukup baik sejak hari itu.


Mereka sudah sedikit terbuka satu sama lainnya.


Dan sekarang, bahkan Putranya sudah mau menghubungi dirinya.


Ini benar-benar suatu kabar yang cukup bagus.


Namun apa kira-kira yang ingin Putranya itu bicarakan?


Mari dengarkan nanti.


####


Di sisi lainnya, Charlise Anderson juga baru saja menerima berkas dari bawahannya.


Itu adalah berkas berisi data soal penyelidikan Alissya.


Disini ada beberapa bukti bagaimana ternyata Alissya itu ada Sepupu dari Antony Callisto dari pihak Ibunya.


Entah ini sengaja atau tidak, namun sepertinya itu di segaja untuk mencoba menyelidiki Adiknya Viktor itu?


Hah, wajah jika keponakannya itu juga merasa khawatir posisinya terancam oleh Sadura tirinya itu.


Dan lagi, menurut beberapa kabar, gadis ini juga cukup dekat dengan Viktor. Sepertinya, Antony itu benar-benar menuduh Sepupunya sebagai mata-mata, untuk memperdaya Viktor itu.


Namun yang lebih parah adalah Hungan Alissya itu dengan Putranya Raka!!


Jangan bilang, Antony itu juga menyuruh Alissya ini untuk memperdaya Putranya dengan merayunya seperti bagaimana dia merayu Viktor itu?


Kurang ajar Antony itu!


Berani-beraninya dia ingin menipu Putraku dengan trik keji seperti ini!!


Atau jangan bilang ini juga termasuk rencana Kakaknya Thomas itu?


Sial, Ayah dan Anak itu benar-benar tidak bisa dibiarkan begitu saja.


Dan segera Charlise Anderson itu menelepon Istrinya mengabari soal laporan yang barusan ditemukannya itu.


"Ya, Alissya itu ternyata adalah orang suruhan Antony untuk menipu Putra kita Raka, aku minta kamu mencoba mengurus ini, buat Raka jauh-jauh dari gadis itu,"


'Hah, Antony itu benar-benar tidak tahu diri! Dia berani mencoba menipu Putra kita! Apalagi dia juga jelas terang-terangan mencoba mendekati Putra kita, jelas dia memiliki semacam agenda tersembunyi,'


"Aku juga sudah curiga soal ini, mereka mungkin bercana membuat Putra kita ada di pihaknya agar tidak menentang agar Antony nanti menjadi Pemilik Perusahaan,"

__ADS_1


'Sial, Keponakanmu sangat licik, kita harus memberi dia pelajaran,'


"Menurutmu seperti apa?"


'Nanti aku akan mencoba memikirkan caranya, yang penting kamu fokus saja dengan pekerjamu itu, dapatkan hal-hal proyek-proyek bagus,'


"Tentu saja aku juga sudah berusaha,"


Veronica Anderson, Ibu Raka itu langsung menutup telepon dengan kesal.


Sungguh, tidak mengira kalau Keponakan yang datang entah dari mana itu berniat menghancurkan rencananya.


Harta milik Keluarga Anderson akan menjadi miliknya, dan Putranya akan menjadi Pewaris Perusahaan Besar ini.


Dirinya akan memastikan hal-hal ini terjadi.


Hanya dirinya yang menjadi Nyonya Besar Keluarga Anderson, dan mendapatkan kedudukan yang baik, juga membuat Keluarganya menjadi lebih bangga dengan dirinya.


Dirinya sudah merencanakan ini sejak lama, dengan menikahi Charlise Anderson.


Sayang sekali jika Charlise Anderson itu sedikit bodoh, dan dirinya harus mengalami berbagai hal menyebalkan ini untuk mencoba menaikan prestasi Suaminya ini di depan Ayah dan Ibu Mertuanya.


Coba saja dulu, Thomas Anderson ini menerima dirinya dan menikahi dirinya, pasti dirinya tidak akan mengalami masa-masa sulit berurusan dengan Adiknya yang tidak kompeten.


Ya, dirinya dulu selalu menyukai Thomas Anderson yang sempurna, Tampan, Pintar dan Kaya.


Sayang sekali dia jual mahal sekali, dan sudah bertunangan kala itu, dengan Olivia sialan itu.


Hah, bahkan setelah pertunangan itu putus, berapa kalipun dirinya mendekati Thomas, Thomas selalu menolak dirinya dan malah dia pergi Ke Luar Negeri tidak jelas.


Dirinya begitu kesal saat itu.


Namun Keluarga Anderson masih merupakan Keluarga yang sangat baik, dan jelas Kaya Raya yang bisa mengikatkan drajat dan martabat dirinya dan Keluarganya.


Sangat beruntung saat itu, Charlise menyukainya, dirinya pikir tidak masalah menikahi Putra kedua ini, dirinya akan pastikan jika harta Keluarga Anderson akan menjadi miliknya.


Hah, dan membuat Thomas itu menyesal karena telah berani menolaknya dulu...


Padahal semua rencananya hampir berhasil, membuat Suaminya tambah benci dengan Kakaknya itu, bahkan berhasil membuat Thomas menderita dengan kecelakaan itu.


Dirinya susah payah membujuk suaminya untuk melakukan hal-hal itu.


Namun siapa yang tahu, ketika hampir satu langkah lagi sampai semua menjadi miliknya dan suaminya, Putra Haram Thomas Anderson itu muncul entah dari mana.


Benar-benar duri dalam daging.


Padahal dirinya sudah susah payah membesarkan Raka Putranya agar bisa mewarisi bisnis Keluarga Anderson, namun anak itu sangat susah di atur dan begitu bandel.


Namun karena dia tetap satu-satunya Perwaris Syah, dirinya tetap percaya diri dan tenang-tenang saja, namun siapa yang tahu, Antony muncul!


Sial!!


Sialan!!


Sekarang apa Sebaiknya yang harus dirinya pada Keponakan sialan itu?


Dia bahkan punya niat menjebak Putranya satu-satunya ini.


Apakah sebaiknya dilenyapkan saja?

__ADS_1


Tunggu, tidak bisa gegabah...


Mari pikirkan itu setelah dirinya mengurus agar Putaranya jauh-jauh dari Alissya gadis sialan itu dulu.


__ADS_2