
Dua Sekertaris itu menatap terkejut ketika melihat seorang anak yang mirip Pak Presdir mereka, tiba-tiba memanggil Pak Presdir mereka dengan panggilan 'Papa', belum lagi Pak Presdir mereka langsung dengan sigap memeluk dan mengendong anak itu.
Tatapan Sekertaris wanita itu, bertemu dengan tatapan dingin Antony.
Dia langsung paham kalau apa yang dia lihat hari ini harus menjadi rahasia, setelah memberikan kode jika dirinya akan menutup mulut, Antony pergi masuk kedalam ruangannya bersama dengan Alex di gedongannya.
Dua orang itu yang masih kaget didepan pintu, saling memandang.
Sang Sekertaris laki-laki bertanya dengan kaget,
"Itu... Itu barusan...."
"Dia adalah Putra Pak Presdir,"
"Kamu... Bagaimana kamu tahu?"
"Karena sudah seperti ini, aku akan bercerita sedikit. Tempo hari aku bertemu dengan Istri Pak Presdir,"
"Istri kamu bilang? Kapan Pak Presdir menikah?"
"Aku tidak tahu soal itu. Sepertinya itu kisah yang rumit. Sebaiknya kita tidak perlu memikirkannya."
"Aku benar-benar tidak mengerti urusan orang kaya,"
"Memangnya kamu pikir aku mengerti? Dan juga pastikan kalau prihal Putra Pak Presdir ini hanya menjadi rahasia kita saja,"
Mendengarkan kata-kata Sekertaris wanita itu, mengigatkan Sekertaris laki-laki itu tentang sesuatu yang barusan dirinya baca di ponselnya.
Sepertinya selama jam istirahat ini, di Grub teman di kantor sedang heboh oleh sebuah gosip.
Ini seperti, kemunculan seorang anak yang mirip dengan Pak Presdir!
"Tunggu, aku rasa ini tidak bisa dirahasiakan. Lihat, kemunculan anak ini sudah menyebar di seluruh kantor! Lihat betapa miripnya anak itu dengan Pak Presdir? Bagaimana kita bisa menyebuyikannya?"
"Gosip apa? Aku begitu sibuk barusan sampai tidak sempat melihat ponsel,"
"Cek sendiri,"
Buru-buru lalu, dia langsung membuka ponselnya, dan melihat gosip terbaru yang di kirimkan ke grup kantor, tentu saja Grup ini tidak ada Pak Presdir sebagai anggota, hanya beberapa Staff yang suka bergosip.
Dia menatap ponselnya tidak percaya dengan kata-kata,
'Tuan Muda Raka membawa seorang anak yang mirip dengan Pak Presdir dan berkeliaran di seluruh kantor. Belakangan seseorang bertanya padanya siapa anak itu, dia menjawab jika itu Keponakannya!! Apakah ini Kisah Drama Legendaris Presdir itu? Putra Tersembunyi Pak Presdir!! Apakah ini nyata? Siapa Ibu anak itu?'
Disana lalu ada banyak komentar yang begitu heboh, salah satu komentarnya adalah hal-hal yang lebih fenomenal.
'Namun kenapa anak itu bersama dengan Tuan Muda Raka? Aku berpendapatan kalau ini kemungkinannya besar Putra tersembunyi Pak Presdir dari wanita misterius yang tidur dengannya, lalu wanita itu lari. Kenapa dia dengan Tuan Muda Raka? Bisa jadi sebenarnya wanita misterius ini memilih semacam hubungan dengan Tuan Muda Raka! Lihat bukankah Pak Presdir dan Tuan Muda Raka berselisih? Ini jelas memperebutkan Wanita cantik Misterius ini! Kisah Istri Presdir yang lari atau semacamnya. Astaga ini benar-benar kisah cinta segitiga yang fenomenal!'
Memang, Sekertaris itu mengeleng-gelengkan kepalanya melihat komentar-komentar itu.
Benar-benar sangat imajinatif!
Sungguh sangat kreatif staff-staff di Perusahaan ini.
Jika dirinya tidak mendengar sendiri bagaimana ini sebenarnya kalau anak itu benar-benar anak Syah hasil pernikahan Pak Presdir mereka, mungkin dirinya juga akan ikut bergosip dengan orang-orang.
Namun kenapa gosipnya benar-benar sangat liar?
Dan soal Tuan Muda Raka...
Punya hubungan apa dia dengan Istri Pak Presdir ini?
Dan apakah Pak Presdir mereka tahu?
Owh astaga, ini menjadi semakin rumit.
####
Disisi lainnya, saat ini distodio pemotretan, Artis yang menjadi model untuk iklan ini telah berkumpul.
Disini, ada total tiga orang artis, termasuk Emelin, satu yang menjadi bintang utama dan satunya lagi sama seperti Emelin yang merupakan tambahan.
Namun ketika Artis yang merupakan Brand Ambasador itu datang, suasana tempat itu menjadi cukup tidak nyaman.
Isabella menatap Emelin didepannya, yang saat ini diperkenalkan oleh penanggung jawab pemotretan.
"Aku Emelin Smith, salam kenal."
Isabella menatap wajah ini, ini wajah yang cukup familiar.
Bukankan ini saudara Claudia?
Menurut gosip yang beredar, orang ini jahat dan mencelakakan Claudia, dan beberapa saat lalu terlibat skandal soal dia yang ternyata memiliki anak haram.
Bukankah harusnya Artis ini di blokir dari dunia hiburan?
__ADS_1
Mengabaikan uluran tangan Emelin, dia lalu bertanya pada Produsen itu.
"Apakah benar ingin memakai Artis ini? Bukankah dia memiliki reputasi yang buruk?" Tanya Isabella sambil menunjuk kearah Emelin.
Emelin yang awalnya tersenyum manis pada Isabella itu segera membuat wajah kesal.
Apa-apa orang ini?
Kenapa dia begitu Sombong?
Ini benar-benar menyebalkan.
"Maaf Nona Isabella, menurut Perusahaan ini tidak masalah sama sekali,"
"Tidak masalah bagaimana? Bukankah ini malah akan berefek buruk pada citra produk kalau memakai orang ini? Aku dengar dia wanita simpanan dan memiliki anak haram,"
Emelin yang mendengar perkataan Isabella itu menjadi marah.
"Siapa yang kamu panggil wanita simpanan dan memiliki anak haram? Kamu itu yang merupakan wanita simpanan!!" Kata Emelin dengan kesal.
Dirinya ingat kalau wanita didapannya ini adalah wanita yang dibicarakan oleh Raka.
Bukankah dia yang merupakan simpanan CEO Anderson Group sepupu Raka itu?
Untuk wanita murahan sepertinya berani mengatakan hal-hal tidak masuk akal padanya?
"Siapa yang kamu bilang wanita simpanan, hah?"
"Kamu pikirkan sendiri dalam pikiranmu!!"
"Kamu!! Benar-benar jahat seperti yang Claudia bilang,"
Mendengar nama Claudia, membuat Emelin semakin marah.
"Claudia katamu? Hah, pantas saja, beberapa wanita tidak tahu diri memang sering berteman dengan orang tidak tahu diri lainnya," kata Emelin dengan sinis.
"Kamu!! Kamu berani berkata seperti itu!! Kamu tidak tahu siapa aku Hah?"
"Hahaha... Memang kenapa? Kenapa aku musti tidak berani padamu?"
"Produsen!! Tolong jangan pekerjakan orang ini sebagai model tambahan, bukankah dia hanya akan merusak pemandangan jika dimasukkan? Reputasinya buruk,"
"Maaf Nona Isabella ini tidak bisa, ini sudah Keputusan Perusahaan."
Produsen itu juga menjadi binggung sendiri, karena Artis tambahan ini katanya Rekomenasi dari Tuan Muda Raka Anderson, bagaimana dirinya yang pegawai biasa berani menyinggung Tuan Muda itu?
"Maaf sepertinya tidak bisa...."
"Aku tidak mengerti bagaimana pekerjaan kalian, aku akan laporkan pada atasanmu! Aku kenal dengan CEO disini! Apakah kamu paham?"
"Anu itu..."
Sekarang Produsen ini menjadi binggung, bagaimana ini?
Ada gosip jika pemutusan Brand Ambasador sebelumnya berkaitan dengan Artis ini yang kabarnya memiki beberapa hubungan Pak Presdir, tapi Artis yang satunya ada Rekomenasi Tuan Muda Raka!
Ah, ini jadi serba salah.
"Hah? Kamu beraninya dengan koneksi bukan? Dasar menyebalkan!!"
Lalu, Asisten Isabella mencoba menegahi agar Isabella sebaiknya pergi, tidak baik jika bertengkar disini, hanya akan merusak reputasi.
"Hah, aku pergi. Aku sedang tidak mood untuk pemotretan hari ini, di tunda dulu,"
"Tapi Nona Isabella...."
"Diam! Di tunda ya di tunda! Apakah kamu paham?" Kata Isabella lalu pergi dari sana sambil menatap dingin kearah Emelin.
Apa-apa wanita itu!!
Sungguh, temperamen nya sangat buruk!!
Disana Emelin hanya bisa merasa tidak enak kepada Pak Produsen itu.
####
Antony saat ini duduk di sofa ruangannya bersama Alex yang duduk di pangkuannya, Alex menatap ruangan itu dengan penuh semangat.
Melihat kalau ruangan itu memiliki dekorasi yang mewah dan sangat megah.
Ini tidak bisa membuat Alex tidak bertanya-tanya,
"Apakah Papa bekerja disini?"
"Benar. Papa bekerja disini,"
__ADS_1
"Woahh... Papa sungguh hebat! Ruangan ini sangat luar biasa!"
"Kamu menyukainya?"
"Suka, tempat ini sangat nyaman. Alex sudah berkeliling Kantor, ini sangat besar dan hebat!"
"Kamu kesini dengan Mamamu?"
"Iya dengan Mama, dia ada pemotretan disini,"
"Terus kenapa kamu bisa sampai keruangan ini? Tindak menunggu Mamamu? Bagaimana kalau dia jadi cemas?"
Alex yang ingat kalau dia menyelip pergi lalu menepuk dahinya.
"Benar juga, Alex pergi menyelinap! Sepertinya Alex harus segera kembali! Papa mari kembali ke Mama bersama Alex!"
"Maaf Alex Papa tidak bisa,"
"Kenapa?"
"Pekerjaan Papa disini adalah Rahasia dari Mamamu, apakah kamu mengerti? Berjanjilah pada Papa jika kamu tidak akan bilang padanya jika kita bertemu disini?"
"Tapi Pa...."
"Alex, ayolah."
"Baiklah-baiklah, Papa! Alex berjanji tidak akan bilang siapapun!"
Dua laki-laki itu mengunakan jari kelingkingnya untuk membuat janji.
"Hmm, anak baik." Kata Antony puas lalu mengelus rambut anak itu.
"Kami bisa kembali sendiri?"
"Tentu saja! Alex tahu Mama dimana, dia di lantai 12, ruangan di ujung,"
"Alex memang pintar,"
Dari sana, lalu Alex melesat keluar setelah memeluk Papanya dia berniat untuk pergi ke ruangan Raka.
Disisi lainnya, Raka yang baru saja kembali dari kamar mandi menjadi panik karena Alex tidak diruangannya.
"Alex!! Alex!! Dimana kamu?"
Mendengar tidak ada jawaban, Raka semakin cemas.
"Jelas aku meninggalkan Alex disini, tapi kenapa dia tidak ada?"
Raka mondar-mandir seperti orang gila di ruangannya.
"Bagaimana aku harus bilang pada Kak Emelin? Akhhhh.... Bagaimana ini...."
Dia panik lalu keluar dan bertanya pada Asistennya yang sepertinya barusaja Kemabli dari urusannya.
"Ada apa Tuan Muda?"
"Keponakanku hilang!!"
"Keponakan apa? Ah, iya anak kecil dari gosip itu? Apakah Tuan Muda tahu kalau Tuan Muda membuat kehebohan dengan membawa seorang anak ke Kantor dan lagi anak itu mirip...."
"Gosip tidak penting begitu? Lupakan, yang penting kita harus menemukan Alex! Aku akan ke ruangan CCTV, kamu disini saja siapa tahu anak itu kembali,"
Kata Raka buru-buru masuk ke lift.
Dia masih sangat cemas bagaimana jika sesuatu terjadi pada Alex?
Akhhh....
Padahal dirinya hanya ditinggal ke kamar mandi sebentar.
Dirinya kira, Alex cukup masuk akal jadi akan menunggunya dengan patuh, siapa yang tau kalau Alex ini punya sisi nakal dan bisa menyelinap pergi seperti ini
Hah...
Anak siapa sih ini?
####
Bersambung
####
Terimakasih atas dukungannya ya semua,
maaf belum bisa Update byk dulu, tpi ku coba bikin episode lbh panjang, semoga kalian suka,
__ADS_1