Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Episode 36: Pertemuan tidak terduga


__ADS_3

Antony menatap dokumen didepannya, melihat kalau isi dari dokumen-dokumen ini cukup bagus, hanya saja konsepnya masih sedikit kurang.


Ternyata Sepupunya itu cukup memiliki kemampuan, namun mungkin orangnya saja yang selama ini terlalu hanya memanjakan dirinya, jika dia dilatih dengan baik kemampuannya menjadi lebih meningkatkan.


Disana, lalu Antony kembali melanjutkan melihat dokumen-dokumen lainnya.


Pekerjaan masih panjang, berkat Cuti tempo hari, pekerjaan jadi tambah menumpuk, kemarin dirinya pergi meeting dengan beberapa klaien jadi belum sempat mengurus hal-hal ini, dan sekarang semua menumpuk seperti gunung.


Seperti nanti malam akan lembur lagi.


Ya, mungkin dirinya akan mengabari Emelin setelah ini.


Ah...


Kenapa dirinya mengigat Emelin lagi?


Rasanya benar-benar aneh sekarang....


####


Saat ini di Departemen bagian pemasaran, Manager disana terlihat binggung, didepannya ada Tuan Muda Raka Anderson yang tiba-tiba memiliki permintaan yang tidak masuk akal.


"Maaf, Tuan Raka, saat ini kami tidak bisa menerima Claudia...."


"Ya, aku bertanya-tanya kenapa? Bukankah dia cukup bagus? Sebelumnya kalian berniat mengontrak dia bukan? Kenapa dibatalkan?"


Sang Manager menjadi cukup binggung harus menjawab apa, apakah sebaiknya menjawab jujur atau.....


Tapi kalau dirinya menjawab jujur, bukankah nanti akan terlibat masalah?


Karena soal pembatalan kontrak ini adalah Keputusan Pak Presdir mereka.


Dirinya cukup tahu seberapa buruk hubungan dua Tuan Muda ini....


"Aku bilang, jawab! Kenapa kamu diam saja?"


"Itu... Sebenarnya kami sudah menemukan Artis yang cukup bagus untuk Brand Ambasador baru...."


"Kan bisa dibatalkan! Kenapa ribut? Kembalikan saja Claudia seperti sebelumnya,"


"Tapi Tuan Muda.... Ini akan menjadi hal yang cukup sulit..."


"Apakah kamu tidak mau menuruti permintaan ku?"


Mendengar bentakan dari Raka, membuat Manager itu menjadi sulit dan takut.


"Itu... Itu sebenarnya Rekomenasi Pak Presdir...."


Mendengar nama sepupunya dibawa-bawa, Raka mulai memikirkan beberapa sekenario dalam benaknya.


Membatalkan Kontrak dengan Claudia, lalu ada Artis baru yang mengantikannya langsung....


Ini....


Heh....


Apakah ini perselingkuhan?


Bukankah Antony itu sudah punya Istri?


Dan sekarang dia memiliki Artis Simpanan yang dia sponsori?


Hah...


Beberapa orang memang tidak tahu tempatnya, hanya karena menjadi sedikit kaya, seseorang akan menunjukan sifat Aslinya.


Antony itu benar-benar menunjukkan sifat Aslinya sekarang!!


Kakeknya benar-benar salah menilai orang itu...

__ADS_1


Setelah seseorang memiliki beberapa uang, beberapa orang benar-benar akan bertingkah...


Sekarang sepertinya Sepupunya ini mulai bertingkah.


Mari lihat saja apa yang terjadi.


Ini juga membuat dirinya penasaran siapa artis penganti Claudia ini...


Jika kabar Antony sampai memilih Selingkuhan ini sampai ke telinga Kakeknya, ini akan bagus untuk menjatuhkan reputasi sepupunya itu.


"Rekomendasi Presder?"


"Eh? Ya...."


"Jadi menurutmu Rekomenasi dia lebih penting dari pada aku?"


"Bu.. bukan seperti itu...."


"Sudahlah, tidak masalah. Mana cepat berikan data soal Artis Baru ini."


Manager itu yang sudah berkeringat dingin dari tadi karena takut terlibat pertengkaran dengan dua orang cucu calon pewaris Anderson Group hanya bisa memberikan dokumen profil Isabella. Bagaimanapun juga kabar perselisihan antara Dua Calon Pewaris Konglomerat Anderson Group itu begitu Populer di Perusahaan.


Dimana dua orang itu terlihat saling bersaing untuk menjadi yang terbaik agar bisa mewarisi harta Keluarga.


Hubungan mereka benar-benar tidak baik sama sekali.


Dan tidak ada yang baik untuk terlibat dengan pertempuran antara dua orang ini.


Disini lalu Raka menerima dokumen itu, lalu pergi dari sana untuk kembali ke ruangannya.


Sebenarnya dirinya ingin marah-marah dan pergi ke tempat Antony untuk memprotes, namun melihat ada peluang seperti ini dirinya berubah pikiran.


Mari memeriksa latar belakang artis yang di Rekomendasikan oleh Antony itu.


Hal-hal, akan menjadi lebih menarik...


Lalu dia mulai membuka dokumen profil Isabella.


"Wow, dia gadis yang cukup cantik. Jadi ini selera Antony?"


"Selera yang cukup bagus."


"Tapi kalau memikirkan tentang wajah ini, bukankan ini... Gaya dan poin ini untuk beberapa alasan sedikit menggigatkannya pada Emelin...."


"Hmmmm, soal Claudia... Sudahlah lagipula aku tidak benar-benar dekat dengannya pula, namun bagaimana dengan reputasi ku?"


"Sial, harusnya aku tidak bilang iya pada permintaan Claudia, lagipula kami tidak sedekat itu, kalau ini permintaan Emelin Aku pasti akan benar-benar ke Ruangan Antony!"


Dengan wajah sebal, Raka lalu meletakkan berkas itu diruangannya, lalu langsung berjalan keluar mencari udara segar.


####


Sekali lagi, Antony yang fokus pada berkas-berkas ditangannya diganggu oleh sebuah telepon.


Ini dari Manager bagian pemasaran.


"Ya, ada urusan apa kamu meneleponku?"


'Begini ini soal Tuan Muda Raka....'


"Ya, ada apa dengan dia?"


Disini, Manager itu mulai menjelaskan bagaimana Raka mulai merekomendasikan Claudia untuk kembali menjadi Brand Ambasador mereka.


Mendengar berita ini, membuat Antony mengerutkan keningnya.


Dirinya tidak pernah mengira kalau Claudia memiki beberapa hubungan dengan Sepupunya.


Memikirkan hal ini akan membuat dirinya dan Raka semakin berkonflik, membuat Antony merasa pusing.

__ADS_1


"Terus bagaimana dengan dia?"


'Tuan Muda Raka sepertinya tidak terlalu mempermasalahkannya, hanya saja....'


"Bicara yang jelas,"


'Sepertinya dia sedikit salah paham dalam beberapa hal... Ini soal Artis Baru yang barusaja masuk itu....'


Memikirkan soal Artis baru itu, membuat kepala Antony bertambah pusing.


Ini...


Ini adalah Isabella.....


Dirinya benar-benar tidak pernah merekomendasikannya namun Dunia begitu sempit dan kebetulan saja orang itu masuk ke kantor ini.


Hah....


Seolah satu hal selesai dan beberapa hal lain muncul.


####


Siang itu, Emelin cukup mengagur jadi dia memutuskan untuk mengajak Alex untuk jalan-jalan ke Mall melihat-lihat dan makan diluar.


Lagipula, terlalu membosankan berada di rumah terus. Yang ada hanya suntuk.


Sebentar lagi dirinya juga akan kembali di sibukan oleh pekerjaan, jadi dirinya ingin lebih menghabiskan banyak waktu dengan Alex.


"Alex, apakah kamu ingin makan Es Krim disana?"


"Mau, Mama, Alex ingin Es krim coklat!"


"Tentu, tentu."


Lalu kedua orang itu mulai berjalan kesalahan satu cafe di dalam mall.


Melihat berbagai jenis Es Krim disana, membuat mood Emelin membaik.


Eskrim eskrim ini terlihat sangat enak, ini benar-benar mengiyurkan.


Sampai-sampai dirinya binggung mau memilih Es krim yang mana.


Ketika Emelin sibuk memilih Es Krim, dia melihat ada sosok yang cukup familiar disana.


Seolah laki-laki tertentu yang terlihat sedang memilih Es Krim juga.


Emelin lalu mendatangi sosok itu.


"Raka?"


Pemuda itu langsung menoleh, menatap wajah akrab tertentu.


"Kak Emelin?"


"Ini benar-benar kamu Raka?"


"Ya, ini aku, kenapa?"


"Aku sempat tidak mengenalimu!! Owh ya Ampun, Seorang Raka Anderson memiliki Rambut Berwarna Hitam dan tidak mengecatnya! Apakah Matahari akan segera terbit dari barat?"


Melihat wanita itu tertawa, Raka lalu berkomentar,


"Kak Emelin sepertinya tidak banyak berubah,"


Itu adalah pertemuan yang tidak terduga.


####


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2