Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Season 2 Episode 77: Jalan Menuju Kebagiaan


__ADS_3

Hari-hari sekali lagi cukup cepat berlalu, belakangan ini di Internet, tengah muncul gosip dan Berita Hangat soal bagaimana CEO Dirgantara Group terlibat Bisnis Ilegal, dan bahwa CEO mereka juga sempat tersandung Kasus Penculikan salah satu Keluarga Anderson.


Menjelang hari-hari itu, CEO Anderson Group juga terlibat Skandal Perselingkuhan, dan ditemukan seorang wanita yang di sekap disalah satu Rumah Miliknya saat di lakukan Pemeriksaan.


Belakangan ini, Bisnis milik Dirgantara Group juga mengalami penurunan, para Investor yang mulai kehilangan kepercayaan pada mereka, pergi satu demi satu, harga saham Perusahaanpun turun secara bertahap.


Belakangan ini, Istri dari CEO Dirgantara Group baru saja mengirimkan Surat Perceraian ke Pengadilan, dan saat ini sedang di Proses.


Untuk CEO Dirgantara Group sendiri, saat ini sedang menjalani sidang Pertamanya setelah banyak kasus yang melibatkannya.


Dan tentu saja, Kasus yang melibatkannya ini tidak hanya menyangkut soal dirinya.


Kabarnya, dia juga bekerja sama dan bersekongkol dengan Viktor Anderson memalukan beberapa bisnis ilegalnya serta penculian data Perusahaan Anderson.


Kabar jika Viktor Anderson merupakan anak haram dari Keluarga Anderson tentu sudah banyak orang yang tahu, namun Publik benar-benar di kejutkan oleh tindakannya itu yang begitu gila ingin menghancurkan Perusahaannya sendiri.


Belakangan, ketika wawancara di Kantor Polisi, Viktor Andrson mengungkap bagaimana buruknya Keluarga Anderson itu dibalik layar.


Walaupun berita itu sudah di redam tapi tetap saja, hal-hal itu juga menjadi viral.


Hal-hal yang menyangkut Viktor Andrson tentu saja juga menyebalkan Reputasi Anderson Group menjadi buruk di mata Publik.


Terlihat sekali persaingan tidak sehat antara Putra-putra dari Pemilik Anderson Group.


Belakangan, juga terjadi banyak kecelakaan yang menimpa calon-calon Pewaris mereka.


Kabarnya, juga sekarang, Johanes Anderson sedang sakit parah di Rumah Sakit setelah tahu kabar soal Bagaimana Perusahaan Anderson mengalami kemunduran.


Memang, yang namanya Penyesalan selalu datang terlambat.


Johanes Anderson saat ini menatap berita di Televisi dimana Perusahaan miliknya itu semakin menurun dari hari ke hari.


Punya Keduanya juga saat ini pergi Ke Luar Negeri meninggalkan dirinya setelah hal-hal yang dia lakukan pada Putra Pertamanya itu.


Kemarin, dirinya juga mendegar kabar jika Thomas Anderson, Putranya itu juga ikut mengundurkan diri dari Perusahaan, untuk menghormati keputusan adiknya Charlise yang pergi ke Luar Negeri yang juga mundur dari Perusahaan, dan dia ingin menikmati masa-masa tuanya dengan santai bersama cucunya.


Johanes juga tahu jika hal-hal ini mungkin hanya alasan saja, mungkin kedua Putranya itu melakukan ini karena sikapnya pada mereka sejak dulu, yang selalu banyak menuntut.


Untuknya yang selalu mementingkan Perusahan, tidak dengan memikirkan Perasaan Putra-putranya sendiri, tidak pernah benar-benar tahu apa keinginan mereka, hanya memaksa mereka seperti dirinya, untuk menjadi Sempurna menjadi Pewaris Perusahan ini.


Namun melihat Perusahaan yang menurun ini, akhirnya Johanes juga sadar, jika Harta dan Tahta memang bukan segalanya.


Dirinya yang mungkin salah langkah, dan menghancurkan hati Anak-anaknya mungkin sudah tidak lagi bisa ditebus.


"Kakek jangan sedih lagi, yah mungkin Ayahku dan Paman Thomas memang butuh waktu untuk memikirkan hal-hal ini, dan soal Perusahaan Anderson, aku dan Kak Antony akan berusaha memikirkan cara agar bisa keluar dari Krisis ini,"


Johanes yang terlihat lemah itu, menatap wajah salah satu cucunya itu.


"Raka...."


"Semuanya akan baik-baik saja," kata Antony yang juga ada disana.


"Itu benar, hal-hal dimasalalu memang sudah tidak bisa diapa-apakan lagi, namun lihat hubunganku dan Kakak Sepupuku ini sekarang baik-baik saja," kata Raka lagi dengan senyum cerianya mencoba menghibur Kakeknya itu.


Johanes hanya sedikit menagis, menatap dua cucunya itu sepertinya sudah memiliki hubungan yang baik.


Memang, Keluarga adalah hal yang paling penting.


"Ya, soal Perusahaan aku menyerahkannya pada kalian," kata Johanes berikutnya.


"Kakek sebetulnya, ada hal juga yang ingin aku sampaikan," kata Antony lagi.


"Aku akan dengarkan,"


Antony lalu berkata tanpa keraguan,


"Sepertinya aku akan mengundurkan diri menjadi posisi CEO di Perusahaan Anderson,"


Mendengar hal itu tidak hanya Johanes yang kaget, namun Raka juga,


"Eh? Kok Kak Antony pergi juga?"


"Ini... Aku sebenarnya ingin lebih fokus mengurus Perusahaan milikku sendiri, ini mungkin tidak sebesar Perusahaan Anderson, dan lagi ada Perusahaan milik Istriku yang juga harus aku urus, belum lagi aku juga tidak ingin terlalu sibuk, dan ingin lebih banyak memiliki waktu dengan Keluargaku. Aku harap Kakek mengerti,"


Mendengar kata-kata dari cucunya itu, Johanes hanya bisa menghela nafas panjang, lalu segera berkata,


"Hah, aku juga sudah merasa sudah sangat Tua, mungkin sudah saatnya aku mundur dari Posisi Ketua Direksi. Antony, kamu boleh mundur dari Posisi CEO dan gantikan aku sebagai Ketua Direksi di Perusahaan, ini tidak akan terllau membuatmu sibuk. Dan kamu, Raka.... Bersiaplah untuk menjadi CEO Baru di Perusahaan Anderson. Kita akan memulai kembali Perusahaan ini dan memperbaruinya,"


Ekpersi Raka jelas menunjukan keterkejutannya.


"Aku? Ini...."


Antony lalu tersenyum,


"Ya, kalau bukan kamu, lalu siapa lagi? Aku yakin kamu bisa, dan lagu aku tidak akan langsung mundur, aku masih akan disana membantumu sampai kamu benar-benar siap. Dan lagi, setelah kamu menjadi CEO aku akan ada disana memandu dan mengawasi sebagai Ketua Direksi,"


Raka yang mendengar itu tentu saja merasa sedikit ragu dan gugup,


"Tapi dengan tanggung jawab sebesar ini aku..."


"Sudah, tidak perlu ragu lagi, nanti bukankah ada Alissya yang akan membantumu? Dia cukup pintar," kata Antony lagi.


Johanes yang melihat cucunya sedikit ragu itu, lalu segera berkata,


"Tidak apa-apa, Raka kamu bisa, semua orang akan membantumu,"

__ADS_1


Melihat Kakeknya itu mulai percaya pada dirinya Raka lalu berpikir sejenak, dan berkata,


"Baik, aku akan berusaha,"


"Itu bagus. Dan soal Warisan dan Pembagian Saham Perusahaan, aku akan membagikannya secara andil pada kalian nantinya," kata Johanes lagi.


"Kakek, apa yang Kakek katakan? Kakek tidak boleh membicarakan hal-hal itu dulu," kata Raka panik.


"Hah tentu saja ini tidak seperti Kakekmu ingin pergi atau sesuatu. Lagipula aku ingin melihat kamu menikah, Raka. Aku sudah dengar pengaturannya sebelumnya, soal Pernikahanmu, mana itu Calon Cucu Mantuku? Bawa kesini,"


Ekpersi Raka sedikit malu ketika mulai membahas ini,


"Kakek bisa saja, nanti akan Raka atur tenang saja,"


Percakapan di sana berjalan cukup hangat, walaupun masih banyak masalah yang belum selesai soal Perusahaan, asal itu bersama-sama, semua hal pasti akan terselesaikan.


####


4 Bulan Kemudian


Saat ini disebuah Hotel Mewah, sedang diadakan sebuah acara besar.


Ini adalah Acara Pernikahan CEO Anderson Group yang baru, yaitu Raka Anderson dengan seorang gadis cantik bernama Alissya Callisto.


Mereka berdua jelas dari dua kalangan yang berbeda.


Raka Anderson yang merupakan Tuan Muda Kaya Raya, dengan Alissya yang kabarnya hanya seorang gadis biasa.


Ini seperti sebuah pernikahan impian yang diinginkan semua orang.


Apalagi Pernikahan ini diadakan dengan sangat megah dan mewah.


Bintang Utama dalam acara ini, saat ini tengah selesai melaksanakan Ijab Kabul di tengah ruangan.


Semua orang bertepuk tangan atas Syahnya kedua mempelai ini.


Kemudian, setelahnya ada acara sesi foto bersama.


Jelas, Antony dan Emelin datang dengan Putra mereka Alex.


Kandungan Emelin sudah cukup besar, dan sangat terlihat sekali disana, namun Emelin masih begitu bersemangat untuk ikut berfoto dalam acara pernikahan itu.


"Selamat ya, Raka. Astaga sekarang kamu benar-benar sudah menjadi Suami orang,"


"Terimakasih Kak Emelin. Namun apakah Kak Emelin tidak apa-apa untuk datang? Lihat kandungan Kak Emelin sudah sangat besar seperti ini,"


"Astaga, ini baik-baik saja, kata Dokter masih sekitar dua Minggu lagi sebelum persalinan, keadaan kahamilanku lancar,"


"Syukurlah kalau begitu, semoga nanti bayi Kembar Kak Emelin sehat,"


"Ya, Terimakasih juga,"


Emelin telihat yang paling heboh sendiri dan bersemangat dalam acara itu.


Namun siapa yang tahu, setelah sesi foto berakhir, tiba-tiba Emelin merasa perutnya sangat sakit, itu hampir membuat semua orang kaget dan cemas termasuk pengantin baru itu.


"Kalian tenang, saja ini tidak apa-apa, Antony akan segera membawaku ke Rumah Sakit, pokoknya kalian berdua lanjutkan saja Pestanya," kata Emelin pada Raka dan Alissya


Emelin saat ini dirangkul oleh Antony itu, dan siap di bawa ke mobil.


Alissya dan Raka hanya bisa melanjutkan Pesta itu, sambil sedikit merasa khawatir akan keadaan Emelin.


Sendangkan Alex, yang ikut masuk mobil menjadi begitu cemas sendiri.


"Mama.... Mama kenapa? Mama?"


Emelin yang berbaring di kursi mobil itu mencoba menenangkan putranya, dan mengelus rambutnya.


"Ini tidak apa-apa mungkin adik bayi sedang bergerak-gerak saja, Alex tidak usah khawatir, oke?"


"Tapi Ma...."


"Sudah, sekarang kamu ikut Kakek Thomas saja keluar,"


"Tidak mau!! Alex ingin bersama dengan Mama!!"


Emelin hanya bisa tersenyum, dan mengegam tangan Putranya itu dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya, dari tadi jelas digenggam erat oleh Antony.


Walaupun Antony tidak berkata apa-apa, Emelin jelas tahu betapa cemaskanya Suaminya itu, namun dia mencoba tegar dan memengakan dirinya demi membuat Alex atau dirinya agar tidak cemas.


Namun lihat, gagman tangannya ini sedikit berkeringat dan gemetar,


"Antony, semua akan baik-baik saja oke?"


Emelin memang masih merasakan sakit namun entah bagaimana dirinyalah yang paling tenang dalam situasi ini sedangkan suami dan putranya malah menjadi cemas sendiri.


Emelin merasa ingin sedikit tertawa soal itu.


Memang, Sebenarnya ada rasa sedikit cemas, namun intinya harus tetap memiliki pikiran positif agar semuanya benar-benar lancar dan baik-baik.


Dan begitukah mereka segera tiba di Rumah Sakit.


Cukup lama sampai Emelin berada di Ruang Perawatan.


Dokter yang memeriksa, segera keluar menemui Antony yang cemas.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan Istri saya?"


"Sepertinya Istri Bapak akan segera melahirkan, saya segera mengurus persalinan ini secepatnya, dan Istri Bapak masih kesakitan didalam, Bapak diijinkan jika ingin masuk kedalam,"


"Eh? Bukankah seharusnya dua Minggu lagi?"


"Keadaan seperti ini sudah biasa, kadang bisa maju sedikit atau mundur sendikit, Bapak tidak usah cemas,"


Dan begitulah Antony lalu masuk kedalam ruangan, menemani Istrinya itu yang saat ini tengah merasa kesakitan.


Ini sudah kedua kalinya, dirinya melihat ini pada Emelin.


Saat pertama kalinya itu sudah membuat dirinya begitu khawatir panik dan cemas, apalagi saat ini dimana dirinya sudah begitu sangat mencintai Istrinya itu.


Tentu saja sangat takut jika sampai kejadian seperti yang pertama dimana Emelin sempat jatuh koma setelah melahirkannya.


Antony mengegam tangan Emelin begitu erat.


"Antony... Kamu kah itu?"


"Ya... Aku disini,"


"Antony.... Aku senang kamu bersamaku... Bersama denganmu, aku menemukan kebahagiaanku, dan sekali lagi, kamu yang akan membuatku menjadi seorang Ibu lagi, dengan calon anak kembar kita,"


"Ya... Semua akan baik-baik saja, kamu tidak perlu terlalu banyak bicara lagi....."


Berikutnya Dokterpun datang, dan memeriksa keadaan Emelin.


Persalinan itu ternyata memakan waktu yang lebih lama daripada yang Antony kira, itu karena Emelin melahirkan bayi kembar, ada jeda cukup lama dari Bayi Pertama hingga Bayi Keduanya itu.


Antony yang melihat Istirnya itu, jelas merasa tidak nyaman, rambut yang dirinya bisa lakukan hanyalah memberi semangat dan dorongan untuk memberi kekuatan pada istrinya agar semuanya berjalan dengan lancar.


Sampai bayi kedua mereka akhirnya lahir dengan selamat, akhirnya Antony merasa lega.


####


Di sore hari, Pesta Pernikahan Raka dan Alissya sudah selesai, hal pertama yang mereka berdua lakukan setelah pesta itu berakhir adalah langsung menuju ke rumah sakit.


Mereka yang dari tadi berpesta tentu saja menjadi sangat cemas dan khawatir melihat tadi Emelin dibawa ke Rumah Sakit.


Walaupun mereka sudah mendapatkan update jika keadaan Emelin baik-baik saja, namun tetap saja perasaan cemas karena belum melihat Emelin masih saya ada.


Dan lagi mereka juga dengar kabar jika Kak Emelin melahirkan hari ini.


Mereka berdua juga tidak sabar untuk melihat bagaimana bayi kembar dari Kak Emelin.


Begitu sampai di Rumah Sakit, mereka berdua langsung menuju Ruangan tempat Emelin di dirawat.


Emelin saat ini, melihat kesembuhan tempat tidur berlapis kaca yang ada disamping tempat tidurnya, dimana dua bayi kembarnya berada.


Raka dan Alissya juga menatap dua bayi kembar yang tertidur pulas itu.


"Astaga, Kak Emelin.... Ini sepansh Bayi Kembar Laki-laki dan Perempuan,"


"Benar, lihat bayi-bayi kecil ini begitu lucu," kata Alissya dengan takjub.


Alex juga berada disana dengan semangat,


"Tentu saja adik-adik Alex sangat lucu, Alex sangat menyukai dua adik kecil Alex ini,"


Mereka bercakap-cakap sebentar melihat betapa lucunya bayi itu.


Sampai, Raka mulai bertanya,


"Apakah sudah disiapkan nama untuk mereka?"


Alex dengan semangat lalu menjawab,


"Tentu saja sudah!! Alex yang menyiapkan nama untuk dia adik-adik Alex ini...."


Emelin dan Antony tertawa melihat betapa semangatnya Putra mereka ini.


Mereka berdua juga sangat senang bahwa semua berajalan dengan baik dan lancar, bayi mereka juga sehat.


Mungkin masih ada banyak hal dimasa depan yang menati mereka.


Namun dengan bersama-sama seperti ini, Emelin yakin jalan kedepan adalah Jalan Menuju Kebagiaan yang dirinya inginkan bersama Keluarga Kecilnya.


Semua akan terasa mudah jika memiliki orang-orang yang berharga untukmu, dan selalu bersamamu.


...****************...


...Tamat...


...****************...


Catatan Penulis: Terimakasih sudah terus bersamaku sampai sejauh ini 😆😆😆


Aku bisa sejauh ini berkat dukungan dari kalian semua.


Kali ini, ini benar-benar berakhir 😄😄😄


Terimakasih sekali lagi atas Dukungan Para Reader Setia, berkat komentar, like, vote dan Gift kalian, aku selalu semangat untuk terus menulis,


Sampai Jumpa di Novel Berikutnya, 😆😆

__ADS_1


Bisa Baca Juga Novelku yang lain jika berminat 🥰🥰🥰🥰


See You 🥰🥰🥰


__ADS_2