Suami Bayaranku Yang Dingin

Suami Bayaranku Yang Dingin
Season 2 Episode 34: Kebencian


__ADS_3

Malam itu, sesuai rencana, Alissya bersama Kakak dan Kedua orang tuanya, pergi makan malam ke Rumah Antony.


Saat ini mereka menaiki mobil untuk menuju ke rumah keponakannya itu yang letaknya cukup jauh dari rumah mereka.


Putra Pertama Keluarga itu, Ethan Callisto, terlihat sangat tidak senang dengan acaran ini.


"Kenapa aku harus ikut? Benar-benar acara yang menyebalkan,"


"Ethan, kamu tidak boleh begitu. Kamu entries bisa dekat dan mengambil hati Anthony itu, dia itu sekarang adalah anak dari seorang pengusaha kaya, dari Keluarga Anderson itu. Apalagi sekarang posisinya adalah seorang CEO perusahaan keluarganya itu, jika kamu berhasil mendekatinya mungkin saja dia akan memberimu pekerjaan atau sesuatu yang bagus," kata Diana pada Putranya itu.


"Cih, aku tidak sudi,"


"Kamu tidak boleh begitu," kata Hansel, mencoba membujuk Putranya.


Mereka juga tahu seberapa buruk hubungan antara Putra mereka dengan Antony itu.


Mungkin juga itu alasan kenapa Antony itu, utama tidak ingin memperkerjakan Putra mereka.


Padahal akan sangat memiliki banyak keuntungan suka bisa bekerja di perusahaan Anderson itu.


Selain soal uang, ini juga termasuk soal koneksi, dapatkan kenalan dan koneksi yang bagus apalagi ini orang-orang kaya, ini mungkin bisa merubah hidup mereka.


Dan Alissya Putrinya itu, setidaknya sudah berhasil masuk ke perusahaan itu.


Ya, barangkali dengan masuk perusahaan besar, putrinya itu bisa menggaet salah satu laki-laki kaya atau sesuatu, ini benar-benar akan menjadi hal baik bagi keluarga mereka, itulah rencananya dari awal.


Tapi mereka juga cukup paham, jika orang-orang Kaya biasanya sangat pemilih kalau memikirkan soal pasangan Pernikahan, tidak bisa dipungkiri biasanya mereka juga akan memilih sama-sama Keluarga Kaya, ini akan sungguh mereposisi.


Maka dari itu, jika Keluarga mereka memiliki hubungan baik dengan Antony, yang merupakan calon Pewaris Keluarga Anderson itu, mungkin ini bisa menjadi backup untuk Keluarga mereka.


Akan sangat bagus jika Putrinya ini bisa menikah dengan Keluarga Kaya, dengan itu, Keluarga mereka akan hidup berkecukupan terus dan ikut terciprat kaya.


Diana yang memikirkan rencananya itu merasa sangat senang sekali.


Alissya disisi lain merasa perasaannya tidak enak.


Dirinya benar-benar tidak tahu apa yang direncanakan oleh orangtuanya itu dengan acara makan malam ini.


Memikirkan bagaimana orang tuanya ini berkat tidak tahu malu kepada Sepupunya, makan berani untuk memeras sepupunya itu, Alissya merasa sangat tidak suka.


Dirinya sendiri juga tidak tahu harus bagaimana, hanya bisa pelan-pelan membantu rencana Kakak sepupunya itu, ya dirinya sekarang sudah tahu dimana barang-barang itu di simpan.


Nanti dirinya tinggal mengatakannya pada Kakak Sepupunya itu.

__ADS_1


Sungguh dirinya merasa terlalu dengan kelakuan orang tuanya.


Tidak terasa perjalanan sudah hampir sampai ke Rumah Sepupunya itu.


Ethan yang keluar mobil paling pertama, dan untuk pertama kalinya melihat Rumah Antony, merasa tidak suka.


"Ayah bilang, jika sekarang Antony itu anak orang kaya? Kenapa rumahnya begitu kecil seperti ini? Ini hanya sedikit lebih besar daripada rumah kita, tidak ada mewah-mewah nya hanya seperti perumahan biasa. Ini bahkan bukan di kompleks Perumahan Elite, hanya kompleks perumahan biasa,"


Diana yang berada disamping putranya itu juga hanya bisa menghela nafas, lalu berkata,


"Aku juga tidak tahu soal selera Sepupumu itu. Mungkin karena dia terbiasa hidup miskin, jadi liriknya soal rumah juga begitu buruk,"


Ethan tertawa mendengar komentar Mamanya itu.


"Ya, itu benar selera nya bener-bener buruk. Namun aku dengar dia juga menikahi wanita kaya,"


"Ah? Soal salah satu Artis Populer itu? Aku sejujurnya juga cukup terkejut soal identitas Istri Antony itu,"


"Ya, Emelin Smith, Putri Keluarga Konglomerat Kaya juga. Aku tidak mengerti, kenapa dulu Kakek menjodohkan Antony dengan Emelin ini. Padahal aku juga cucunya, Antony di jodohkan dengan seorang Putri dari keluarga Kaya, sedangkan aku? Hah? Kakek itu keterlaluan," kata Ethan penuh kebencian.


"Itu benar, aku juga tidak tahu soal Kakekmu itu. Dia benar-benar tidak masuk akal, hal-hal baik hanya di berikan pada Antony itu,"


Ethan tentu saja menjadi kesal.


Betapa dunia tidak adil.


Padahal, mereka berdua sama-sama cucu Kakeknya, namun hanya Antony yang di Jodohkan dengan cucu orang kaya, mana Istri Antony ternyata begitu cantik pula.


Harusnya, dirinya yang di jodohkan dengan Emelin Smith...


Sangat sia-sia wanita secantik itu mendapatkan Sepupunya yang menyebablkan itu.


Sialan...


Harusnya, Emelin itu bisa menjadi miliknya, jika mereka yang di jodohkan, bukan sepupunya Antony...


Sungguh hanya rasa kebencian yang menumpuk, pada Sepupunya itu.


Sepupunya itu bahkan ternyata merupakan Putra dari orang Kaya Raya.


Sungguh tidak adil dan rasanya sangat menyebalkan ketika memikirkannya.


"Mari kita segera masuk saja," kata Alissya yang rusa tidak tahan bagaimana orang tuanya tetap menjelek-jelekkan Kakak Sepupunya itu.

__ADS_1


Ketika mereka turun dari mobil ternyata sudah ada seorang pelayan yang menunggu, dan mereka untuk masuk ke dalam.


Paman dan Bibi Antony tentu saja merasa sangat bangga, dan berjalan dengan arogan, menatap penuh kesombongan pada para pelayan yang sebelumnya pernah mengusir dirinya sini.


Berikutnya, mereka sampai di ruang makan yang sudah di desain dan di dekat dengan baik juga tatanan di meja makan penuh dengan masakan Khas Hotel bintang lima.


Mau tidak mau, Paman dan Bibi Antony itu cukup puas suguhan itu.


"Selamat Malam, Paman dan Bibi, silahkan duduk dulu," sapa Antony dengan sopan.


"Hmm, rupanya kamu cukup sopan juga, dan bisa menghargai orang yang lebih tua," kata Paman Antony merasa cukup puas.


Antony hanya tersenyum, lalu berkata,


"Ya, sangat senang jika Paman dan Bibi cukup puas dengan acara mal ini,"


Berikutnya setelah mereka duduk, Emelin dan Alex juga baru datang ke Ruang Makan, dia mulai mengapa mereka semua.


"Salam kenal, Saya Emelin Smith, Istri Antony, dan ini Putraku Alexander Smith,"


Antony juga mulai memperkenalkan Paman dan Bibinya itu, juga Sepupu-sepupunya.


Ethan yang berjabat tangan dengan Emelin itu, tidak bisa memalingkannya wajahnya sekilas, melihat betapa cantiknya Emelin, this cantik daripada yang ada di foto.


Sial!!


Kenapa Antony bisa mendapatkan Istri secantik ini!!


Ini harusnya bisa menjadi miliknya, bukan Antony!!


"Ehemmm..."


Melihat tangannya terus digenggam itu, jelas Emelin merasa risih sekali.


Antony sendiri jelas merasa tidak suka pada Kakak Sepupunya itu dari tadi yang terus menatap Istirnya, dan sekarang bersalam begitu lama dengan Istrinya.


Sungguh menyebalkan sekali!


"Maaf tentang ketidak sopanan ku," kata Ethan melepaskan tangannya, masih dengan senyuman sopannya pada Emelin.


Namun Emelin segera mengabaikan orang itu.


Berikutnya, Emelin lalu menjabat tangan Alissya.

__ADS_1


Melihat gadis itu, Emelin sedikit mengenalinya.


__ADS_2