Suami Ku Hantu

Suami Ku Hantu
Bab 41 Menemukan sesuatu


__ADS_3

Antolin Lucian bertambah penasaran dengan apa yang dilihatnya itu.


Setiap kali anak buahnya masuk kedalam kamar, dia akan terlempar keluar dari dalam kamar lalu jatuh tersungkur penuh luka-luka.


Anak buahnya sendiri tidak mengijinkannya untuk masuk ke dalam kamar tanpa memberinya penjelasan apapun.


"Aku akan melihatnya sendiri ke dalam kamar itu, mungkin aku bisa menemukan sesuatu yang langka di sana..."


Antolin Lucian bergumam dalam hatinya, dia mulai berkonsentrasi untuk melepaskan ruhnya dari dalam tubuhnya.


Perlahan-lahan ruh Antolin Lucian keluar dari dalam tubuhnya lalu lepas meninggalkan badan dan terbang masuk ke dalam kamar.


Antolin Lucian berjalan dengan ruhnya memasuki kamar.


Pertama dia tidak melihat apa-apa saat masuk ke dalam kamar itu.


Pada saat Antolin Lucian mulai masuk lebih dalam lagi ke ruangan kamar, dilihatnya seorang wanita cantik nan seksi terbalut kain tipis yang sangat cantik tengah berdiri di pojok ruangan.


Wajahnya yang menggoda terlihat ketakutan saat menatap ke arah ranjang besar yang tertutup oleh tirai tebal dan panjang.


Beberapa kain yang dikenakan oleh wanita seksi itu telah robek dimana-mana memperlihatkan dada ranumnya yang menggoda pandangan.


Keringat bercucuran membasahi seluruh tubuh wanita cantik itu hingga menonjolkan setiap lekuk tubuhnya yang indah dan seksi.


"Hmmm..., sangat cantik dan menggoda mata..., tapi siapakah dia ? Kenapa tidak terjadi apa-apa dengan wanita itu ? Sedangkan anak buahku berulangkali terkapar !?"


Antolin Lucian melanjutkan langkah kakinya mendekati ranjang tidur yang tertutup tirai.


Ketika dia hendak melangkah maju, ujung sepatunya membentur sesuatu.


Antolin Lucian mengalihkan pandangannya dari arah ranjang ke arah bawah.


Betapa kagetnya dia saat melihat ke arah bawah, seorang wanita jatuh telungkup dengan tubuh mengering serta diam tak bergerak.


"Apa dia telah mati ?"


Gumam Antolin Lucian berdiri tegak menatap dingin ke arah wanita yang tergeletak di atas lantai dengan tubuh mengering.


"Sebaiknya aku tidak menyentuhnya karena sepertinya ini sangatlah berbahaya jika dilihat wanita itu kehabisan darah serta teracuni tubuhnya..."


Antolin Lucian menjauhkan dirinya dari tubuh wanita yang tergeletak di lantai kemudian diam bergeming menatap lurus ke arah ranjang.


Suara auman harimau kembali terdengar dari dalam ranjang tidur besar itu.


GRRRR.... HAUM... HAUM... GRRR... HAUM... HAUM... HAUM...


Ranjang bergerak-gerak keras saat suara auman keluar dari dalam ranjang.

__ADS_1


Antolin Lucian melihat anak buahnya kembali masuk kedalam kamar dan bergerak cepat menuju arah ranjang.


Saat tirai terbuka lebar karena hembusan angin kencang yang mengitari tubuh anak buahnya itu.


Antolin Lucian langsung terhenyak kaget dan tertegun sesaat.


Seorang pria berwajah setengah harimau dan setengah manusia tengah duduk membungkuk menghadap ke arah luar.


Kedua matanya bersinar merah menyala saat melihat kedatangan orang berjubah hitam itu kembali ke dalam kamar tidurnya.


GRRRR... GRRRR... GRRRR...


Pria paruh baya itu mengaum seperti harimau yang terluka serta dalam keadaan marah ketika orang berjubah hitam masuk.


Saat orang berjubah hitam itu mendekat ke arah ranjang dan mencoba mendekati pria itu muncul cahaya merah berupa api menyala di tubuh pria dengan wajah setengah manusia dan setengah harimau.


Api menyala berwarna merah itu langsung terbang melesat ke arah orang berjubah hitam yang bergerak cepat mendekati ranjang.


BLAR !


Tubuh anak buah Antolin Lucian langsung terhempas kembali ke arah luar kamar dengan sangat kerasnya.


Tampak luka-luka menghiasi seluruh tubuh orang berjubah hitam itu karena kain yang menutupi seluruh tubuhnya terlihat terkoyak-koyak oleh serangan api yang membakarnya.


BRAK...


Orang berjubah hitam itu kembali terjatuh ke lantai dan kembali bangkit berdiri untuk menyerang.


Menahan orang berjubah hitam untuk tidak kembali menyerang pria setengah harimau itu.


Tampak orang berjubah hitam kebingungan di luar kamar karena dia tidak dapat masuk kembali kedalam kamar.


Kedua tangannya meraba-raba ke depan tetapi dia tidak melihat apa-apa karena lingkaran pelindung yang dibuat oleh Antolin Lucian tidak dapat dilihat olehnya.


Antolin Lucian bergerak cepat mendekati ranjang tidur sambil mengarahkan tangannya ke leher belakang pria paruh baya itu.


Beberapa gerakan cepat mengarah ke leher pria setengah harimau dan setengah manusia itu.


Pria paruh baya itu langsung jatuh tersungkur ke atas ranjang dan tertidur pulas.


Tindakan yang dilakukan oleh Antolin Lucian mampu melumpuhkan kekuatan besar dari dalam tubuh pria paruh baya itu hingga pria itu jatuh tidur.


Berangsur-angsur wajah pria paruh baya itu berubah kembali seperti sediakala.


Wajahnya yang tadinya sangat mengerikan karena rupanya seperti harimau dan setengah manusia kini kembali seperti wajah manusia yang normal.


Api yang menyala di seluruh tubuhnya mulai tidak terlihat lagi dan menghilang.

__ADS_1


Pria paruh baya itu tidur dengan nyenyak nya seperti tidak ada yang terjadi malam itu.


Antolin Lucian mengedarkan pandangannya ke arah sekeliling ruangan kamar yang luas, pandangannya jatuh pada sebotol minuman yang posisinya jatuh tergeletak di atas meja.


Dia melangkah terbang cepat menuju meja, dia sangat penasaran dengan botol minuman yang habis diminum itu.


"Botol minuman ini sepertinya telah dibumbui oleh ramuan langka dan ini sangat menyengat..."


Antolin Lucian mendekatkan botol minuman beraroma arak tapi ada ramuan lainnya seperti obat tercium dari dalam botol minuman itu.


"Ini racun perubah wujud..."


Antolin Lucian tersentak kaget saat mengetahui jenis ramuan yang tersisa dari botol minuman yang ada ditangannya.


"Hanya klan bangsawan yang memiliki ramuan khusus ini karena ramuan ini cuma bisa dibuat oleh klan bangsawan, bahan-bahan ramuan sangat mahal dan khusus didatangkan dari lembah siluman."


Antolin Lucian kembali menghirup aroma yang tersisa dari dalam botol minuman itu.


Memastikan kembali bahwa ramuan itu memang benar-benar terbuat dari ramuan khusus milik klan bangsawan.


"Jika mencium aroma ramuan ini, ada bau klan Vlad mengalir dari setiap aroma ramuan ini..."


Di letakkannya kembali botol minuman itu ke atas meja dengan kain kering yang membungkusnya.


"Ini pasti perbuatan Dalca II yang mencoba mengacaukan Kwee Lan agar berubah menjadi siluman dan berpihak padanya untuk melawan Van Costel IV..."


Antolin Lucian memecahkan botol minuman yang tergeletak di atas meja dengan sekali kibasan tangan yang mengeluarkan kilatan api hijau.


PRANG !


Botol minuman itu langsung pecah berkeping-keping dan musnah tak tersisa.


Antolin Lucian menemukan jejak Dalca II di rumah Kwee Lan dan beberapa petunjuk aneh seperti wanita dengan tubuh mengering yang tergeletak di lantai kamar.


Wanita cantik bertubuh seksi itu jatuh pingsan ketika dia melihat pria paruh baya itu telah tenang dan tertidur pulas.


"Hmmm..., jika dilihat simbol pada tubuh wanita cantik itu sepertinya dia berasal dari rumah hiburan tempat klan Vlad berkuasa..."


Antolin Lucian bergumam dalam hatinya saat dia melihat wanita seksi itu terbaring tak sadarkan diri di atas lantai.


"Memang benar Dalca II telah mengetahui berita bangkitnya Van Costel IV dari kematian dan dia menyelidiki hal ini dengan mendekati keluarga Kwee Lan yang merupakan ayah kandung Jia Li"


Antolin Lucian berdecak keras dan terlihat kesal dengan ulah yang ditimbulkan oleh Dalca II.


Mencoba merayu Jingmi agar berkomplot dengannya untuk menghancurkan hidup Van Costel IV bersama Jia Li.


Antolin Lucian mulai mengerti bahwa Dalca II sekarang ini benar-benar menyatakan perang dengan Van Costel IV. Dan berusaha mengambil alih kekuasaan dari tangan Van Costel atas lembah Moldova serta Wallachia.

__ADS_1


Dalca II tidak terima jika pimpinan tertinggi berada di tangan Van Rogh yang sebentar lagi akan diwariskan kepada Van Costel, putranya.


Klan Vlad bersama sekutunya menginginkan pergeseran kekuasaan tertinggi jatuh pada mereka tapi jika itu sampai terjadi maka keselamatan manusia yang hidup berdampingan dengan siluman akan terancam.


__ADS_2