Suamiku Kekasih Mamaku

Suamiku Kekasih Mamaku
56. Hadiah yang Terbesar!!


__ADS_3

“ Dok tolong istri saya karena dirinya saat ini merasa lemas dan sakit padahal kelihatannya dia tadi tidak apa-apa, Apa mungkin shock ya?” tanya Hans ketika melihat dokter Ilham sudah pergi dari ruangan dokter Bella itu.


Wanita paruh baya itu hanya tersenyum, lalu berjalan ke arah Aletta yang sudah berbaring dirancang tempat pemeriksaan.


“ Maaf ya bu saya akan memeriksa dulu, penyebab dari Kenapa Ibu lemas? Apakah ibu terlambat makan?” tanya sang dokter dengan nada halus dan lembut, membuat aneka sedikit nyaman.


“ Rasa-rasanya tadi saya tidak terlambat makan si dok Tapi emang tadi ada kejadian besar yang cukup membuat saya terkejut,” katanya sambil menjelaskan kejadian yang baru saja terjadi yaitu peristiwa kecelakaan yang menimpa seorang kakek yang membuatnya sedikit resah dan trauma kalau sampai pesan kakek menyusul keadaan ibunya yang meninggal mendadak juga.


“ Oh begitu ya . . Ada gejala-gejala lain yang mungkin dirasakan oleh ibu?” Tanya Dokter paruh baya itu dengan nada lembut, supaya mengurangi kecemasan yang berada di pikiran dari seorang Hans Armando Javier.


Hans beranjak untuk berdiri di samping Brankar sang istri lalu memegang Sisi pembaringan tersebut agar dirinya bisa memberikan support dan dukungan buat sang istri yang sedang lemah saat ini.


“ Saya ingin memberikan satu pertanyaan yang mungkin agak sedikit privasi, Kapan terakhir ibu mendapatkan tamu bulanannya?” tanya sang dokter dengan hati-hati karena tidak ingin menyinggung perasaan dari seorang Hans Armando Javier yang terkenal dingin dan juga tajir melintir.


“ Saya memang tidak pernah menghitungnya sih dok,  jadi Saya tidak tahu . . “ kata Aleta dengan nada polos.


Sedangkan terus terang saja Hans saat ini berada di dalam kecemasan karena pemikiran yang dibicarakan oleh dokter itu membuat dirinya mendapatkan pengharapan baru bahwa sang istri saat ini sedang hamil.


“ Apakah berarti saat ini Istri saya sedang hamil dok?” tanya Hans dengan nada gembira karena merasa bahwa sang istri kemungkinan besar sedang hamil.


Aleta hanya menatap sang suami dengan tatapan tidak percaya Karena dirinya sendiri tidak merasakan apa-apa, jadi dia hanya bisa memutar bola matanya dengan Jengah karena kemungkinan ini adalah salah prediksi. 

__ADS_1


“ Ehm Sepertinya begitu karena tanda-tandanya memang mengarah ke sana Namun kita tidak bisa mengambil kesimpulan begitu saja karena memang harus didasari oleh bukti yang akurat jadi lebih baik saat ini Ibu langsung Tes lab saja dan juga tes darah supaya dari kedua tes tersebut kita bisa menyimpulkan sesuatu." kata dokter Bella sambil lalu, ia masih mengecek sang istri dengan stetoskopnya.


“ Maksudnya istri saya sedang hamil, dok?” tanya Hans dengan nada penuh pengharapan. Bayangkan usianya udah hampir kepala 4, wajar ya kalau seandainya ia menginginkan keturunan dalam kehidupannya?


“Ya saya akan cek dulu kadar HCG,Saat hamil,  biasanya produksi hCG melonjak tajam hingga meningkat dua kali lipat setiap dua atau tiga hari. Hal ini umumnya terjadi sekitar enam hari setelah pembuahan terjadi.Tes darah juga dapat memprediksi kadar hCG pada usia kehamilan lebih awal dibandingkan tes urine dengan test pack. Tes kehamilan dengan sampel darah ada dua macam, yaitu tes darah hCG kualitatif dan tes darah hCG kuantitatif. Tes darah hCG kualitatif dapat mendeteksi apakah tubuh memproduksi hCG atau tidak. Jika terdeteksi, ini artinya Anda sedang hamil. Sementara itu, tes darah hCG kuantitatif mengukur seberapa banyak level hCG dalam darah seseorang. Jenis tes darah hCG ini dinilai lebih akurat dibandingkan tes darah hCG kualitatif maupun tes hCG dengan sampel urine.” jelas dokter dengan nada lembut dan penuh penekanan di kalimat tertentu. Jadi sekalipun ia tak mengerti, ia ada dalam euforia kebahagiaan yang membuat dirinya mengecupi tangan sang istri dengan antusias membuat dokter Bella sedikit tidak enak melihat kemesraan yang tersaji di hadapannya itu.


“Ehem…Pak ini kan belum di cek, jangan bahagia dulu dong!”


“Saya yakin kalau ia hamil, pantes dia garang banget di atas ranjang beberapa waktu ini . .  eh dok gak ada cara yang lebih cepat lagi?Misal di kamera perutnya atau gimana gitu?” tanya Hans dengan semangat, tapi sang istri hanya bisa malu dengan ungkapan sang suami yang kelihatan sangat bahagia itu.


“Mau saya USG saja?” tanya dokter Bella dengan cepat.


“Loh ya iya dong!Itu kan lebih cepat kan?” tanya Hans dengan nada menyalahkan sang dokter. Pasti ini karena dokternya sudah tua dan giginya tinggal dua jadi lupa dengan teknologi USG yang membuat dirinya bisa lebih cepat mengetahui kehamilan sang istri.


Hans takjub dengan penampakan di layar USg itu, meski ia tak mengerti dengan apa yang dilihatnya. Ia juga tak tahu yang manakah anaknya, soalnya kalau ditilik wajah sang dokter ia merasa kalau sang istri benar benar hamil.


“Gimana dok?” tanya Hans yang tidak bis amelihat dengan jela soalnya layar itu hanya berisi hitam dan putihm dan benda yang bergerak gerak tanpa ia ketahui, yang mana sih anaknya itu?Apa jangan jangan alatnya udah kuno jadi mereka nggak bisa melihat secara jelas apa yang ada di layar. Anas berkepikiran untuk membelikan sang dokter itu alat yang lebih canggih supaya bisa melihat gambaran yang ada di perut sang istri dengan lebih jelas lagi.


“ Selamat ya Pak ternyata memang benar-benar istri anda itu sedang hamil dan kalau dilihat dari bentuk dan ukuran rasa-rasanya ini malah sudah 8 Minggu. “ katanya dengan wajah yang sumringah.


“ itung-itungan 8 Minggu dari mana ya Dok?” tanya Hans tidak mengerti.

__ADS_1


“ Usia kehamilan dihitung dari periode pembuahan sampai bayi lahir. Untuk menghitung usia kehamilan yang sederhana adalah dengan dasar hari pertama haid terakhir atau HPHT. Hitungan dengan cara ini mengasumsikan pembuahan terjadi pada hari ke-14 dalam siklus haid. Tingkat kesalahannya sekitar 2 minggu . . “ kata sang dokter berusaha menjelaskan dengan bahasa sederhana saja.Namun ia tetap tidak mengerti, karena ia kan baru menikah dengan Aletta itu sekitar 2 bulan berjalan ke bulan ke 3. Berarti dia sangat joss dong, bisa bikin sang istri tekdung secara langsung?


“Dalam hal ini karena istri anda tak menadai kapan ia pertama mens maka saya hanya menyimpulkan dari ukuran dan bentuk kantung janin yang saat ini bisa dilihat di layar ini, pak!” lanjut sang dokter.


Sedangkan sang istri sedari tadi hanya diam saja, karena ia merasa amaze, ia hamil!!


Bagi Letta ini adalah hal yang paling luar biasa sehingga ia diam namun tetap mengucap syukur dalam hatinya kepada yang maha Esa karena sudah memberikan kepadanya HADIAH YANG TERBESAR


.


.


.


TBC


Hai guys welcome back maaf kalau author lagi Terlambat untuk update karena ternyata asam lambung naik dan perutku sakit sampai guling guling tadi, tapi ya untuk mengobati rasa kangen kalian sama ke uwu an dari Hans dan juga Aleta, jadi setelah minum obat aku terusin nulis. Alhasil aku sempat dimarahin bojo ku wkwkwk.


Makanya . . .


Jangan lupa untuk keep support aku ya dengan like comment yang banyak dan juga memberikan hadiah.

__ADS_1


Ditunggu!! Happy reading!


__ADS_2