
Sementara itu di kantor milik Arjuna, sang laki laki tampan itu sedang berdiskusi dengan asisten pribadinya. Dia sedang geram dengan Hans, ia mendapati berita kalau perusahaan Hans lagi lagi menang tender dari perusahaan Arjuna.
Ia juga tahu kalau sebenarnya hans mmiliki team yang solid yang memiliki kinerja yang selalu mensupport Hans, jadi meski Hans tidak berkecimpung langusng namun timnya itu keep support Hans, ini yang kadang bikin Arjuna kesal.
“ Selidikilah siapa istri dari Hans Armando Javier, dan kalau bisa kita akan hancurkan lagi siapapun yang menjadi istri si Hans.” kata Arjuna sama Doni, asistennya.
“Bos, Bukannya saya tidak ingin melaksanakan apa yang menjadi keinginan bos besar namun menurut saya apakah itu lagi penting? Karena kita bisa saja menyerang Hans dari segi bisnis bukan dengan menjatuhkan keluarganya seperti ini rasa-rasanya itu sedikit pengecut bagi saya.” kata doni dengan nada dingin, ia memang asisten dari Arjuna tapi ia dipilih oleh ayahanda Arjuna, jadi ia merasa harus bisa menasehati anak sang Bos supaya tidak salah jalan. Baginya cukuplah satu kali dua kali menjegal Hans dan melakukan kejahatan dengan membunuh nilam sebagai calon istri dari Hans Armando Javier namun ini sudah keterlaluan kalau Bosnya itu terobsesi untuk menghancurkan apapun yang menjadi sumber Kebahagiaan dari Hans Armando Javier.
“ Sebenarnya kamu ini asisten dari siapa sih? kamu tuh asistennya Arjuna?” tanya Arjuna dengan nada kesal karena dirinya yang sedang kalut ini sebetulnya tidak ingin mendapatkan masukan dari sang asisten. Kecemburuannya kepada hans membuatnya gelap mata.
“ Asisten anda… tapi saya dipilih oleh ayah anda untuk membantu anda melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan bisnis dan menghancurkan lawan-lawan main Anda yang berhubungan dengan bisnis, awalnya saya mengira bahwa membunuh Nilam adalah salah satu cara Anda untuk menghancurkan hand sarmandu Javier sehingga Anda akan membawa perusahaan ini jauh lebih melejit daripada Javier Corps. Namun ternyata itu adalah bagian dari ketidaksukaan Anda kepada Hans Armando Javier secara pribadi, dan saya tahu itu semua karena nona raline kan?” kata Sang asisten dengan nada daftar dan dingin membuat Arjuna semakin kesal.
“ Raline sekarang sudah tidak ada hubunginya dengan ini karena aku sudah bisa move on dari Raline, kemarin aku baru saja melihat seorang gadis yang luar biasa cantik dan menarik, yang kemarin aku bilang untuk kamu cari silsilahnya itu, namanya Aleta, dan ini sudah bukan lagi masalah Raline namun memang aku ingin menghancurkan hanya bagaimanapun caranya supaya Javier grup hancur di tanganku.” katanya sambil mengepalkan dua tangannya dan membenturkan keduanya sehingga menimbulkan suara yang cukup keras.
Sang sistem pribadi hanya mendengkus dengan keras dan merasa bahwa sang tuan muda ini hanya ingin mencari pelampiasan karena dirinya tidak bisa mendapatkan Raline.
“ Sebetulnya saya sudah menyelidiki seluruh pribadi dan informasi dari keluarga baru milik Hans Armando Javier dan terus terang saja ini yang membuat saya tidak menginginkan anda untuk mengetahuinya karena itu ada hubungannya dengan wanita yang ingin anda selidiki . . .” kata asistennya itu dengan nada datar namun dia tetap ingin membantu sang tuan muda, dia hanya tidak mau kalau kemudian sang tuan muda akan menghancurkan kembali Hans Armando Javier melalui wanita yang dia sukai karena identitasnya adalah sama.
“ Maksud kamu apa?” sebetulnya perasaannya sudah tidak enak karena sang asisten mengatakan bahwa Aleta ini ada hubungannya dengan Hans Armando Javier, Apakah jangan-jangan Aletta ini adalah istri baru dari Hans Armando Javier?
Arjuna hendak menepiskan pemikiran tentang itu namun tidak mungkin karena wajah dari a asisten pribadinya saja sudah dapat dia baca sekarang.
“ Benar sekali pemikiran dari tuan muda bahwa Aleta wijaya adalah istri dari Hans Armando Javier tepatnya adalah Aleta tersebut adalah anak kandung dari nilam Wijaya!” kata Doni dengan nada tegas namun di dalam surat matanya tampak mengasihani Tuan mudanya itu karena kehidupan percintaannya benar-benar menyedihkan. Doni bisa membaca ap yang ada dalam pemikiran bos mudanya itu.Ia tahu kalau kecerdasan sang tuan ga setengah setenagh jadi ia mesti tahu apa yang hendak ia katakan. Asistennya itu sangat menyayangkan nasib percintaan sang tuan muda.
__ADS_1
Saat bersama dengan Raline, Tuan mudanya hidup juga ditolak mentah-mentah walaupun Raden tidak memiliki status hubungan apa-apa dengan Hans Armando Javier.
Dan sekarang wanita yang digilain oleh sang tuan muda karena pertemuan pertamanya yang begitu Romansa, sehingga menjebak pemikirannya menjadi sebuah kekaguman terhadap wanita yang baru saja dia kenal.
Bahasa simpelnya adalah cinta pada pandangan pertama.
Ya ternyata bos mudanya yang bernama Arjuna itu telah jatuh cinta kepada Aletta pada pandangan pertama.
Sangat membingungkn sebetulnya karena namanya adalah Arjuna, yang biasanya pemuda yang bernama Arjuna itu digila-gilain oleh wanita tapi herannya Arjuna yang ini itu malah mengalami patah hati berkali-kali dengan wanita yang menyukai satu laki-laki yang sama yaitu Hans Armando Javier.
“Arghhh. . “ tanpa sadar sang tuan muda mengalihkan kekesalannya dalam bentuk amara yang memuncak dengan membuang seluruh berkas dan barang barang yang ada di meja kerjanya.
Kaget? Tentu saja si Asistennya kaget dengan apa yang dilakukan oleh sang tuan muda.
Boleh gak ia cemburu dengan keberuntungan Hans?Bagaimana lepas dari Nilam malah dapat anaknya yang lebih cantik dan menggoda di banding wanita siapapun di dunia ini.
“ Hmm, jangan terlalu disesali tuan, karena mungkin anda aakan mendapatkan yang lebih baik dari nona eh nyonya Aleta dan nona Raline . . “
“Kenapa ia begitu beruntung.. arghhhh!!” kembali kekesalan menyeruak di hatinya. Ia cemburu dengan ke beruntungan yang dimiliki oleh mantan sahabatnya.
“Ehm tuan, kalau saya boleh saran, seharusnya tuan membersihkan hati dan mulai bisa memulai persaingan dengan sehat…”
“Keluarrrr!!!Keluar kamu darisini… aku tak butuh seorang motivator dan seorang pendeta…”
__ADS_1
“Maaf tuan tapi …”
“Aku tak peduli apa yang dikatakan oleh ayahku, aku mau sendiri, dan mulai hari ini kamu kupecat!” kata sang tuan muda dengan pancaran amarah yang besar di matanya. Ia kesal dan kebencian akan Hans, mantan sahabatnya sedang besar besarnya.
Hati nuraninya sedang tertutup, ia tak peduli apakah salah atau benar tapi ia tak bisa mengendalikan dirinya sekarang dan asisitennya itu cukup mengerti serta ia meminta diri, sambil melirik ke arah tuan mudanya dan berharap kalau sang tuan muda akan menyesali apa yang ia katakan, naum sampai ia menutup kembali pintu ruangan sang tuan muda ia tetap tak juga dipanggil kembali, Doni hanya bisa mendengkus karena ia dipecat karena ucapannya yang tak bisa di rem. Tapi apa yang dikatakannya itu benar adanya dan ia tak mau kalau sang tuan muda tambah terperosok dalam kejahatan lebih dalam lagi. Sang ayah pun sudah mengerti sepak terjangnya, ia juga tak setuju dengan langkah yang diambil oleh anaknya.
Arjuna merasa seorang diri!
.
.
.
TBC
Hai guys welcome back maaf kalau author lagi Terlambat untuk update badanku masih lemas wkwkw makasih buat komennya yang membuat aku semangat, jadi walau lemas ya untuk mengobati rasa kangen kalian sama ke uwu an dari Hans dan juga Aleta, malam aku coba untuk menulis lagi dengan tertatih tatih .. lebayyy!! Alhasil aku sempat tepar tapi inilah hasilnya. 1k dulu ya!
Makanya . . .
Jangan lupa untuk keep support aku ya dengan like comment yang banyak dan juga memberikan hadiah.
Ditunggu!! Happy reading!
__ADS_1