Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
RUMAH REYHAN


__ADS_3

seminggu sudah kepergian bibi nisa dan seminggu pula maya menyandang status sebagai istri reyhan. namun lum ada satupun keluarga reyhan yang tahu kalau maya dan reyhan sudah menikah. mereka memutuskan untuk merahasiakan pernikahan mereka untuk saat ini.


berhubung reyhan tidak memiliki sanak saudara dijakarta. cuman hans dan alex yang reyhan anggap sebagai keluarga dijakarta. semua keluarga besarnya berada diluar negri. ibu kandung reyhan sudah lama meninggal sejak usia reyhan masih remaja dan ayahnya menikah lagi dengan seorang model berasal dari paris dan memiliki satu anak cowok bernama barack lalu menetap disana. sudah lama mereka tidak berjumpa sekitar 10 tahun yang lalu. saat reyhan dan nisa menikahpun mereka tidak datang karena reyhan memang tidak memberitahukan pada papahnya. hubungan reyhan dan keluarganya cukup renggang.


mayapun kini tinggal dirumah reyhan. papanya maya sudah kembali keluar negri dan menetap disana. reyhan dan maya sepakat untuk tidak tidur dalam satu kamar yang sama karena hingga detik ini reyhan belum menerima pernikahan mereka dengan sepenuh hatinya. bagi reyhan istrinya hanya nisa dan cuman nisa yang boleh berada dikamar miliknya. mayapun memilih kamar tamu sebagai tempatnya melepaskan lelah. letak kamar maya bersebelahan dengan kamar reyhan.


pagi2 maya sudah terbangun seperti biasanya maya membersihkan diri lalu shalat subuh terlebih dahulu. seusai shalat mayapun beranjak dan menuruni tangga menuju kedapur untuk menyiapkan sarapan buat reyhan. dilihatnya bi lastri sedang beres2 rumah...


" pagi bi..." sapa maya


" pagi nyonya..." jawab bi lastri

__ADS_1


bi lastri merupakan ART reyhan yang sudah 5 tahun bekerja dirumah reyhan. suami bi lastri namanya pak ramli sebagai supir pribadi reyhan kalau hans lagi sibuk itupun jarang. mereka punya 2 orang anak tapi dititipkan pada ibu bi lastri dikampung karena mereka sekolah. awalnya maya sangat keberatan dipanggil nyonya sama bi lastri dan pak ramli namun mereka tetap aja seperti itu makanya mayapun membiarkannya saja toh pada dasarnya maya memang nyonya dirumah itu...


mayapun menuju dapur dan mulai mengambil bahan2 makanan yang akan dimasak. hari ini maya ingin membuat nasi goreng...


" nya...bibi bantu ya?" tanya bi lastri


" gak usah bi...cuman mau bikin nasi goreng dan telur ceplok aja kok. bibi lanjutin aja kerjaannya" kata maya tersenyum.


15 menit maya berkutat didapur menyiapkan sarapan akhirnya kelar juga yak lupa menyeduhkan kopi untuk reyhan dan segelas susu coklat untuk dirinya.


maya menaruh sepiring nasigoreng + telur ceplok dan segelas kopi didalam nampan dan membawanya kekamar reyhan. seperti itulah tiap harinya maya karena reyhan selama ini hanya sarapan didalam kamar. kerjapun dari pagi dampai larut malam ru pulang. sedangkan maya hanya berdiam diri didalam rumah meskipun merasa diabaikan oleh suaminya sendiri tapi maya sangat mengerti akan sikap reyhan padanya.

__ADS_1


dilihat jam sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi


" pasti paman reyhan sudah bangun" kata maya dalam hati lalu membuka pintu kamar.


terdengar suara gemercikan air didalam kamar mandi. dengan cepat maya menaruh nampan sarapan yang dibawahnya ditaruh diatas nakas lalu merapikan tempat tidur. kemudian mengambilkan kemeja, celana, dasi serta pakaian dalam untuk suaminya tersebut. maya berusaha melakukannya dengan cepat agar tidak bertemu dengan paman reyhan karena maya sadar kalau reyhan sama sekali lum siap untuk bertemu dengan dirinya. meski tinggal satu atap serasa bagai orang asing. terkadang maya merasa sedih diperlakukan seperti ini namun apalah daya mungkin sudah jadi suratan takdir yang mau tidak mau tetap maya jalani dengan sabar. setelah selesai mayapun dengan segera meninggalkan kamar reyhan dan kembali kedalam kamarnya.


awalnya reyhan sama sekali tidak pernah menyentuh makanan yang maya buatkan namun beberapa hari in reyhan sudah mau memakan masakan buatan maya. ada sedikit kebahagiaan tersendiri bagi maya meskipun sikap reyhan begitu acuh setidaknya reyhan masih menghargai sedikit perhatian yang maya berikan walau cuman sekedar membuat sarapan dan menyiapkan segala keperluan reyhan.


sejam kemudian terdengar suara mobil yang meninggalkan pekarangan rumah. maya yang tadinya tengah asik membaca buku akhirnya menghentikan aktifitasnya.


"ya seperti biasanya paman reyhan gak pernah menyapa maya ataupun sekedar berpamitan...huuufffttt" kata maya sedih

__ADS_1


maya pun keluar kamar lalu menuju kekamar reyhan tuk mengambil piring kotor yang ada diatas meja depan tv. terlihat senyuman manis menghiasi wajah maya karena sarapan yang dibuatnya habis tak tersisa.


__ADS_2