Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
BERTEMU MAYA 1


__ADS_3

30 menit waktu yang mereka tempuh menuju sebuah taman. nampak terlihat banyak yang sedang berlalu lalang atau sekedar duduk bersantai bersama keluarga. anak2 yang berlarian kesana dan kemari. disalah satu sudut taman kota terlihat tiga orang gadis yang sedang duduk dibawah pohon yang rindang, didepannya nampak danau buatan dikelilingi bunga2 yang bermekaran menambah keindahan taman tersebut.


maya, Ririn dan anita nampak begitu asik bercanda dan tertawa entah apa yang mereka omongin. terlihat dari seberang tiga sosok pria yang sedang memperhatikan mereka dari jauh. reyhan, hans dan frans yang begitu kompak memakai kaos oblong putih bergambar menara eiffel, jaket hitam, celana jeans selutut, sepatu kets berwarna putih, tak lupa jam yang melingkar ditangannya dan kaca mata hitamnya serta topi untuk menyamarkan penampilan meteka agar tidak terlalu mencolok


ada kebahagiaan terpancar dari raut wajah reyhan yang terlukis lewat senyum manisnya. sekian lamanya akhirnya reyhan bisa melihat wajah tersenyum serta tawa maya. gadis yang begitu sangat dirindukannya selama ini meski reyhan harus melihatnya dari jauh untuk saat ini...


" rey lo ga mau nyamperin maya?" tanya hans


" jujur hans...rasanya saat ini juga gw pengen lari lalu memeluk maya dengan erat dan takkan gw lepas lagi tapi..." kata reyhan terputus karena hati dan pikirannya tak sejalan

__ADS_1


" tapi apa lagi rey...apa lagi yang lo tunggu sekian lamanya penantian lo akhirnya lo bisa bertemu dengan maya yang kini sudah ada dihadapan lo..." kata hans bingung


" gw takut saat maya ngelihat gw dia bakal lari dan ngilang lagi hans" kata reyhan sedih


" gw yakin maya gak mungkin kaya gitu...lo cintakan ma maya kan( reyhan pun mengangguk dengan cepat) kalau gitu lo harus yakin dengan perasaan lo sendiri. sebagai saudara dan sahabat lo gw saranin lo mesti temuin maya, biar maya yakin kalau lo dah berubah dan menganggap dia tu ada didalam hati dan hidup lo saat ini..." kata hans menyakinkan


# POV MAYA


" ada apa denganmu may?" tanya nita karena merasa ada yang tidak beres pada sahabatnya tersebut...

__ADS_1


" ntahlah nit...gw kok kepikiran mas reyhan ya? gw kok ngerasa mas rey ada disini" kata maya sedih menunduk


" hmmm...sabar ya bebz...gw ngerti lo pasti sangat merindukan suami lo. tapi bersabarlah, bukannya lo bilang mau nyelesaiin kuliah lo dulu ru lo selesaiin masalah antara lo dan reyhan" kata ririn sambil merangkul maya sahabatnya itu


" hiks...hiks...hiks...gw tau, gw salah rin, seharusnya gw gak boleh kabur kaya begini..pasti mas reyhan sangat membenci gw...seharusnya gw sebagai istri lebih memahami perasaannya...mas reyhan ru aja ditinggal mati oleh bibi nisa orang yang sangat dicintainya pasti sulit baginya dan gak mudah tuk melupakannya. tapi karena keegoisanku akhirnya seperti ini...gw bener2 jadi orang yang jahat banget ya...hiks..hiks...hiks..." kata maya yang udah larut dalam tangisnya.


" udah donk bebz, jangan nyalahin diri lo trus...lo juga gak salah ataupun mas reyhan...disini gak ada yang salah key...yang salah hanya keadaan yang buat kalian seperti ini...lo tenang ya?" kata nita turut sedih melihat keadaan maya sambil mengusap2 tangan maya


" tapi gw emang salah nit, coba jika gw ada diposisi mas reyhan juga pasti gw bakal ngelakuin hal tersebut...gw emg bodoh..." sesal maya

__ADS_1


" ya udah semuanya udah terjadi key...untuk saat ini gw pengen lo fokus dulu ma kuliah tinggal 1,5 tahun lagi may kita bakal lulus jadi bersabarlah...setelah itu kita balik dan selesaiin masalah lo...gw dan ririn janji bakal dampingi lo nanti bwt ketemu kak reyhan" kata nita menguatkan dan dibalas anggukan oleh ririn.


mayapun akhirnya tersenyum mendengar perkataan dari sahabatnya membuat hati maya sedikit terasa tenang lalu merekapun berpelukan. setelah maya merasa sudah cukup tenang akhirnya merekapun memutuskan untuk pulang.


__ADS_2