
hans yang melihat kesekelilingnya bergidik ngeri melihat mereka yang bercumbu mesra tak kenal tempat. bahkan ada yang membawa pasangan kencannya masuk kedalam kamar khusus yang sudah disediakan oleh gerry untuk para tamunya.
" sumpah gue nyesel kemari, kalau saja bukan karena dia orang penting. ogah gue nginjakin kaki ditempat kaya gini" gumam hans kesal reyhan hanya tersenyum melihat tingkah hans.
tampa mereka sadari jika minuman yang hans dan reyhan minum yang nampak seperti jus sudah diberikan obat perangsang oleh shila dan sherly. mereka benar2 merasa tertarik pada reyhan dan hans. mereka ingin memiliki dan bercinta dengan hans dan reyhan. begitulah bayangan yang ada dipikiran shila dan sherly. makanya mereka menyuruh seorang pelayan untuk memberikan minuman itu pada reyhan dan hans.
hans tiba2 merasa ada yang tidak beres pada dirinya. segera menarik tangan reyhan untuk meninggalkan tempat itu.
" ayo rey, kita harus segera meninggalkan tempat ini" kata hans begitu tergesa2.
" ada apa hans?" tanya reyhan bingung
" ada sesuatu yang aneh pada minuman kita rey. ada yang menjebak kita?" kata hans geram
" iya lo benar ada yang tidak beres pada minuman itu" kata reyhan yang juga sudah merasa ada yang salah pada dirinya.
dengan langkah cepat reyhan dan hans segera keluar dari ruangan itu. ketika ditengah jalan tiba2 sherly dan shila menghentikan langkah mereka.
__ADS_1
" loh tuan mau kemana?" kata shila sambil merangkul tangan hans.
" lepaskan tanganku ***** " kata hans melepas paksa rangkulan tangan dan mendorong shila hingga menjauh dari tubuhnya.
" tuan...ayolah kita bersenang2 dulu" kata sherly menggoda lalu memeluk tubuh reyhan. mendapat perlakuan itu reyhan langsung mendorong tubuh sherly lalu menamparnya.
" oh...jangan bilang kalian yang telah menaruh sesuatu dalam minuman kami haah..." bentak hans yang sudah memuncak amarahnya lalu menarik rambut shila dan sherly.
" awww...ampun tuan...jangan sakiti kami" kata kedua wanita itu menangis terseduh2 karena kesakitan
para pengunjung yang ada disana menjadikan mereka pusat perhatian. reyhan yang melihat kemarahan hans segera menghubungi sam. tak lama sam dan roni datang
" tolong kamu bereskan kedua wanita sialan itu" kata reyhan dengan tatapan membunuh. nampak terlihat kedua wanita itu sudah sangat berantakan bibir mereka mengeluarkan darah akibat dari perlakuan hans yang tidak mengenal wanita atau pria. baginya yang mengusiknya berarti mati. cuman reyhan yang berusaha menahan hans kalau tidak entah nasib buruk apa yang menipa kedua wanita itu.
dengan cepat reyhan membawa hans pergi meninggalkan kedua wanita itu. terlihat wajah hans yang begitu merah karena merasa emosi atas kelakuan kedua wanita gila itu.
" rey...lo mendingan cepat pulang dah,..gue bakal langsung balik ke apartemen gue" kata hans dan dibalas anggukan oleh reyhan.
__ADS_1
reyhan dan hans langsung masuk kedalam mobil mereka masing2. selama perjalanan reyhan merasa tubuhnya semakin panas. wajah dan badannya dipenuhi peluh. reyhan sambil mengendarai melapas jasnya dan mengendorkan dasinya karena merasa tubuhnya semakin panas.
" kenapa tubuhku terasa panas begini...jangan2 minuman itu ada obat perangsangnya...dasar wanita sialan...berengsek...hahh" kata rehan memukul stir mobilnya karena merasa kesal akan ulah ***** itu. reyhan segera menambah kecepatan agar segera sampai diapartemen maya.
#APARTEMEN MAYA
ting... tong...
" jangan2 itu ririn bawain gue makanan" kata maya tersenyum lalu dengan cepat berjalan membukakan pintu.
ceklek...
" mas reyhan...loh kamu kenapa mas" kata maya kaget dengan kedatangan reyhan yang mendadak dengan kondisi yang sedikit berantakan. wajah reyhan terlihat memerah, banyak peluh dan mata reyhan pun nampak sayu. dengan sigap maya membopong tubuh reyhan yang nampak lemah masuk kedalam apartemen.
dengan tertatih2 maya membawa tubuh reyhan masuk kedalam kamar dan membaringkannya diatas tempat tidur...
" panas...panas...air...air..." gumam reyhan. tubuhnya benar2 sudah merasakan panas yang luar biasa bahkan gairahnya sudah hampir menguasai seluruh pikirannya. maya yang mendengar itu segera membawakan sebotol air dingin pada reyhan dari kulkas. reyhan segera meminumnya tampa tersisa.
__ADS_1
tubuhnya makin bereaksi kala maya menyentuh dahi reyhan dengan tengkuk tangannya untuk memeriksa kondisi reyhan panas atau tidak.
" badan mas tidak panas tapi kok...( maya berfikir sejenak melihat ciri2 fisik reyhan menandakan reyhan tengah meminum obat perangsang) jangan2 mas dikasih obat perangsang ya?" kata maya.