Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
PERTEMUAN 2


__ADS_3

rinipun yang sedari tadi juga sedang mencari keberadaan maya akhirnya menemukannya. lalu berjalan mendekati meja yang dimana ada maya, bibi nisa dan paman reyhan.


" siang bi...siang paman" kata rini menyapa nisa dan reyhan.


" siang juga rin..." ucap nisa dan reyhan berbarengan


" duduk rin" ajak maya


ririnpun duduk sambil tersenyum...


tak lama kemudian pesanan makanan yang tadinya dah dipesan akhirnya datang juga...mereka pun makan dengan khidmat tampa ada yang berbicara


" maya...kamu dah berencana mau kuliah dimana setelah lulus nanti? tanya nisa


" hmmm...lum tau bi...masih cari2 reverensi universitas yang bagus" jawab maya sambil menikmati makanannya


ririn dan reyhan hanya memperhatikan dengan seksama obrolan mereka sambil menikmati makanannya..


" emangnya maya mau ambil jurusan apa gitu?" tanya nisa


" ntahlah bi, masih bingung, pengennya se seperti mama jadi bidan " jawab maya sumringah


" tapi...papa pengen aku ambil management bisnis biar bisa lanjutin perusahaan papa nanti" sambung maya dengan wajah sedih...


" jadi bidan bagus sayang karena pekerjaan sangat mulia...tapi apa yang papamu bilang juga ada benarnya. toh sapa lagi yang bakal nerusin usaha papamu kalau bukan kamu. biar bagaimana pun kamu kan anak tunggal" kata nisa menenangkan


" iya bi...tapi dah ah soal itu nanti biar aku pikirkan lagi" kata maya dengan tersenyum....


" hmmm" nisa membalasnya dengan senyuman.

__ADS_1


tiba2 aja kepala nisa pusing...wajahnya terlihat begitu pucat...


" bibi kenapa? kok wajahnya pucat banget se?" tanya maya kwatir...


reyhan yang sedari tadi dah usai makan dan sibuk dengan hpnya pun akhirnya menoleh melihat nisa yang begitu pucat...


" sayang kamu kenapa?" tanya reyhan cemas


" kepalaku sakit banget sayang, aduhhh...." kata nisa yang neringis kesakitan sambil memegang kepalanya yang serasa mau pecah...


" bawa kerumah sakit aja paman? kata Ririn pula cemas


" ya udah kita kerumah sakit aja ya nis" kata reyhan


" ah, gak usah mas, paling juga karena kecapean..mending kita pulang aja mas" kata nisa dengan suara yang lemas...


" ayuk kita pulang...kalian juga ikut" kata reyhan


" ya udah kami pulang dulu...kalian hati2 ya?" kata reyhan lalu pergi membawa nisa setelah membayar pesenan tadi direstaurant...


maya dan ririn mengangguk lalu tersenyum dengan wajah yang merasa cemas melihat keadaan bibi nisa...


#kediaman reyhan


sesampainya dikediamannya reyhan dengan terburu2 menggendong membawa nisa sambil berlari kedalam rumahnya dan menuju dalam kamar...


para pelayan pun dengan singap mengikuti majikannya dibelakang...sapa tau mereka dibutuhkan oleh majikannya itu...


reyhan dengan perlahan membaringkan istrinya di ranjang king zisenya...

__ADS_1


" mbo ija..segera panggilkan Dr Alex...cepatttt" teriak reyhan


" ba..baik tuang muda.." sahut mbo ina lalu segera berlari menuju tlp rumah dan menghubungi Dr. Alex.


Dr. Alex merupakan sahabat dari reyhan sekaligus dia adalah dokter kepercayaan keluarga reyhan...


tak lama berselang Dr Alex dan Hans pun datang dengan sangat tergesa2...


" permisi rey...biar aku periksa dulu..." kata Alex


lalu memeriksa keadaan nisa...


" gimana keadaan nisa lex ?" tanya reyhan cemas


" kita harus segera membawanya kerumah sakit rey...nisa butuh perawatan khusus...biar nanti dirumah sakit ru diadakan pemeriksaan lanjutan" tutur alex panjang...


" okey kita segera kerumah sakit, hans tolong siapkan mobil? kata reyhan


hanspun dengan segera melakukan apa yang diminta oleh sahabat dan atasannya tersebut.


reyhan pun langsung menggendong nisa ala bridal dan membawanya menuju mobil yg sudah diparkirkan hans depan pintu keluar rumahnya dan disusul oleh alex yang menaiki mobil pribadinya....


setelah reyhan dan nisa berada dalam mobil, hanspun masuk dan melajukan mobilnya secepat mungkin menuju salah satu rumah sakit yang ternama milik alex...setibanya dirumah sakit reyhan pun segera turun dan menggendong nisa ala bridal ketempat tidur doring yang sedari tadi dah disiapkan oleh para suster yang sudah menunggu. para susterpun segera mendorong menuju ruang UGD yang disusul reyhan, hans dan Dr. alex dari belakang...


" tetaplah disini rey, biar aku yang menangani semuax..doakan saja yang terbaik buat nisa" kata alex menenangkan sambil menepuk bahu reyha


" hmmm" reyhan pun mengangguk


hans yang melihat kecemasan dari sahabatnya tersebut hanya bisa terdiam karena dia tahu saat ini reyhan butuh ketenangan. hans hanya siap sedia mendampingi sahabatnya tersebut.

__ADS_1


hay readersmohon vote dan like novel pertamaku ini ya🙏😊


__ADS_2