
selama beberapa bulan terakhir. sikap Andrew semakin lama semakin perhatian pada maya. semenjak maya mengajak andrew makan siang untuk menepati janjinya waktu itu. itupun maya tak pergi sendirian maya selalu bersama geng trio kwek2nya 😁.
hampir setiap hari andrew selalu menghubungi maya, awalnya maya menanggapi karena merasa andrew adalah dosennya dan emang andrew selalu membahas tentang mata kuliahnya dengan maya tapi lama - kelamaan sikap andrew sedikit protektif terhadap maya.
itu yang membuat maya semakin hari merasa aneh dengan perubahan sikap andrew. andrew selalu berharap maya untik terus menghubunginya, sehari tak mendapat kabar dari maya andrew terkadang langsung marah2. sikapnya benar2 membuat maya bingung.
andrew selalu ingin mengantar maya pulang tapi selalu maya tolak dengan berbagai alasan. maya selalu berusaha untuk menjaga jarak namun selalu saja andrew mempunyai berbagai macam cara agar andrew bisa bersama maya dengan alasan tugas or apapun itu kalau mengenai urusan kampus maya selalu tak dapat menolaknya dan andrew selalu menjadikan itu sebagai alat untuk mendekati maya.
maya kini menjadi bahan perbincangan dikalangan kampus. sikap dan tatapan sinis dari para penggemar Dosen muda itu terkadang membuat maya serasa risih dan kurang nyaman bila berada lama2 dikampus.
" nit, hari ini udah gak ada jam kuliah lagikan?" tanya maya
" iya may..." kata nita
" yuk kita pulang, gue kalau lama2 dikampus bisa bed mood" kata ririn dan dibalas anggukan oleh nita dan maya
mereka bertiga berjalan melewati ruang kelas dan sampai keruang parkiran. ya, kini mereka sudah tidak naik bus or naik taksi online lagi kalau kekampus. karena beberapa bulan yang lalu frans memberikan mobil pada maya atas perintah dari reyhan.
__ADS_1
bukannya keluarga anita tak mampu untuk membelikannya mobil. cuman maya tidak ingin kalau persembunyiannya selama ini ketahuan jadi mereka sengaja berpura2 hidup sederhana tapi apalah daya reyhan tetap bisa melacak mereka.
makanya kali ini maya menerima dan tidak berani membantah perintah dari suaminya tersebut. takut akan mendapatkan amukan kemarahannya.
maya, nita dan ririn ketika hendak masuk kedalam mobil tiba2 andrew datang dan menghampiri maya.
" may, tunggu dulu? kata andrew terlihat wajahnya penuh kekesalan
" ya, ada apa pak?" jawab maya
" maaf pak, akhir2 ini aku sibuk" kata maya berbohong
" jangan coba2 membohongiku maya, aku gak suka?" kata andrew kesal
" ini orang, lama2 nyebelin banget se dah tau selama ini aku gak pernah nanggepin dia tapi tetap aja seperti itu." kata maya geram dalam hati
" aku lebih2 gak suka dengan sikap bapak selama ini. sikap bapak terhadapku melebihi sikap antara dosen dan siswanya. maaf pak, mungkin saya tidak sopan tapi jujur sejujur2nya saya merasa tidak nyaman, apa lagi beredar gosip yang tidak2 tentang saya dan bapak. dengar baik2 pak andrew maya sudah menikah. permisi pak kami pulang dulu" kata maya panjang lebar dengan wajah yang amat sangat kesal lalu masuk kedalam mobil.
__ADS_1
andrew yang mendengar pengakuan maya kalau dia sudah menikah merasa kaget bagai tersambar petir hatinya benar2 hancur. tapi bagi andrew apa yang dia inginkan pasti dia dapatkan termasuk merebut maya dari suaminya.
anita dengan segera menghidupkan mesin mobil lalu mereka meninggalkan kampus menuju ke apartemen. selama perjalanan hanya hening tak ada yang sama sekali membuka suara. akhirnya mereka pun sampai diapartemen.
maya yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam apartemen langsung duduk disofa dan memengang tengkuk kepalanya yang terasa pusing.
" may, minum dulu" kata ririn memberikan segelas air pada maya agar dia merasa lebih tenang.
" iya rin makasih ya" kata maya lemas
" gila tu dosen saiko, tampangnya aja yang keren dan baik hati tapi ternyata..ihhh, jangan2 tu orang berkepribadian ganda" kata ririn
" iya, gue perhatiin tu dosen emang agak aneh se?" kata nita. maya dan ririn menatap bingung
" maksud lo, gimana sih nit?" tanya maya
"lo ingat gak, waktu gue bertengkar dengan dia ditoko buku. sikapnya tu sangat sombong dan arogan tapi pas berhadapan ama loh tu sifatnya langsung jadi lembut" kata nita
__ADS_1