Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
PART 9


__ADS_3

Akhirnya Apa yang maya, Ririn, dan Anita inginkan sudah tercapai Gelar kedokteran kini telah mereka raih dengan nilai yang terbaik pula. merupakan suatu kebanggan terbesar dalam hidup mereka selama 4 tahun berjuang dinegeri orang dengan segala susah ataupun senang mereka bertiga tak pernah saling meninggalkan satu sama lain. meski terkadang terdapat selisih paham diantara mereka namun mereka tetap solid dan saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.


akhirnya mereka tiba dibandara soekarno hatta. maya, anita dan ririn dengan wajah yang sumringah bahagia melihat kesekeliling bandara.


Welcome back INDONESIA.... teriak maya, ririn dan anita bersamaan. sambil membuka kaca mata hitam yang mereka kenakan.


membuat mereka sejenak menjadi pusat perhatian semua orang yang berada disekitar mereka. namun maya, anita dan ririn tidak menghirauan apa yang orang2 katakan tentang mereka.


" akhirnya gue pulang mak..." teriak ririn senang


" haiss...mak lo gi dikampung non? kaga ada disini" goda maya


hahaha....


maya, ritin dan anita tertawa...


" sekarang kita balik kemana ne?" kata anita bingung


" tenang gue udah dapat apartemen dekat rumah sakit tempat kita bekerja" kata maya tersenyum bangga.


" mantaaappp 👍...lo emang sahabat gue yang TOP BGT dah.." kata anita dan ririn langsung memeluk maya.


" tapi kita naik apa ne? kan gak ada yang jemput" kata ririn bingung


" lo se may, kaga mau kasih tau laki lo kalau kita dah pulang. biar ada yang jemput kita gt" sambung ririn cemberut.

__ADS_1


" cih, lagak lo tu ya...bilang aja kalau lo mau ketemu ma kak hans kan?" goda nita.


" yeee...lo kali yang mau ketemu...gue kaga tuh" kata ririn kesal


" yakiiinnn nih?" goda nita senyum


" yakin...se yakin...yakinnyaaaa..." jelas ririn maya hanya geleng2 kepala lihat tingkah ke dua sahabatnya itu.


terlihat mobil terparkir warna silver xenia didepan pintu keluar bandara. nampak seorang pria berpostur badan tinggi tegap, dengan celana jeans, memakai topi, jaket bomber warna hitam dan kaca mata hitam mendekat kearah mereka.


" nah itu dia jemputan kita...tadi gue dah pesan taksi online" kata maya tersenyum sambil memberik


an kode pada nita. ririn hanya bingung dengan gerak gerik kedua sahabatnya itu.


sehari sebelum berangkat maya menghubungi reyhan dan saat itu nita juga berada disamping maya. maya dan nita berencana untuk menjodohkan hans dengan ririn dan disetujui oleh reyhan. reyhan juga merasa kalau hans memiliki perasaan terpendam pada ririn.


hans yang baru tiba dikantor sepulangnya perjalanan bisnis langsung menemui reyhan.


tok...tok...tok...


" masuk..." kata reyhan


ceklek...pintu terbuka hans melangkahkan kaki masuk kedalam kantor reyhan.


" rey...ini laporan hasil dari bisnis kita disurabaya" kata hans memberikan berkasnya pada reyhan. lalu reyhan menerima dan membacanya.

__ADS_1


" oke, kerja yang bagus hans" kata reyhan tersenyum dibalas anggukan oleh hans. lalu hans duduk disofa sambil menyandarkan kepalanya disudut sofa.


" oia hans, gue bisa minta tolong gak, tapi gue lihat lo gi capek gitu?" tanya reyhan bingung


" apaan...lo nih kaya ma sapa gitu. apa sih yang gak buat lo, selama gue sanggup pasti gue jalanin" kata hans meyakinkan.


" lo emang sahabat gue yang paling ngerti gue...hari ini maya dan kedua sahabatnya balik ke indonesia. gue gak bisa jemput. lo lihat kerjaan gue numpuk gini, dan semuanya harus selesai hari ini juga" kata reyhan sedih


" ya udah, kalau gitu gue ganti baju dulu jadi mesti balik ke apartemen dulu? kata hans


" gak usah, tuh dah gue siapin pakaian lo yang ada dipaper bag" kata reyhan dibalas anggukan oleh hans. lalu hans segera mengganti pakaiannya dikamar mandi. tak lama hans keluar dengan pakaian yang diberikan oleh reyhan.


" lo tau aja apa yang pengen gue pake" kata hans


" iya donk pastinya kan kita sehati..." goda reyhan


" kunci mobil lo mana? tanya hans


" sorry bro, kemarin mobil lo dan mobil gue dibawah kebengkel. biasalah buat perawatan" kata reyhan santai.


" ya udah gue pinjam mobilnya sam atau tom aja" kata hans.


" mereka gue tugaskan ketemu klien hans. buat gantiin gue" kata reyhan.


" masa gue pake taksi sih?" kata hans bingung

__ADS_1


__ADS_2