Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
PART 20


__ADS_3

gue cuman pengen tau keadaan lo aja sih may, bis kata si nisa hari ini lo pulang cepat, wajah lo juga nampak pucat. apa lo gi sakit may?" kata ririn cemas


" iya nih, gue gi gak enak badan aja, mungkin kecapean kali. lo tenang aja sekarang dah mendingan kok, tadi gue dah minum obat sebelum tidur tadi siang" jelas maya


" syukurlah kalau kaya gitu may, malam ini gue lembur gantiin Dr. retno di UGD katanya anaknya sakit. lo mau gue beliin apa gitu. mumpung gue gi diluar nih mau nyari makan" kata ririn yang berdiri dipinggir jalan dekat penjual nasgor. maya melihat jam dinding udah pukul 21.15.


" lo baru mau makan jam segini?" tanya maya


" ya lo taukan kalau diUGD tu kaya gimana? buruan mau dipesankan apa atau mau nasgor gak? tanya ririn.


" ya udah nasgor aja deh..." kata maya.


" oke" kata ririn lalu memutuskan panggilannya.


#clab


diseberang sana terlihat reyhan dan hans yang sedang duduk disalah satu ruangan VIP di salah satu clab ternama dijakarta. hari ini reyhan dan hans yang baru pulang dari luar negri diundang oleh salah seorang rekan bisnisnya untuk bertemu diclab tersebut.

__ADS_1


sesuai dengan kesepakatan reyhan dan hans pergi keclab tersebut. sesampainya disana mereka disambut dengan begitu hangat. nampa terlihan sesosok pria yang berusia sekitar 40 tengah asik bercengkaraman dengan para wanita2nya dengan pakaian yang begitu seksi. pakaiannya benar2 kekurangan bahan nampak menonjolkan bagian tubuhnya yang begitu menggoda bagi kaum adam. hans yang melihatnya menatap jijik dan reyhan hanya dengan tatapan datarnya.


" selamat malam tuan reyhan dan tuan hans...ayo silahkan duduk. terimah kasih sudah berkenan hadir" kata gerry sopan


" selamat malam tuan gerry. justru kami yang berterima kasih karena tuan sudi mengundang kami ke tempat tuan" kata reyhan tak kala sopan dan hans hanya menatap datar.


" hay ledies...tolong temani para tuan2 ini" kata gerry memberikan kode kepada dua orang gadis yang baru saja datang menghampirinya.


" baik tuan..." kata kedua wanita cantik dan seksi itu. nampak kedua wanita itu mempertontonkan kemolekan tubuhnya. kedua wanita itu memakai baju mini dress.



" aahhh...siaall...ngapain sih wanita ini duduk disamping gue, pengen gue tendang jauh2 dari hadapan gue " gumam batin hans dengan tatapan jijik


" hay tuan ganteng, kenalin namaku sherly" kata sherly dengan nada sexi mencolek dagu reyhan. membuat reyhan kesal.


" jangan coba2 menyentuhku *****...enyah dari hadapanku...cepat?" bentak reyhan mulai emosi menarik rambut sherly

__ADS_1


" hay...tuan cakep, kenalin namaku shila..mau ya gue temenin.." kata shila bergelayut manja ditangan hans. membuat hans benar2 geram lalu mendorong wanita itu hingga terjatuh kelantai


"jangan coba2 kau menyentuhku... jauhkan kedua tanganmu yang menjijikkan itu *****...atau kedua tanganmu yang lentik ini akan aku potong" kata hans mencengkram tangan shila dengan kuat membuatnya meringis kesakitan.


" awww...tuan..sakit...ampun tuaannn..." kata kedua wanita itu.


gerry yang melihat kedua bawahannya diperlakukan seperti itu merasa kaget. ternyata rumor yang beredar mengenai mereka berdua bukan sekedar omong kosong belaka...


" owww...tuan reyhan...tuan hans...come on, please don't be angry anymore okey. maafkanlah atas ketidak sopanan kedua bawahanku itu" kata gerry memohon reyhan dan hans yang mendengar itu akhirnya melepaskan kedua wanita itu.


setelah dilepaskan shila dan sherly dengan cepat meninggalkan reyhan dan hans. mereka nampak ketakutan hingga gemetaran.


" okey, karena ini permintaan dari tuan gerry kami tidak akan mempermasalahkan lagi. kami juga tidak ingin merusak pesta tuan gerry" kata reyhan santai


" sebagai permohonan maaf saya akan menuangkan wine ini untuk tuan reyhan dan hans" kata gerry tersenyum seringai licik. lalu mengambil sebotol wine dan menuangkannya kedalam gelas reyhan dan hans.


" terima kasih, ini suatu kehormatan buat kami berdua..." kata reyhan sambil melirik hans lalu mereka meminumnya dengan satu kali tegukan.

__ADS_1


merekapun akhirnya berbincang2 serius...malam semakin larut para tamu undangan juga semakin ramai. akhirnya gerry meninggalkan reyhan dan hans untuk menghampiri tamu2nya yang lain.


datang seorang pelayan memberikan reyhan dan hans dua gelas minuman nampak seperti jus. tampa rasa curiga reyhan dan hans meminumnya sambil menikmati suasana pesta yang begitu ramai. banyak wanita2 cantik yang melayani para tamu undangan tuan gerry. suara musik yang begitu bising membuat orang yang berada diacara tersebut ikut bergoyang.


__ADS_2