
seminggu setelah pernikahan rayhan dan nisa akhirnya mereka pun pamit untuk balik kejakarta karena masa cuti paman reyhan telah berakhir. keluarga yang sehari setelah pernikahan mereka sudah pulang ketempatnya masing2...
setahun sudah berlalu...maya pun sudah melaksanakan ujian akhir dan tinggal menanti pengumuman kelulusan yang akan dilaksanakan minggu depan. mayapun kini tengah sibuk2nya melakukan pendaftaran disalah satu SMA terbaik di Surabaya.
hari pengumumanpun telah tiba...mayapun dinyatakan lulus dan seluruh teman2nya dinyatakan lulus100%. namun kedua orangtuanya tidak ada yang mendampingi dengan alasan mereka sibuk...jujur se maya merasa sedih namun maya pun berusaha untuk mengerti dengan tugas dan tanggung jawab orang tuanya terhadap pekerjaan mereka yang gak bisa ditinggal...
papanya gak bisa hadir karena sedang melaksanakan meeting dengan para kolega dan investor dikampusnya. papanya adalah pemilik sekaligus ketua yayasan tersebut jadi tidak bisa meninggalkan ataupun menundanya sedangkan mamanya sedang melakukan persalinan pada ibu2 hamil dipuskesmas karena ada 2 bidan ditempat mamanya bekerja salah satunya cuti hami dan satunya lagi cuti pulang kampung. jadi sangat kekurangan tenaga kerja mau gak mau jadi mamanya harus lembur...
sepulangnya maya dari sekolah. diapun langsung menuju kekamarnya karena merasa sangat lelah hingga akhirnya maya pun larut dalam dunia mimpinya.
dert...dert...dert...
suara hp maya diatas nakas membangunkannya dari dunia mimpi.
" hallo..." suara serak maya habis bangun tidur
" maya...kamu cepat kemari nak, mama masuk rumah sakit" kata papa dengan suara yang sangat sedih...
" baik pah, maya segera kesana" sahut maya langsung bangkit dan segera membersihkan diri lalu menuju kerumah sakit yang di antarkan oleh pak mamat.
__ADS_1
selama diperjalan maya hanya menangis dan sangat menghwatirkan keadaan mamanya...
" ya allah...mama kenapa...tolong jaga dan lindungi mama ya allah" doa maya dalam hati
akhirnya sampai juga dirumah sakit tempat mama dirawat. mayapun bergegas keluar dari dalam mobil dan berlari masuk menuju ruang UGD. maya pun melihat papanya yang sedang gelisah mondar mandir di depan ruangan UGD.
" papah..." teriak maya
papa mayapun berbalik melihat maya berlari memeluk papanya sambil menangis...
" sabar sayang..." kata papa
" mama...pah...mama kenapa ?" tanya maya berderai air mata.
gak lama terlihat teman2 kerjanya mama pada berdatangan menuju arah kami yang masih menunggu dokter yang sedari tadi lum keluar dari ruangan UGD.
" bagaimana keadaan bidan sita pak bayu? tanya salah seorang teman kerjanya mama
" lum tau bu...kita juga masih menunggu kepastian dari dokter" jawab papa kwatir
__ADS_1
" sabar y pak, semoga ibu baik2 aja" kata sahabat mama tak lain tante nita menenangkan
" iya buk, amiin..." jawab papa
tiba2 para perawat keluar bolak balik entah ada apa membuat kami semua jadi semakin panik...tak lama berselang lama dokterpun akhirnya keluar dan menghampiri kami...
" bagaimana keadaan istri saya dok? apa yang terjadi pada istri saya dok" tanya papa kwatir
terlihat raut wajah dokter yang penuh kecemasan dan menghembuskan napas perlahan
" istri bapak mengalami serangan jantung akibat kelelahan dan terlebih lagi ada benturan keras itu yang membuat pendarahan diotak kecilnya..maafkan kami pak, kami sudah berusaha semaksimal mungkin. mungkin tuhan punya rencana lain. dengan sangat terpaksa kami menyampaikan bahwa ibu nita gak bisa tertolong..." kata dokter dengan raut wajah yang sedih
" gak mungkin dok, jangan bilang seperti itu...istri saya baik2 aja kan dok" kata ayah yang sudah berurai air mata
maya yang mendengar perkataan dokter histeris dan menangis sejadi2nya sambil memeluk mbo mina yang berusaha menenangkan tuan putri kecilnya itu...
" maafkan kami pak, kami turut berduka" ucap dokter sambil menepuk punggung ayah dan berlalu...
semua orang yang berada disitu menitihkan air mata tak ada yang menyangka mama nita bakal begitu cepat meninggalkan kami semua...
__ADS_1
hay readers makasih y dah berkenan membaca novel pertama aku ini
mohon like dan vote ya makasih 🙏😊