Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
PART 27


__ADS_3

ternyata selama ini nisa sudah punya firasat bahwa dirinya takkan hidup lama lagi. hingga nisa selalu mendekatkan reyhan pada maya tampa reyhan sadari sama sekali. apa yang disukai dan tidak disukai oleh maya nisa selalu menceritakan itu pada reyhan. itulah sepintas ingatan reyhan mengenang semua hal yang pernah almarhum nisa lakukan untuk reyhan.


" terima kasih nis, kamu telah menghadirkan maya dalam hidupku sebagai penggantimu. sehigga aku tak perlu larut dalam kesedihan setelah kepergianmu. kamu benar maya gadis yang baik dan mampu membuatku bahagia. dia gadis yang begitu istimewa seperti dirimu yang begitu istimewa yang pernah hadir dalam hidupku" tutur reyhan dalam hati memandang indah birunya pantai.


maya terbangun ketika merasa mobil yang ditumpanginya tidak bergerak. maya mendengar suara samar2 deburan ombak. maya mengerjap ngerjapkan kedua matanya lalu meregangkan otot2nya yang terasa sangat kaku. dilihatnya tubuhnya tertutupi oleh kas milik suaminya itu.


" sudah berapa lama gue tertidur...eh, mas reyhan kemana? kok gak ada" ujar maya melihat kekiri dan kekanan. maya melihat punggung sosok pria yang serasa tak asing bagi maya tersirat senyum dibibirnya saat melihat orang yang dicarinya tepat berada didepan matanya. maya melepas sepatu miliknya.


braakkk...maya turun lalu menutup pintu mobil


dengan bertelanjang kaki maya melangkah secara perlahan2 menapaki pasir2 yang putih nan halus begitu memanjakan kakinya. maya mendekati reyhan yang tengah berdiri asik memandangi keindalan laut yang terpampang nyata dihadapannya.


" mas reyhan...." sapa maya dengan nada tinggi agar reyhan mendengar panggilannya. reyhan yang mendengar namanya disebut berbalik.

__ADS_1


" kamu sudah bangun sayang" kata reyhan tersenyum lalu memegang tangan maya.


" iya mas, kok mas gak bangunin maya sih" kata maya tersenyum.


" mas lihat kamu tertidur sangat pulas sekali, jadinya mas merasa gak tega bangunin kamu" kata reyhan menatap wajah istrinya itu.


maya melihat kearah sekelilingnya. serasa tempat ini begitu sangat familiar bagi dirinya.


" mas tahu dari nisa...ini tempat favorit kalian kan melepas lelah, kegelisahan dan masalah yang ada pada diri kalian" kata reyhan dengan tatapan matanya mengarah kedepan melihat keindahan ombak dan air yang biru.


" iya mas...mas benar tempat ini tempat favorit aku dan bibi nisa. disini kami suka bercerita tentang segala hal. bahkan menangis bersama2" tutur maya tampa sadar bulir bening membasahi pipinya mengingat kenangan indah bersama almarhum bibinya itu


" aku sangat merindukan bibi nisa mas....bibi....maya sangat merindukan bibi...." teriak maya tangisannya pecah seketika. membuat reyhan langsung memeluk tubuh mungil istrinya itu

__ADS_1


" maya kangen sama bibi nisa....kenapa bibi ninggalin maya...bibi janji mau nemenin maya sampai maya mendapat gelar dokter...sekarang maya sudah jadi dokter bi...kenapa bibi tidak datang saat maya wisuda...apa bibi melupakan janji itu...hiks...hiks...hiks..." kata maya menangis tersedu2 dalam pelukan reyhan.


reyhan yang mendengar itu hatinya merasa sedih. mata reyhan pun berkaca2. reyhan sudah tak memperdulikan kemejanya yang basah terkena air mata maya.


" sayang...please...tenangkan dirimu...nisa sudah tenang dialam sana. mas yakin nisa tidak pernah meninggalkan kita. nisa selalu ada disekitar kita meskipun kini alam kita sudah berbeda. kamu harus ikhlas ya sayang" kata reyhan mencoba menguatkan maya.


" maafkan maya mas" kata maya menunduk.


" sayang....kamu gak salah. justru mas yang merasa bersalah seharusnya mas tidak membawamu ketempat ini. sehingga kamu tak perlu bersedih seperti ini" kata reyhan merasa bersalah.


" mas gak salah kok...justru lilis harusnya berterimah kasih karena mas sudah membawa lilis ketempat ini. kini perasaan lilis sudah jauh lebih tenang. terima kasih ya mas reyhan" kata lilis tersenyum


" iya sayang sama2...may, maukah kamu memulai semuanya dari awal bersamaku?" kata reyhan dengan memberikan kotak kecil yang brisikan cincin berlian yang sangat indah. maya sontak kaget merasa semuanya bagai mimpi...tapi ini adalah nyata. mata maya berkaca2 melihat kotak kecil dan menatap intens manik mata reyhan apakah ada kebohongan disana atau tidak. namun maya tidak menemukan hal itu.

__ADS_1


__ADS_2