
KEDIAMAN ANDREW
diseberang sana ada seseorang yang sudah dipenuhi kemarahan karena apa yang diharapkan gagal. para anak buah yang dia tugaskan untuk menculik maya dan ke dua sahabatnya ternyata gagal total justru kini anak buahnya yang masih hidup malah ditangkap oleh lawan.
ya...dià adalah Andrew ketua dari Black lion musuh bebuyutan dari reyhan. reyhan juga punya organisasi dalam dunia mafia bernama the dragon. yang dulunya adalah organisasi yang diketuai oleh ayah angkat reyhan bernama richard. ricard adalah adik angkat dari ibunya reyhan. dulu dia diadopsi oleh kedua orang tua ibunya reyhan tapi karwna kelakuannya yang nakal dan suka membuat onar dimana2 akhirnya orang tua ibu reyhan dengan sangat terpaksa mengasingkan ricard disuatu tempat agar tidak menjadi bulan2an orang2 yang telah richard sakiti.
orang tua ibunya reyhan begitu menyayangi richard tapi karena tingkah dan prilaku richard diluar batas makanya keluarga besar dari ibunya reyhan meminta untuk mengusir anak angkat mereka dari kelurga mereka. richard tau apa yang terjadi kepada kakak angkatnya yang amat menyayanginya dulu. makanya setelah kematian ibunya reyhan. richard secara diam2 selalu memantau dan menjaga reyhan dari kejauhan. sampe akhirnya reyhan pun masuk kelembah hitam dan kini mewarisi kekuasaan organisasi mafia the dragon yang sangat disegani dimanapun dari richard.
yang dipegang oleh frans saat ini adalah organisasi the king..anak organisasi dari the dragon yang kini dipegang oleh reyhan dan hans. namun lum banyak yang tahu siapa pemimpin sekarang dari the dragon. andrew hanya tau kalau reyhan adalah pemimpin the king.
" kalian semua bodoh...masa untuk menangkap 3 gadis kecil aja tidak bisa haaa..dasar kalian sampah tidak berguna...arrggghhhh...." teriak kemarahan andrew kepada semua bawahannya. dengan tatapan tajam membunuh
andrew mengamuk semua barang2 yang ada didepannya dihamburkan hingga berserakan dilantai. keadaan ruangan tersebut benar2 kacau...terlihat sekeliling banyak pecahan kaca, guci dan buku2 yang berserakan.
__ADS_1
bahkan anak buahnyapun tak lepas dari amukannya mereka sampai dihajar habis2n ma andrew. andrew paling benci dengan yang namanya kegagalan. apapun yang dia inginkan harus dia dapatkan.
" ampuni kami bos, kami kewalahan...karena yang kita hadapi adalah organisasi the dragon?" kata salah satu informan andrew...
" siaaaallll...kenapa bisa mereka ikut campur" tanya andrew mulai frustasi tangannya kini mengepal karena kemarahannya
" entahlah bos, itu yang masih kami cari tau" kata orang kepercayaan andrew.
" okey cepat selidiki" kata andrew dengan tegas
MENSION REYHAN
nampak tiga orang gadis sedang berkumpul di satu ruangan yang begitu besar dengan tempat tidur king size. semuanya sedang duduk diatas ranjang king size tersebut.
__ADS_1
maya, anita dan ririn masih teringat jelas dibenak mereka tentang peristiwa yang baru aja mereka lalui tadi. hingga detik ini mereka masih merasa gemeteran dan begidik ngeri saat terjadi kejar2n apalagi diselingi dengan suara tembakan dimana2. jantung mereka serasa ingin copot bukan karena debaran orang yang sedang jatuh cinta melainkan debaran yang diselimuti rasa ketakutan. membuat tubuh mereka lemas tak bertenaga.
" mengingat kejadian tadi...sampai sekarang gue masih gemeteran " ujar ririn
" iya, bahkan gue ngerasa malaikat pencabut nyawa dah berada dihadapan gue" kata nita ngeri
" gue biasanya yang suka nonton film aktion. hari ini bener2 dah gue ngarasain gimana tegangnya, dikejar2 ma penjahat disertai suara tembakan. gila...bener2 serasa mimpi...gue bener2 dah gak bisa ngebayangin kalau tadi..." kata ririn diputus
" udah...udah...yang terpenting sekarang kita udah selamat dan terlepas dari peristiwa naas tersebut. kita seharusnya bersyukur ma Allah karena masih diberi keselamatan dan kesempatan untuk berkumpul seperti saat ini..." kata maya menenangkan. akhirnya merekapun berpelukan.
reyhan, hans dan frans sedang berada dimarkas untuk menemui anggota black lion yang sudah ditangkap. mereka disekap dipenjara bawah tanah.
" bawa mereka kemari.." kata frans pada anak buahnya.
__ADS_1
" baik bos..." kata salah satu bawahan frans sambil menunduk lalu pergi
reyhan yang sedang duduk dikursi kebesarannya dengan tampang yang sangat datar. ekspresi wajahnya sangat sulit diartikan. sedangkan hans dengan setia selalu mendampingi reyhan kemanapun dan dimanapun reyhan berada.