
"coba deh rin kau perhatikan baik2 ini tu cuman ular karet...bukan ular sungguhan...hahaha" kata hans sambil tertawa dan memberikan ular mainan itu pada ririn
ririn mencoba memegang meskipun awalnya merasa takut setelah diyakinkan oleh hans ririn akhirnya memegang ular yang diberikan oleh hans dan ternyata emang beneran itu cuman ular mainan.
" huuufffttt..syukurlah, ternyata cuman ular mainan" kata ririn lega...
" kayanya ada yang ngerjain kau deh rin? kata hans tersenyum...
" sapa ya yang ngerjain gue...jangan2 ne pasti ulahnya anita...tu anak kan emang seneng banget jailin gue...awas aja ya...gue pasti bales...pikir ririn dalam hati
" Aaanniiiiiitttaaaaaaaa.....awas lo ya" teriak ririn karena merasa geram akan ulah anita lalu berlari keluar kamar mencari keberadaan anita yang sedang asik ngobrol ma maya...dengar teriakan ririn sontak maya dan nita kaget.
anita sudah merasa ada yang tidak beres pasti keusilannya sudah ketahuan oleh ririn karena dilihat dari tampangnya yang begitu marah. anita langsung berlari menghindari ririn...
" reseee banget ya lu nit...awas ya..." kata ririn geram sambil terus mengejar nita...maya yang melihat ke dua sahabatnya sedang kejar2an merasa bingung
" hey...stooppp...stooopppp...kalian ne kaya anak kecil aja sih main kejar2n diruang makan...nanti makanan2nya pada tumpah semua tau..." kata maya kesal melihat kedua sahabatnya tersebut.
" itu tu si nita may...rese banget...dia ngerjain gue duluan. masa dia naruh ular2an dikamar mandi gue...sontak gue kaget donk untung jantung gue gak copot" kata ririn kesel...
__ADS_1
" nit...lo kan tau kalau ririn fobia banget ma ular..." kata maya
" sorry...sorry..rin 🙏 gue kan cuman becanda?" kata nita memelas
" iya...tapi gara2 lo gue kan jadi malu" kata ririn menunduk dengan wajah yang sudah memerah seperti kepiting rebus saat mengingat tingkah lakunya naik dipangkuan hans sambil memeluknya erat
" emangnya apa yang terjadi.." tanya maya penasaran dan nita hanya mengangguk
" gue jadi reflek duduk dipangkuan dan meluk kak hans...haiiisss...malunya gue" kata ririn sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya...
hahaha...tawa maya dan nita...
" cie...cie...asik donk bisa meluk si babang ganteng" goda nita...
" asal lo tau ya...kak hans tu paling anti ma cewek loh, jangankan dipeluk...disentuh ma cewek aja kaga pernah loh...pernah ne ada cewek yang mencoba deketin dan mau meluk kak hans tapi dengan sigap kak hans menghindar lalu mendorong cewek itu sampe jatuh. kak hans tu terkenal kejam dan sadis bahkan dengan perempuan sekali pun. tapi lo termasuk cewek yang beruntung rin..." kata nita senyum.
" tau dari mana lo..." tanya maya bingung dan ririn mengangguk
" kan kak alex sahabatan sejak masih kuliah ma kak reyhan dan kak hans..." kata nita serius
__ADS_1
maya dan ririn cuman beroh ria...
" kak frans kemana?" tanya ririn
" tu...gi tidur disofa..kayanya dia kecapean sampai TV yang nonton dia tidur hehehe..." jawab maya cengengesan. nita dan ririnpun tersenyum
" yuk mandi, lagian juga dah maghribkan...gue dah gerah ne badan juga dah bau masakan " kata nita sambil mencium bau badannya yang sudah berubah jadi aroma masakan.
" iya...gue juga mau mandi dulu" kata maya dan dibalas anggukan oleh ririn. mereka menuju kedalam kamar masing2.
maya yang sudah berada didepan pintu kamarnya lalu membuka pintu dan menutupnya secara perlahan. nampak kamar begitu gelap. maya menekan saklar lampunyapun menyala membuat ruangan itu menjadi terang. sesuai dugaan maya terlihat reyhan tertidur begitu lelap. dengan berjalan perlahan2 maya memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri karena benar adanya dia merasa badannya dah begitu lengkat dan aroma tubuhnya yang sudah bercampur aduk dengan aroma masakan.
15 menit sudah maya melakukan ritual mandinya. maya keluar dari kamar mandi sudah dengan pakaian santainya. rambutnya yang masih basah dikeringkan memakai handuk. lalu didepan kaca maya menyisir rambut, memakai bedak tipis dan memakai lip glosh pink pada bibir tipisnya. merasa sudah selesai.
arah pandangnya tertuju pada sosok yang amat dirindukan sedang tertidur begitu pulasnya. maya mendekat untuk membangunkannya karena hari dah sangat sore diluar cuaca juga agak mendung seperti akan turun hujan.
" mas...mas rey, bangun..." kata maya menyentuh tangan reyhan. reyhan yang mencium aroma lavender yang begitu menyengat. reyhan tahu kalau ini adalah wangi parfum favorite maya lalu reyhan menarik tangan maya hingga tubuhnya jatuh tepat disamping reyhan. dengan sigap reyhanpun memeluknya.
*deg...
__ADS_1
jantung maya berdegub dengan kencang serasa ingin meloncat keluar. kemungkinan saking kuatnya detakan jantung maya reyhan pasti bisa merasakan. pelukan ini terasa hangat dan nyaman. aroma tubuh maskulin reyhan begitu menenangkan. serasa maya enggan terbangun andaikan ini hanya sekedar bermimpi biarlah maya tertidur terus agar selalu merasakan kehangatan pelukan dari kekasih hatinya ini.
dari dekat maya dapat menatap wajah yang begitu tampan, bibirnya yang merah merekah seolah2 meminta untuk dikecup. tak terasa bulir bening jatuh membasahi pipinya tapi dengan cepat maya menghapusnya agar reyhan tak tahu. sungguh maya tak kuasa menahan hasrat hatinya untuk mendapat perlakuan lebih dari suaminya*.