
tak terasa tiga hari berlalu begitu cepat. ini hari terakhir mereka mengadakan acara baksos. suasana nampak semakin ramai. mungkin karena hari ini hari terakhir.
ditenda balai pengobatan umum nampak begitu ramai. maya, anita dan ririn bener2 keteteran dibuatnya. ada warga yang ingin duluan diperiksa sedangkan dia baru datang alasannya punya anak kecil ditinggal dirumah. tapi yang sudah lebih duluan menunggu juga tidak mau mengalah, sempat membuat kegaduhan. tapi akhirnya bisa diselesaikan dengan baik2 oleh pihak ke amanan.
" eh, apaan tu diluar kok ribut2 sih?" tanya maya penasaran memberhentikan sejenak pemeriksaannya pada seorang pasien.
" entahlah gue juga kaga tau?" timpal ririn
" itu dok...ada wanita main nyelonong masuk aja. dia minta untuk didahulukan. wanita itu membawa ibunya yang sudah rentah sedang sakit. dia buru2 karena dirumah anaknya yang kecil ditinggal sendiri...sedangkan banyak yang mengantri udah munggu dari tadi tidak terima gitu...makanya heboh diluar. tapi sudah ada pihak keamanan kok yang urus" kata suster niken
" syukurlah kalau gitu" kata maya sambil melanjutkan lagi pemeriksaannya pada pasien.
" tapi kasian juga loh ibu itu, entar ada apa2 dengan anaknya dirumah gimana? ya udah coba aku lihat dulu" kata ririn segera keluar tenda untuk melihat situasi yang ada didepan.
" hay dokter cantik..." sapa seseorang dari belakang. ririn berbalik saat mendengar suara seseorang yang tidak asing.
" riiyyaannn...lo ngapain disini hahhh..." tanya ririn kaget
__ADS_1
" gue disini jadi keamanan rin" kata riyan tersenyum
"ohh...jadi lo udah jadi abdi negara nih, hebat lo bisa capai impian lo " kata ririn tersenyum
" sama kaya lo kan sekarang udah jadi dokter berseragam putih " goda riyan
" oia...wanita yang tadi itu kemana? coba lo bawa ibunya kemari biar gue periksa dulu?" kata ririn. dengan segera riyan memanggil bawahannya untuk membawa wanita dan ibunya yang tadi buat kegaduhan diamankan ketempat ririn.
" bagus..segera bawa wanita itu kemari." kata rian tegas
" siap ndan...86 " kata bagus hormat lalu pergi
" mari bu...silahkan baring dulu ya, biar diperiksa?" kata ririn lembut tersenyum. riyan yang memperhatikan ririn hanya tersenyum
ibu lansia itu segera berbaring lalu ririn pun memeriksanya. badannya panas, darahnya rendah dan meriang. itulah hasil diagnosa pemeriksaan ibu lansia atas nama siti.
" gimana ibu saya dok?" tanya wanita atas nama ibu nina
__ADS_1
" ibu siti baik2 saja cuman terkena gejala flu. ini saya kasih resep. obat penurun panas, vitamin, antibiotik dan obat batuk. obat batuknya diminum kalau terkena batuk ya bu... nanti bawa resep ini ke tenda sebelah tempat pengambilan obat ?" kata ririn memberikan selembar kertas pada ibu nina.
" ibu siti, harus banyak istirahat ya, tidak boleh terlalu capek. obatnya harus diminum teratur ya biar bisa cepat sembuh" kata ririn lembut pada ibu siti
" iya dok makasih..." kata bu siti
" sekali lagi makasih ya dok, kami permisi dulu.." kata nina lalau pergi meninggalkan tenda pemeriksaan
" rin, kalau gitu gue juga pergi dulu ya...lain kali kita boleh bertemu lagi kan? kata riyan tersenyum.
" ah, iya...ya udah gue lanjutkan lagi ya pekerjaan gue dulu.." kata ririn lalu tersenyum dibalas anggukan oleh riyan lalu dia pun pergi meninggalkan tenda pemeriksaan.
" rin,..lo gak cuman pinter tapi juga baik...gue makin suka ma lo dokter cantikku..." kata riyan dalam hati membuatnya senyam senyum sendiri...
¤¤¤¤¤¤¤¤
udah pukul 07.00 malam acara baksos pun sudah ditutup. semua para kru pelaksana dan penanggung jawab berkumpul. rasa lelah yang mendera mereka terbayar sudah dengan hasil memuaskan. semuanya berjalan dengan lancar sesuai harapan mereka semua.
__ADS_1
pihak penyelenggara mengajak mereka semua makan malam disalah satu resto mewah dijakarta pada pukul 21.00 malam.
maya, anita dan ririn pulang ke apartemen terlebih dahulu untuk membersihkan diri lalu berganti pakaian setelah itu mereka pergi kesalah satu restaurant mewah dijakarta. sesampainya disana maya, ririn dan anita masuk kedalam restaurant tersebut. restaurant itu ternyata sudah dibooking oleh pihak penyelenggara kegiatan baksos tersebut khusus buat para pelaksana kegiatan baksos. ruangan restorant tersebut benar2 disulap seperti pesta yang mewah untuk kalangan atas.