Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
NISA SAKIT


__ADS_3

hans yang melihat kecemasan dari sahabatnya tersebut hanya bisa terdiam karena dia tahu saat ini reyhan butuh ketenangan. hans hanya siap sedia mendampingi sahabatnya tersebut.


1 jam berlalu namun dokter lum juga keluar dari ruangannya...reyhan pun semakin cemas dibuatnya...reyhan hanya mondar - mandir didepan pintu UGD dengan sesekali melirik ke arah pintu berharap dokter segera keluar...hans berusaha duduk tenang meskipun kecemasan juga menghampirinya namun sesekali memperhatikan apa yang dilakukan oleh bosnya untuk mengalihkn pikirannya hans sibuk melihat email dan laporan dari bawahannya meskipun saat in i hans tidak berada dikantor untuk memantau namun hans memiliki banyak karyawan kepercayaannya yang bisa diandalkan.


beberapa saat kemudian dokterpun akhirnya keluar...


reyhan yang melihat pintu terbuka pun segera menghampiri dokter tersebut...


" gimana keadaan istri saya dok?" tanya reyhan kwatir


terlihat raut wajah dokter yang datar lalu berubah dengan sedikit tersenyum...

__ADS_1


" masa kritis nyonya telah berlalu...tapi kami gak bisa menjamin nyonya bakal bertahan berapa lama karena sel kangkernya telah menggerogoti hampir seluruh kerja saraf pasien dan sistem kekebalan tubuh pasian..." kata dokter


reyhan dan hans yang mendengar kata dokter pun kaget dan begitu syok...


" apa gak ada cara lain dok, agar istriku bisa segera pulih...bukannya dokter bilang setelah menjalankan kemo bisa mengantisipasi gejala kangkernya agar tidak menyebar...tapi kenapa bisa begini dok, istri saya selama berapa tahun ini selalu rutin menjalankan kemo...sebenarnya kalian ini sebenarnya dokter apa bukan se ? haaaa..." bentak reyhan yang sudah emosi ingin menghajar dokter paru baya tersebut namun dihalangi oleh hans dan alex....


para dokter ahli yang berkumpul disitu semuanya pada tegang dan menunduk tidak ada yang berani berbicara apa lagi mengangkat wajah untuk memandang reyhan yang sudah memuncak amarahnya...


" sabar rey...sabar...jangan kaya anak kecil gini donk, lo harus tenang. biarkan dokter yang berusaha tuk lakukan yang terbaik..." kata han menenagkan sambil merangkul reyhan


alex pun memberikan kode dengan melirik assisten dokter untuk segera meninggalkan mereka...assisten dokterpun mengerti dan akhirnya mereka semua pergi meninggalkan reyhan, hans dan alex....

__ADS_1


" bukankah dokter bilang jika menjalankan kemo nisa bakal baik2 aja? selama 2 tahun ini nisa selalu rutin tuk kemo lex, bahkan aku selalu mendampinginya lex, betapa menderitanya nisa tiap kali menjalankan kemo, aku tau itu sangat menyakitkan lex, tapi kenapa...kenapa malah begini lex...." kata reyhan dengan suara tinggi tampa terasa bulir2 kristal jatuh membasahi pipinya...


sesaat alex terdiam dia bingung harus menjelaskan seperti apa agar sahabatnya ini bisa tenang dan tidak bersedih...alex menarik napasnya lalu membuangnya dengan kasar...hhhh


" rey, maafkan kami...kemo yang selama ini dijalankan oleh nisa akhir2 ini tidak bekerja...tubuhnya menolak semuanya pengobatan yang telah diberikan kepada nisa...kangker otak yang menggerogoti tubuh nisa termasuk golongan ganas rey, kami selaku dokter sudah berusaha yang terbaik dan semaksimal mungkin...aku mohon rey kuatkanlah hatimu menjalani semua ini...aku permisi dulu rey...sebentar lagi nisa bakal dipindahkan keruang VIP " alexpun menepuk bahu reyhan dan berlalu


" akhhhhh...aaaaakkkhhhh..." teriak reyhan frustasi


orang2 yang berada dirumah sakitpun hanya bisa melihat tampa ada yang berani menegur karena mereka tahu siapa reyhan...sosok yang dingin, cuek dan ramah...namun sekali marah tidak akan ada yang bisa lolos dari amukan sisinga jantan satu ini dikenal begitu bengis dan tidak pandang bulu...


" rey sabar...tenanglah...jangan seperti ini. sebentar lagi nisa bakal sadar jadi aku harap kamu harus kuat jangan perlihatkan sisi kelemahanmu dan kesedihanmu ini didepan nisa nanti dia pasti bakal sedih melihat orang yang amat dia cintai frustasi seperti ini karenanya " kata hans menenangkan dan meyakinkan reyhan

__ADS_1


" hmmm" reyhan hanya mengangguk


reyhan mengusap wajahnya dan membuang nafasnya secara kasar setidaknya membuat perasaan agak mendingan apalagi para sahabatnya selalu bersamanya dan mensuportnya hingga membuat reyhan semakin kuat tuk melalui semua ini...


__ADS_2