
pukul 06.00 pagi hans sudah berada dirumah reyhan. reyhan pun sudah rapi dengan jas hitamnya menambah kegagahannya. sebelum reyhan keluar kamar reyhan mengambil dompet dan hp diatas nakas lalu reyhan turun dan menemui hans yang sedang nenunggunya diruang tamu.
" pagi rey..." sapa hans
" pagi...hans, gimana semuanya udah siap? tanya reyhan memastikan sambil mengancing jasnya
" sudah beres semuanya...tinggal berangkat" kata hans
pak ramli sejak subuh sudah memanaskan mobil dan barang2 reyhan dan hans sudah dimasukkan kedalam bagasi mobil. hari ini pak ramli yang mengantarkan reyhan dan hans kebandara
sesampainya dibandara reyhan dan hans turun dari mobil..dibandara sudah hadir sam dan tomi. pak ramli sudah mengeluarkan koper milik reyhan dan hans dari dalam bagasi mobil lalu membawanya kedalam bandara.
reyhan dan hans yang berjalan memasuki bandara menjadi pusat perhatian bagi kaum hawa...
" gila tu cowok keren banget...gw rela deh jadi yang kedua"
" abang...ade rela jadi simpanan babang ganteng"
" bukannya itu reyhan kan? pengusaha muda yang sedang berjaya saat ini"
__ADS_1
" tu apa lagi yang disamping reyhan...itu pasti wakilnya hans yang dijuluki srigala dingin tapi bikin hati ade dangdutan"
kata2 itu yang terlontar dari para kaum hawa saat melihat reyhan dan hans namun dengan tampang datar dan acuhnya reyhan dan hans sama sekali tidak perduli dengan perkataan orang2 disekitar mereka
" pagi bos,..." sapa sam dan tomi
" pagi..." balas hans dan dibalas anggukan oleh reyhan
" gimana semuanya dah beres?" tanya hans...
" sudah bos...tinggal berangkat. pesawatnya sudah siap" kata sam
hampir 5 jam menempuh waktu perjalanan yang cukup panjang. akhirnya mereka tiba dibandara internasional sydney, Australia. tidak banyak agenda yang akan dilakukan reyhan diausi. reyhan dan hans akan bertemu kliennya yang bernama pak Arnold lewis setelah urusannya beres reyhan ingin bertemu maya. makanya kenapa reyhan begitu semangat untuk ke ausi. selama perjalanan wajah reyhan begitu berseri2 karena sebentar lagi dia akan bertemu dengan istri kecilnya. wanita yang amat dirindukanya selama 2 tahun ini. hans yang melihat sahabatnya itu cuman geleng2 kepala lalu tersenyum.
perbedaan waktu antara indonesia dan australia lebih cepat 4 jam dari waktu indonesia.
terlihat begitu banyak pria berpakaian rapi berstelan jas hitam dan kacamata hitam. mereka nampak seperti bodygard dengan badan yang kekar dan postur tubuh yang tinggi. yang sedang berjejer rapi menyambut kedatangan hans dan reyhan.
" selamat siang tuan" kata seorang bodygard yang diketahui sebagai ketua dari bodygard tersebut
__ADS_1
" siang.., "kata reyhan membuka kaca mata hitamnya
" kenalkan saya antony tuan, anda bisa memanggilku dengan nama Anton sebagai penjaga keamanan tuan selama berada disini" kata anton sambil membukkuk sebagai tanda hormat
" kemana frans?" tanya reyhan dengan sinis
" eh...itu...itu..tuan...kata anton terputus
"rey... haaaaannn....
setelah mendengar suara teriakan seseorang dari seberang yang sedang berlari2 kecil menghampiri mereka.
" hosh...hosh...hay brother...maaf aku terlambat...
hah...hah...hah..." kata frans ngos2an karena habis berlarian...
reyhan hanya terdiam menatap dengan tatapan tajam seolah2 ingin memakan mangsanya...
" haisshhh...janganlah kau pandang awak macam tu lah kak...tak rindukah abang ma dede yang imut dan caem ini" kata frans dengan mimik wajah dibuat seimut mungkin. hans yang melihatnya pun hanya tersenyum. jujur reyhan serasa ingin tertawa melihat tingkah frans namun ditahannya dengan tetap berwajah datar tampa ekspresi...
__ADS_1
frans adalah adik angkat dari reyhan dan hans. sebenarnya frans dulu tinggal dijakarta karena kelakuannya yang suka bermain2 dengan wanita yang membuat reyhan muak sehingga memutasi frans ke ausi tuk mengurus salah satu bisnis reyhan diausi.