Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
PART 36


__ADS_3

" iya maya...nanti gue sampein ya. alhamdulillah keadaan nenek udah mendingan. makanya gue dah tenang bisa balik jakarta lagi" kata ririn tersenyum namun terlihat raut wajah ririn yang nampak sendu.


" rin...gue udah tau apa yang terjadi antara lo dan kak hans" kata maya menggenggam tangan sahabatnya itu. terlihat keristal bening mulai membasahi wajah ririn.


" gue kira setelah gue balik dari kampung hati dan pikiran gue sudah bisa tenang may...tapi nyatanya pas nyampai jakarta gue...hiks...hiks...hiks..." kata ririn menangis tersedu2. maya langsung memeluk sahabatnya itu berusaha menenangkan hati ririn yang sedang gunda gulana.


" gue tau apa yang lo alami emang berat tapi semuanya sudah terjadi. lo harus bisa nerima semuanya dengan ikhlas rin, lo harus maafkan kak hans. jangan pernah ada rasa benci dihati lo dengan begitu gue yakin lo bisa tenang " kata maya menenangkan.


" gue gak pernah marah atau membenci kak hans karena gue tau itu semua diluar kemauannya tapi tetap aja may...hati gue sakit hiks...hiks...hiks.." kata ririn menangis.


" sabar bebz...lo harus tenang. sebaiknya lo harus mau nemuin kak hans, biar hati dan pikiran lo bisa tenang. jujur dari kemarin2 kak hans nyariin lo dia seperti orang yang kehilangan arah. berilah dia kesempatan rin. gue harap lo g bakalan menghindari kak hans lagi. kak hans laki2 yang baik gue yakin dia pasti akan bertanggung jawab dengan apa yang dia lakukan. lagian juga bukannya lo juga udah ada hatikan ma kak hans" goda maya.


" ihhh...apaan sih lu may...saran lo nanti biar gue pertimbangin dulu ya ? jujur untuk saat ini gue belum siap untuk bertemu dengan kak hans" kata ririn tegas


" ya terserah lu dah rin, gue sebagai sahabat lo hanya bisa selalu mendukung semua keputusan yang lo ambil" kata maya tersenyum


" makasih ya bebs. lo emang orang yang paling ngertiin gue..." kata ririn memeluk maya. mayapun membalas pelukan ririn.

__ADS_1


" ehem...ehem..." deheman reyhan mengagetkan maya dan ririn akhirnya mereka melepaskan pelukan mereka.


" asik banget sih ngobrolnya. seperti belasan tahun aja kaga ketemu?" kata reyhan yang duduk disebelah maya


" hehehe...kak reyhan bisa aja" kata ririn malu


" ah...mas ini, kaga tau aja sehari tak bertemu serasa sebulan, iya kan rin?" kata maya mengedipkan sebelah matanya. ririn hanya tersenyum mendengar perkataan maya.


" oohhh gitu ya...lalu kalau sama mas gimana? sehari tak jumpa serasa berapa lama sayang" goda reyhan


" iiihhh mas nih, apaan sih. pastinya serasa setahunlah tak jumpa. apa lagi ma suamiku yang cakep ini" goda maya tersenyum mencolek pipi reyhan. ririn yang melihat keromantisan maya dan reyhan hanya tersenyum.


maya dan reyhan mengantarkan ririn sampai kepintu apartemen maya.


" met istirahat ya bebz...sampai jumpa lagi besok. ingat lo jangan sampai telat...bye.." kata maya melambaikan tangan ririn juga membalas lambaian tangan maya. setelah ririn pergi maya menutup pintu apartemennya.


maya dan reyhan menuju kekamar mereka.

__ADS_1


" bagaimana sayang?" tanya reyhan. maya nampak bingung dengan perkataan reyhan.


" jangan2 mas dengar ya pembicaraan maya dan ririn" tebak maya penasaran.


" hmmm..." gumam reyhan dengan anggukan.


" haiiissshh...mas nih suka banget nguping pembicaraan orang aja?" kata maya cemberut.


" yeah...siapa yang nguping. tadi tu mas pas deketin kalian, kalian lagi asik ngobrol jadi secara tak langsung gue dengar apa yang kalian bicarakan" kata reyhan santai merasa tak bersalah.


" jadi mas sudah dari tadi berdiri dibelakang maya dan ririn gitu" kata maya dibalas anggukan oleh reyhan.


" ya sudahlah mau gimana lagi...ririn kayanya masih butuh waktu mas buat bertemu kak hans. maya berharap sih? akan ada titik temu yang baik buat kak hans dan ririn nantiya" kata maya


" iya sayang... sudahlah kita jangan terlalu ikut campur terlalu jauh dengan urusan mereka berdua. biarkan mereka yang menyelesaikannya. toh mereka sudah sama2 dewasa dan bisa memutuskan mana yang baik dan tidaknya untuk mereka berdua" kata reyhan.


" iya mas...semoga aja semuanya akan baik2 saja" kata maya memeluk dada bidang reyhan. reyhan terus mengusap2 rambut panjang maya.

__ADS_1


" sayang...kita olah raga malam dulu ya" goda reyhan. tampa seizin maya reyhan ******* bibir merah maya dan maya membalas ciuman reyhan.


makin lama ciuman mereka semakin dalam dan semakin panas. maya hanya pasrah menerima semua perlakuan dari reyhan. mereka saling bergulat mencari kenikmatan surgawi dunia. ditengah keheningan malam yang sepi hanya tersengar desahan sahut sahutan dari maya dan reyhan hingga pencapaian klimaks diantara mereka berdua. reyhan melepaskan lahar panasnya kedalam rahim maya. reyhan berharap maya segera hamil dan melengkapi keluarga kebahagiaan keluarga kecil mereka.


__ADS_2