
oh ya...tapi kok gue lihat disini yang bekerja, mulai dari penjaga sampai pelayan semuanya pria kok gak ada wanita ya?" tanya nita penasaran dibalas anggukan oleh ririn dan maya.
" kalau soal itu sih, keinginan kak hans. kan kalian pasti dah tau betapa antinya hans kalau melihat apa lagi dideketin ma wanita. hans selama ini menganggap kalau wanita itu bagai bakteri dan virus yang harus dijauhi. makanya semua yang bekerja disini adalah pria dan orang2 terlatih termasuk pelayan dan koki disini" jelas frans
" wow...keren" kata nita kagum
" kalau boleh tau sebenarnya kenapa hans bisa merasa jijik gitu se ma perempuan yang tidak dia kenal?" tanya maya penasaran.
" kalau itu sih, mending kakak ipar tanya langsung ma kak rey" jelas frans membuat maya terdiam terlihat kekecewaan diwajahnya tapi dia juga gak bisa memaksa.
tiba2 datang seorang pelayan membawakan mereka minuman sehingga obrolan mereka terhenti untuk sesaat. setelah pelayan itu pergi merekapun melanjutkan obrolan yang sempat tertunda.
" gue perhatiin pelayan2 yang ada dirumah ini ganteng2 ya? apa lagi yang tadi ngenter minuman" ujar ririn kagum
" hooh, bisa kenyang mata gue kalau lihat yang seger2 kaya gini.." kata nita tak kala kagum
" apalagi body mereka uhhhh, sexi bo...udah ganteng, body oke dan tangguh pula. pasti bisa aman deh kalau bisa ada didekat mereka" kata ririn kagum
__ADS_1
" hey para gadisku, lalu dimata kalian gue ne kurang tampan, body gak oke, dan gak tangguh gitu" kata frans merasa tidak dianggap.
" hehehe, ada yang sensi... hahaha..." kata nita tertawa membuat maya dan ririn ikut tertawa
" haissshhh...teganya kalian pada diriku" kata frans pura2 sedih
" yayaya...kak frans tu paling ganteng, paling keren, bodynya sexi dan hebat" puji ririn membuat frans jadi besar kepala dibalas anggukan nita dan maya menyetujui pendapat ririn tentang frans.
tiba2 terdengar suara dari seberang sana yang serasa tidak asing bagi maya, ririn, anita dan frans.
" Ooohhh...jadi cuman frans, pengawal dan para pelayan yang ada dimension ini, terlihat begitu tampan, body yang sexi dan tangguh gitu?" kata hans tegas. membuat maya, anita dan ririn terkejut dengan kedatangan reyhan dan hans. tapi tidak dengan frans karena dia tahu kalau ke dua kakaknya akan datang.
reyhan terus berjalan mempercepat langkahnya mendekati istrinya yang begitu amat dirindukannya. wajahnya yang tadinya penuh kemarahan setelah melihat maya wajahnya langsung berubah sendu...
" sayang, gimana keadaanmu, apa kamu terluka, mana yang sakit, coba bilang padaku" tanya reyhan beruntun sambil memperhatikan sekujur tubuh istrinya karena rasa kecemasannya
" aku tidak apa2 kok mas, semuanya baik2 saja" kata maya meyakinkan dengan tersenyum manis. reyhan langsung mendekap tubuh mungil maya. maya merasa kaget tiba2 diperlakukan seperti itu lalu dia tersenyum dan membalas pelukan dari kekasih hatinya itu.
__ADS_1
cup.
reyhan mengecup kening maya sambil mengelus2 rambut panjang maya...
" kasihanilah kami para jombloan ini babang...tega nian dikau..." kata frans sedih tapi tak digubris oleh reyhan yang tetap memeluk dan sesekali mencium kening maya.
" tak bisakah kalian mengenali tempat dan situasi gitu...kita bagaikan menonton film romantis nyata. nasib...nasib..jadi jones" tutur nita sedih...
" ya begitulah serasa dunia milik mereka berdua, lalu kita yang jones ini dianggap ngontrak. haiihhh...serasa jadi nyamuk disini" sambung ririn sedih
mayapun merasa tidak enak dan sangat malu dengan semuanya jadi meminta reyhan tuk melepaskan pelukannya bahkan kini wajahnya bagai kepiting rebus. reyhan menuruti keinginan maya lalu akhirnya melepaskan pelukannya.
" makanya kalian buruan nyusul gue..nikah woy...nikah...bukan pacaran ya...biar kaga jadi jones akut...hahaha" goda reyhan tertawa lepas dan maya mendengar itu pun ikut tertawa.
hans, ririn, anita dan frans hanya tersenyum kecut...
" nasib...nasib...gini nih kalau jadi jones dihadapan yang udah punya pasangan selalu aja jadi bahan bulian." sahut hans
__ADS_1
" makanya hans yang sudah ada didepan mata jangan diabaikan donk. pepet terus.." goda reyhan memberikan kode dengan melirik kearah ririn. hans yang mengerti maksud reyhan hanya geleng2 kepala.
lalu pergi kearah dapur untuk mengambil minum.