Suamiku Suami Bibiku

Suamiku Suami Bibiku
PART 34


__ADS_3

reyhan segera membuka amplop itu dan melihat isinya. reyhan nampak terkejut dan tak menyangkan orang yang selama 9 tahun dicari oleh hans tak pernah jauh dari hans dan reyhan selama ini dan dia itu adalah ririn sahabat dari maya istrinya reyhan.


" ya ampun hans, sungguh gue gak nyangka ternyata ririn adalah gadis yang selama ini lo cari dan dia sahabat dari istri gue maya. syukurlah bro akhirnya lo bertemu dengannya dan lo bisa mengucapkan makasih pada ririn nanti" kata reyhan bahagia menepuk bahu sahabatnya itu.


" iya lo benar rey...tapi...( reyhan menatap hans bingung) gue udah memperkosa ririn reyhan..." teriak frustasi hans berdiri dari duduknya menarik2 rambutnya. tak terasa bulir bening jatuh membasahi wajah tampan hans.


" whaaattt...." membuat maya dan reyhan berdiri dari duduknya. mereka sontak kaget dengan pengakuan dari hans.


maya yang mendengar itu begitu marah dan emosi menghampiri hans lalu menamparnya dengan keras.


plak...plak..plak...


tak hanya itu reyhan juga begitu emosi tak menyangka dengan sahabatnya bisa melakukan hal sebejat itu.


" tampar gue may...tampar lagi gue...gue memang pantas untuk ditampar... gue dengan membabi buta memaksanya dan merenggut kehormatan ririn tampa peduli dengan teriakan, histeris, dan nada memohonnya padaku" kata hans frustasi.

__ADS_1


reyhan mendengar itu benar2 sudah tak bisa mengendalikan emosinya. bagi reyhan ririn dan anita sudah seperti adik reyhan sendiri melihat bagaimana kedekatan antara maya dan kedua sahabatnya


bak..bak..bak...


reyhan mengajar wajah hans berulang kali sehingga mengalir darah segar dipinggir mulut hans. hans sama sekali tak melawan. dia membiarkan dirinya dipukul habis2an ma reyhan. maya yang melihat itu menghubungi sam. maya benar2 takut reyhan kehilangan kendali


" dasar lo berengsek hans...lo benar2 berengsek..." maki reyhan.


bak...bak...bak...


reyhan mengajar hans yang sama sekali tak melawan. sampun datang dan membantu maya melerai reyhan dan hans. maya memegang reyhan dan sam memegang hans.


" sudah cukup...okey. tolong tenang reyhan...hans..." kata sam berusaha menenangkan kedua sahabatnya itu.


reyhan nampak begitu emosi dengan matanya yang sangat memerah. maya berusaha menenangkan suaminya itu. reyhan dengan tatapan tajam seakan2 ingin memangsa hans hidup2.

__ADS_1


" apa lo sudah gila hans...lo emang berengsek...dasar lo ******** hans...kenapa lo ngelakuin itu ma ririn haa. dia gadis yang sangat baik hans..bukannya seharusnya lo ngejaga dan nvelindungin dia kenapa lo hancurkan hidupnya...." teriak reyhan yang begitu emosi. reyhan ingin memukul hans lagi tap langsung dipeluk oleh maya sehingga reyhan mengurungkan niatnya.


" ya...lo benar rey...gue ********...gue ini laki2 berengsek...gue pantas dihajar sampai mati...tapi sumpah saat itu gue khilaf rey...gue bener2 gak bisa ngendaliin diri gue saat itu rey..." kata hans frustasi


maya dan reyhan terdiam dan berfikir. bukannya hans selama ini fobhia terhadap wanita. hans sama sekali tak pernah mau disentuh apalagi bersentuhan dengan seorang wanita. hans tidak mungkin melakukan sesuatu diluar kesadarannya. atau jangan2...


" apa lo ngelakuin itu saat kita diberikan obat perangsang ma kedua ***** itu hans" tebak reyhan dan dibalas anggukan oleh hans.


" shhiiiitttt...dasar sialan kedua wanita itu" gerutu reyhan begitu marah saat mengingat kejadian itu.


" gue janji bakal bertanggung jawab maya...reyhan...gue janji...tapi sekarang gue benar2 bingung...gue kehilangan jejak sama sekali keberadaan ririn...gue udah nyari dia kemana2. kerumah sakit...ririn katanya cuti seminggu...ke rumah pamannya...ririn gak ada disana. rumahnya nampak kosong, di apartemennya juga gak ada..gue ke kampung halamannya bahkan ke rumah kedua orang tuanya ririn juga tidak ada...gue bingung harus nyari ririn kemana lagi rey...may..." kata hans menangis menunduk.


maya dan reyhan yang tadinya emosi kini sudah tenang. bahkan maya dan reyhan kini melihat kondisi hans jadi turut sedih. ini baru pertama kalinya reyhan melihat seorang hans begitu tak berdayanya dengan keadaan bahkan sampai menangis begitu. sudah puluhan tahun mereka bersama ini kali pertamanya reyhan melihat kondisi hans benar2 berada dititik nol.


" kak hans, lo tenang aja. gue nyakin mungkin untuk saat ini ririn butuh sendiri untuk menenangkan hatinya. ririn pasti akan kembali kak? kakak harus tenang key...jangan seperti ini. kalau ririn melihat kondisi kakak seperti ini ririn pasti sangat sedih" kata maya menguatkan.

__ADS_1


__ADS_2