
reyhan hanya mengangguk2 dengan mata yang begitu sayu dari sisi lain tubuhnya sudah sangat bereaksi membuat reyhan benar2 sangat frustasi tak bisa lagi mengendalikan dirinya.
tangan reyhan mencengkram kedua pundak maya dan berbisik
" sayang...mas sudah gak kuat...boleh ya" kata reyhan parau dengan nada sexi yang sangat menggoda membuat bulu kuduk maya berdiri. maya mengerti apa yang diinginkan oleh suaminya itu. maya membalasnya mengangguk tersenyum.
reyhan yang mendapat persetujuan itu dengan sigap mencium bibir maya. maya pun merespon ciuman dari reyhan. lidah mereka saling bertautan. ciuman reyhan lalu turun kejenjang leher putih maya hingga meloloskan desahan dari bibir maya.
ahhh...mas...ahhh...
reyhan terus mencium leher dan dada maya hingga meninggalkan jejak kepemilikan disana. kini keduanya sudah tidak mengenakan pakaian sehelai benang pun. reyhan merebahkan tubuh maya diatas kasur lalu menindih tubuh maya. reyhan terus ******* p****** s*** maya hingga memerah. reyhan bagai bayi yang begitu kehausan. ahhh...ahhh...desahan2 yang bersahutan dari reyhan dan maya begitu menambah gairah dalam diri mereka. reyhan yang sudah merasa hasratnya diubun2 dengan sigap membuka kedua paha maya dilihatnya lubang surgawi milik istrinya sudah sangat basah. dengan perlahan reyhan memasukkan juniornya yang sedari tadi sudah menegang dan siap menggempur lubang surgawi milik istrinya itu.
" ah...mas...sakit..." kata maya meremas kedua tangan reyhan. lalu reyhan ******* bibir maya menimbulkan sensasi yang begitu luar biasa. dengan sekali hentakan sang junior menerobos pertahanan dinding selaput keperawanan milik maya dan mengeluarkan darah segar.
" hmmm...hmmmm" bibir reyhan dan maya saling menyatu. karena merasakan sakit luar biasa tampa sengaja maya mencakar punggung reyhan...buliran air mata mengaliri pipi maya yang merasakan begitu perih dibagian selangkangannya.
reyhan perlahan2 mengerakkan tubuhnya naik turun diatas tubuh maya. tubuh maya megikuti irama permainan yang rehan lakukan. lama kelamaan rasa sakit yang dirasakan oleh maya berubah menjadi kenikmatan yang luar biasa...
__ADS_1
ahhhh...ahhh...ahhh...dalam keheningan malam terdengar suara desahan yang saling berpautan antara reyhan dan maya. makin lama goyangan reyhan makin dipercepat reyhan sudah merasakan puncak kenikmatan...
" ahhh....mass...maya mau keluarrr...ahhhhh
" iya sayang...kita keluarin sama2 ya...
ahhhh...ahhhhhhhhh... reyhan terus mengguncang tubuh maya lalu reyhan menekan begitu kuat hingga junior tenggelam begitu dalam lalu mengeluarkan lahar panasnya kedalam rahim maya.
aaaaaaahhhhhhhhh....
" sayang makasih ya..." reyhan mengecup kening maya yang nampak begitu kelelahan. begitu banyak peluh pada tubuh mereka.
" sayang lagi ya..." kata reyhan tersenyum licik
mayapun hanya bisa pasrah dengan apa yang dilakukan oleh suaminya itu hingga pergulatan merekapun terjadi lagi hingga 4 kali pelepasan baru reyhan membuat tubuh maya benar2 beristirahat.
#HANS
__ADS_1
diseberang sana hans yang tengah mengendarai mobilnya sudah mulai merasakan reaksi dari obat perangsang yang ada didalam minuman itu. badan hans sudah mulai terasa panas...peluh terus bercucuran membasahi wajah dan tubuh hans padahal AC mobil hans menyala dengan dingin yang sudah maksimak tapi tetap saja hans merasakan panas yang luar biasa.
saat dalam perjalanan menuju apartemen hans. dia melihat ririn yang tengah berada dipinggir jalan sambil memegang kantong pelastik bening yang berisi makanan. dengan cepat hans memberhentikan mobilnya tepat didepan ririn lalu hans menurunkan kaca mobilnya.
" kak hans..." kata ririn kaget melihat sosok pria dalam mobil itu yang sudah mengutak atik fikirannya hingga kadang tidak fokus dengan apa yang dia lakukan.
" masuklah.." kata hans. ririn pun menuruti permintaan hans lalu masuk kedalam mobil hans. dengan cepat hans melajukan mobilnya menuju apartemennya.
" loh...loh kak, kita mau kemana?" kata ririn bingung
" kita keapartemenku sebentar ya...nanti baru kakak antar kamu pulang" kata hans santai yang masih berusaha fokus dalam mengendarai mobilnya. ririn hanya mengangguk lalu tersenyum.
sesampainya diapartemen hans. hans segera turun dari dalam mobil diikuti oleh ririn. hans merasa tubuhnya begitu lemas. seolah2 kakinya tak mampu menopang tubuhnya. Ririn yang melihat hans yang hampir terjatuh dengan sigap membopongnya.
" kakak hans tidak apa2" kata ririn khawatir
" aakuu...gak apa2 kok rin" kata hans dengan suara parau. dengan tertatih2 ririn membawa hans menuju kedalam apartemen miliknya. setibanya didepan pintu apartemen hans.
__ADS_1
" kak mana kuncinya" tanya ririn lalu hans memberikan id card apartemennya lalu menyebutkan sandi apartemennya. dengan cepat ririn menekan tombol sesuai yang hans sebutkan lalu pintunya pun terbuka.