Sword Master Level 999

Sword Master Level 999
Chapter 22 : Keseriusan


__ADS_3

Sudut pandang Melvin.


Aku baru saja mengatakan hal tidak masuk akal dan mengerikan, wilayah Duke adalah sebuah wilayah luas di mana bisa dikatakan itu wilayah yang strategis untuk ditinggali banyak orang dan sekarang aku memintanya untuk menukar wilayah tersebut dengan wilayah kota Isbel.


Walau permintaanku terkesan bodoh aku bisa menjamin hal itu untuk mengembangkan wilayah tersebut, sekarang yang kubutuhkan hanya merangkul bangsawan Duke untuk berada di sisiku tanpa bantuannya sulit untuk membuat ras kucing sebagai ras yang paling diunggulkan di kerajaan ini.


Aku memiliki kekuatan besar dengan level 999 hanya dengan melibatkan diriku dalam banyak pertarungan aku pasti akan dapat banyak uang hingga pada akhirnya desa ini juga bisa berkembang namun bukan itu hal yang kuinginkan.


Seperti yang kukatakan aku ingin mengambil jalan dimana aku bisa memilih waktu santai sebisa mungkin.


Bangsawan Duke diam untuk memikirkannya, dia sesekali mencoba melihat ekpresiku dengan tatapan menilai tapi aku tidak terlalu menekannya, ada beberapa opsi yang telah kusiapkan bahkan jika dia menolak aku punya sesuatu untuk merubah semuanya.


Orang bijak selalu berkata berfikirlah sebelum bertindak dan itulah yang selalu kucoba kuterapkan, jika seseorang berjalan selangkah di depanku aku hanya perlu menyusulnya dengan dua langkah berikutnya.


"Aku mengerti, walau akan terkesan memasak pada raja tapi permintaanku masih bisa dipertimbangkan, aku akan akan melakukan seperti apa yang tuan Melvin katakan."


Aku jelas terkejut, ini memang hasil yang ingin kuharapkan tapi pria ini menjawab dengan cepat, bahkan jika dia bilang akan memikirkannya dan memberikan jawabannya besok.


Itu adalah sesuatu yang normal.

__ADS_1


Istrinya juga tidak mengatakan apapun hanya mengangguk persetujuan yang diberikan oleh suaminya.


"Bagi kami putri kami adalah harta yang tak tergantikan, jika kami diminta untuk memulai membangun wilayah dari bawah lagi, aku tidak keberatan jika ini permintaan dari seorang yang menyelamatkannya," katanya, walaupun semuanya berkat Noa tapi mereka mencoba memberikan ras terima kasih padaku.


Mereka hanya kehilangan wilayah bukan gelar bangsawan mereka.


Bernard melanjutkan dengan sebuah pertanyaan.


"Jadi apa yang ingin aku lakukan?"


"Guild petualang di kota Isbel tidak terlalu memberikan kontribusi pada kerajaan meski begitu mereka sangat bisa diandalkan dalam pertahanan kota, jadi aku ingin tuan Bernard untuk membangun sebuah guild perdagangan di tempat itu atas nama perusahaanku, tentu saja sebelum itu terjadi aku ingin dibuat sebuah jalan yang menghubungkan tiga tempat, desa ras kucing, kota Isbel kemudian ibukota agar memudahkan untuk mengembangkan sektor yang lain dikemudian hari."


"Yap, jika mendapatkan dukungan sepenuhnya dari tuan tanah, itu akan terbantu, dan kami juga bersedia membayar 15 persen untuk menyewa tempat tersebut dari hasil pendapatan kami."


"Itu langkah berani."


"Tentu saja, kami juga tidak keberatan ikut dalam pembangunan kota."


Jika mengasumsikan itu, 15 persen adalah sesuatu yang cukup besar. Biasanya hal menyewa akan ditentukan dengan pasti melalui kontrak.

__ADS_1


Misal jika seorang menyewa tempat seharga 100 koin emas perbulan maka bukan berikutnya mereka juga harus menyetor jumlah uang yang sama, tapi aku tidak mengambil konsep itu melainkan konsep yang baru di dunia ini, seperti konsep sebuah saham.


Jika guild pedagang yang nanti kukelola mendapatkan dua kali lipat dari keuntungan bulan lalu maka uang sewa yang kuberikan juga akan meningkat dua kali lipat, hal itu diperlukan kepercayaan dalam bisnis ini.


Bahkan jika suatu saat kami berada di puncak, ribuan koin emas bisa diterima ke kantong bangsawan Duke sendiri.


Bernard berkata dengan mata tajam menunjukkan keseriusannya.


"Kenapa kau begitu percaya diri dengan hal itu?"


"Karena aku memiliki pengetahuan yang tidak dimiliki orang lain."


Semua orang jatuh pada keheningan.


"Tuan Melvin apa Anda salah satu pahlawan? Kudengar mereka selalu memiliki sesuatu yang berbeda."


"Tidak, tolong jangan samakan aku dengan pahlawan menyedihkan itu, meski aku belum bertemu dengan mereka, mereka memiliki rumor buruk. Jika harus dikatakan aku hanya pria biasa yang menyukai wanita ini."


"Kenapa kau mengatakan hal itu dengan wajah santai?" teriak Arline padaku sementara Vista menaikan bahunya selagi menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Kau barusan terdengar keren tapi sekarang malah seperti ini."


__ADS_2