Sword Master Level 999

Sword Master Level 999
Chapter 53 : Kunjungan Pedagang


__ADS_3

"Aku ingin kalian memasang banyak jebakan, saat mereka muncul kita bisa mengurangi jumlah pasukan mereka dengan cepat."


"Soal itu serahkan pada kami tuan, kalau begitu kami permisi."


Mereka menghilang layaknya ninja.


Satu perkerjaan beres selanjutnya pekerjaan lain telah menunggu, aku memeriksa hasil ladang, selama setahun ini Vista yang mengatur pekerjaan semua orang aku benar-benar berhutang padanya.


"Yo tuan Melvin, Anda di sini ternyata?"


Seorang gadis yang kukenal muncul bersama Arline beserta pelayannya.


"Claudia Asterix."


"Itulah namaku dan ini pelayanku Inyong."


"Kau tidak harus memperkenalkannya, wajahnya sulit dilupakan."


"Dilupakan yah, memang benar."


"Tunggu sebentar, apa Inyong sedang dirundung?"


"Ngomong-ngomong tuan Melvin, kau memiliki pelayan yang cantik."


"Yahh.... Arline itu istriku, kami baru menikah."


"Apa? Sudah kuduga kau juga menyukai dada yang boing-boing.. dasar senjata umat manusia."


Arline menutupi dadanya yang sedang ditunjuk. Aku dan Arline saling berbisik


"Apa anak ini baik-baik saja?"


"Dia memang seperti itu, namun aku jamin hatinya seputih salju."


"Dada besar mati saja, kuharap mereka menghilang dari dunia ini," teriaknya selagi menginjak-injak tanah.


"Mananya hati seputih salju itu?"


Aku tersenyum masam menanggapinya sebelum bertanya ke arah Claudia.

__ADS_1


"Jadi Claudia, kenapa kau datang kemari?"


"Tentu saja untuk menyaksikan hal seru, aku menunggu guild perdagangan di kota Isbel tapi tidak ada pembangunan apapun dan ketika aku mengeceknya kemari tuan Melvin berada di menara surga, apa tuan Melvin yang menghilangkan menaranya juga?"


"Kau tahu sejauh itu," kataku heran.


"Jangan remehkan para pedagang, ngomong-ngomong aku juga tahu bahwa pasukan kerajaan sedang datang kemari untuk berperang... are, tuan Melvin tidak terkejut?"


"Hal itu sudah aku duga," kataku selagi mengangkat bahuku lemas membuat senyuman di wajah Claudia.


"Aku suka pria yang bisa berfikiran ke depan, apa tuan Melvin ingin mencari istri kedua?"


Arline langsung berdiri di antara aku dan Claudia.


"Usaha bagus, tapi suamiku hanya memiliki satu istri."


"Dasar pelit."


Arline terlalu menganggap serius perkataannya, dia jelas hanya ingin menggodanya.


"Singkatnya kau datang ke sini hanya untuk menonton."


"Kalau begitu Arline tolong siapkan kamar dan keperluannya."


"Aku tidak mau, minta yang lainnya."


"Fufu dia marah."


Lusy.


"Aku di sini."


Dia sudah berjongkok di depan kami. Terkadang aku merasa takut setiap aku panggil mereka langsung muncul apa mereka makhluk halus atau sejenisnya.


"Posenya sesuatu banget kan," kata Claudia.


"Aku bisa pose yang lainnya, seperti burung bangau, ubur-ubur dan pose yoga."


"Keren, aku ingin punya satu... Inyong, lakukan yang seperti itu juga."

__ADS_1


"Inyong tidak bisa melakukannya."


Aku segera menghentikan Inyong agar tidak mempermalukan dirinya sendiri dan kemudian meminta Lusy untuk melakukan tugas seperti apa yang sebelumnya aku minta pada Arline.


Mereka akrab dengan cepat, aku pikir Claudia bisa akrab dengan siapapun yang senasib (Dada rata)


"Aku tidak suka dengan gadis itu."


"Dia hanya menjahilimu, begitulah sifat pedagang."


"Apa suamiku bilang bahwa orang-orang pedagang memiliki sifat menyebalkan seperti itu."


"Kurasa tidak semuanya, yang jelas gadis itu orang yang penting untuk desa... yang akrab dengannya."


"Itu mustahil."


Aku juga merasa begitu tapi paling tidak mereka jangan sampai baku hantam.


"Desa ini semakin ramai dan menyenangkan, aku harap tidak akan terjadi hal buruk pada tempat ini."


"Tentu saja, tapi ngomong-ngomong Arline berapa malam untuk membuatmu jadi level 999."


"Entahlah, aku pergi."


Kurasa dia marah.


"Kenapa suamiku masih berdiri di sana?"


"Memang ada apa?"


"Bukannya barusan ajakan melakukan aktivitas bersama."


"Eh?"


Arline menarik tanganku.


"Ini masih siang loh."


Dia sama sekali tak mendengarku, mungkin karena pengaruh Claudia, sebaiknya aku minta dia agar tidak menjahili Arline lagi.

__ADS_1


__ADS_2