Sword Master Level 999

Sword Master Level 999
Chapter 71 : Kunjungan Raja Baru


__ADS_3

Awalnya aku pikir ini mungkin menjadi negosiasi yang cukup rumit, akan tetapi tahu-tahu ada pesta penyambutan untuk kami.


"Gwahaha jadi begitu, jika demikian kami tidak masalah untuk direlokasi ke sana," begitulah apa yang dikatakan Dogest sang pemimpin Kabold.


Mereka bilang bahwa tinggal di sini tidak cukup memenuhi kebutuhan, ada sungai dan hutan akan tetapi seiring waktu sumber daya alam itu akan habis karena mereka tidak bisa melakukan pemeliharaan atau sebagainya.


Berbeda dariku desaku memiliki ladang serta hal lainnya, mustahil kami kelaparan bahkan saat musim dingin tiba.


Kami memiliki banyak cara untuk melakukannya, aku bersyukur bahwa mereka bersedia pindah dan bekerja sebagai tenaga baru di desa khususnya soal pembangunan rumah, setelah satu Minggu berikutnya perpindahan para Kabold telah terlaksana.


Mereka kemudian membangun rumah mereka sendiri dan selanjutnya setelah selesai mereka membuat rumah desa kucing dan juga untuk ras elf.


Aku meminta Arline menumbuhkan pohon-pohon raksasa yang mana nantinya akan dibangun rumah di atasnya, Aku akan membuat rumah mereka seperti sebelumnya.


"Kerja bagus Arline, levelmu naik cukup cepat."


Dia memukul perutku.


"Itu berkatmu juga yang terus membuatku bergadang setiap malam."


Aku hanya tertawa pahit sebelum mengalihkan padangan ke arah Vista yang mengatur banyak Kabold untuk membangun rumah.


Dia juga bekerja keras.


Para ninja melakukan tugasnya untuk menjaga kedamaian desa, Alice, Selbi dan juga Latisha melatih para ras kucing yang berniat menjadi petualang, pada dasarnya aku tidak membatasi mereka untuk menjadi seperti apa di masa depan, mereka semua bebas memilih hal itu.


Adapun orang yang bermalas-malasan adalah Noa, dia sering berjemur selagi meminum soda di gelasnya terkadang Lin juga ikut juga, kuharap para pahlawan bisa selesai mengalahkan raja iblis agar dia bisa kembali secepatnya.


Ini kehidupan damai yang bernilai 10 angka.


Raja baru datang mengunjungi kediamanku setelah guild, pelabuhan serta rumah untuk ras Kabold dan Elf selesai.

__ADS_1


"Sebuah kehormatan bahwa yang mulia raja mampir ke desaku yang kecil."


Istrinya tertawa begitu dengannya.


"Jangan terlalu formal, bukannya kita berteman panggil saja dengan nama masing-masing."


"Benar tuan Melvin, kami hanya ingin mampir."


"Kalau begitu Lisa dan Lusy."


Dua ninja yang kupanggil muncul.


"Kami siap menerima perintah."


"Tolong bawa tamu kita pergi ke tempat peristirahatan VIP."


"Baik."


Rumornya cepat menyebar, aku menciptakan pemandian yang cukup terkenal dimana memiliki banyak khasiat seperti peremajaan kulit, kesehatan dan pemandian herbal, tak kusangka itu menarik banyak orang khususnya keberadaan sampo dan sabun yang telah aku kenalkan pada banyak orang.


"Tentu saja, silahkan ikuti mereka berdua."


"Itu akan menyenangkan, bagaimana dengan sayangku?"


"Ada yang ingin kubahas dengan tuan Melvin."


"Aku mengerti."


"Kalau begitu mari berjalan-jalan sambil melihat pembangunan desa yang lain menggunakan sepeda."


"Sepeda?"

__ADS_1


Beberapa waktu saat aku luang aku meminta dibuatkan sebuah alat transportasi yang ramah lingkungan dan jadilah benda ini. Karena ini pengalaman baru bagi Bernard jadi aku memberikannya dua roda tambahan.


"Ini curang kenapa aku tidak bisa menggunakan seperti tuan Melvin."


"Tuan Bernard masih pemula tapi jika giat berlatih Anda akan mahir nantinya, aku akan memberikan beberapa untuk istana."


"Aku sangat berterima kasih."


Kami tiba di lokasi pembangunan desa terakhir.


"Ini?"


"Aku membuat desa untuk ras rubah bulan."


"Bukannya mereka selalu bersembunyi dari dunia luar."


"Mereka punya alasan, tapi saat waktunya tiba aku akan memberitahukannya, ngomong-ngomong apa yang ingin tuan Bernard bahas denganku?"


"Aku ingin menjodohkan putriku dengan Anda, kami rasa orang seperti Anda sangat cocok untuknya."


Aku sudah terbiasa mendengar pernikahan politik seperti ini untuk menghasilkan turunan berkualitas di masa depan, tapi seperti yang kukatakan.


"Maaf, tapi aku tidak pernah berfikir untuk memiliki istri lebih dari satu, tentu ini bukan permintaan Arline melainkan keinginanku sendiri, akan menyenangkan jika aku terus bersama dengannya."


"Sungguh disayangkan tapi aku tidak bisa berbuat banyak soal itu."


"Jangan kecewa seperti itu, sebagai gantinya aku akan terus membantu kerajaan ini semampuku... sebelum itu, mau balapan sampai ke seberang jalan."


"Aku menerimanya... tunggu ini curang, aku juga ingin sepeda dengan dua roda."


Aku menang dengan mudah.

__ADS_1


__ADS_2