Sword Master Level 999

Sword Master Level 999
Chapter 39 : Melawan Titan Golem


__ADS_3

Alice sedang mencoba menyusun sebuah rencana untuk mengalahkan bos lantai dua. Setelah melawan bos di lantai pertama semua orang tahu bahwa setiap bos memiliki ukuran super besar hingga tanpa persiapan matang mereka jelas akan kesulitan.


Aku mengalihkan pandangan ke arah Noa tapi dia pura-pura tak menyadarinya selagi bersiul. Dia jelas tidak akan memberitahukan apapun pada kami.


"Menurut Marie apa yang sebaiknya kita lakukan?"


Alice mencoba untuk menanyakan setiap pendapat orang lain, ini hal dasar untuk menyusun sebuah rencana, jika beruntung beberapa saran akan bisa membantu juga.


"Tubuh golem di sini sangatlah keras, aku tidak yakin bisa menebasnya namun kurasa mereka lebih lemah terhadap sihir."


"Itu memang benar, untuk Tyson adalah pengecualian karena skillnya perusak," seru Sasha menambahkan.


Alice diam memikirkannya lalu bertanya siapa saja yang bisa menggunakan sihir serangan. Beberapa mengangkat tangannya termasuk Sasha di dalamnya. Di tim Alice sendiri tidak ada yang memiliki job mage namun ada Noa, dia bisa menggunakan sihir serangan jauh namun semua orang akan membutuhkannya nanti jika ada seseorang yang terluka, jadi Noa tidak akan dirubah posisinya bagaimanapun keadaannya.


Dia adalah lini pertahanan terakhir yang sangat dibutuhkan di setiap party, ada Priest yang lain sayangnya sihir mereka tidak akan seperti Noa yang bisa menyembuhkan seseorang dalam keadaan sekarat.


Dia potion berkualitas tinggi kurasa.

__ADS_1


"Yang bisa bertarung di depan akan berada di garis depan, penyihir di pertengahan dan Priest di paling belakang."


Itu sebuah rencana dasar. Dan sekarang rencana sesungguhnya Alice.


"Semua orang hanya akan mengarahkan serangannya pada kaki kanannya, ketika kehilangan keseimbangan baru kita akan melukainya lebih parah lagi pastikan untuk berhati-hati pada lengannya juga."


"Dimengerti."


Aku menonton dari belakang bagaimana mereka telah membuat posisi yang strategis, Tyson mengambil golem yang terakhir dan Marie menusuknya hingga hancur hingga bersamaan langit yang cerah tiba-tiba saja tertutup awan gelap kemudian berputar-putar layaknya pusaran tornado lalu jatuh ke tanah.


Saat pusaran itu lenyap, sosok golem muncul dari sana, itu sebesar dua lantai bangunan rumah dengan tubuh terselimuti bara api, ia memiliki satu kepala namun sepertinya lebih merepotkan dari Mini Bos sebelumnya.


"Sekarang saatnya, semuanya menyebar dan pastikan terus berada di garis aman."


"Baik."


"Para penyihir serang."

__ADS_1


Melalui perintah itu mereka melakukan seperti apa yang dikatakan Alice, sebelah kakinya dibombardir hingga asap bercampur ledakan terdengar sebagai akibatnya.


Aku memeriksa golem tersebut saat dia kehilangan keseimbangannya. Namanya Titan Golem level 70, skill uniknya adalah... hmm.. kurasa akan menjadi merepotkan."


"Ada apa tuan?"


"Skill uniknya tak bisa dihancurkan."


Para penyerang di depan berusaha melukainya namun sia-sia saja, sampai akhirnya kaki yang sebelumnya berhasil dihancurkan oleh kelompok penyihir mulai menyatu kembali, itu mengejutkan bagaimana Titan Golem kembali berdiri seolah tak terjadi apapun.


Para penyerang di garis depan dihempaskan melalui kedua tangannya, dia juga mengambil tanah untuk dilemparkan ke arah para penyihir, hingga semua party terkena.


"Ini jelas buruk, tapi kurasa tidak ada yang mau menyerah karenanya."


"Kita tidak boleh takut, semuanya kembali ke posisi... para Priest rapalkan sihir penyembuh bagi yang terluka dan penyihir rapalkan sihir pendukung untuk garis depan, seperti sebelumnya kita akan kembali menjatuhkannya."


Aku tersenyum atas perkataan Alice.

__ADS_1


"Kerja bagus Alice, seberapa buruk kondisi dalam pertarungan pemimpin harus bisa bersikap tenang, musuh kuat bukan berarti mereka tidak bisa dikalahkan selalu ada kelemahan yang disembunyikan dan tugas pemimpin untuk mengetahuinya selain mengendalikan pergerakan semua orang, satu kesalahan semua orang bisa mati."


Kalau bukan aturan itu, aku sudah menjadikannya sebagai pahlawan.


__ADS_2