Sword Master Level 999

Sword Master Level 999
Chapter 25 : Pekerjaan Berikutnya


__ADS_3

Karena ketidak kompetenan sosok yang disebut pahlawan hampir setengah benua manusia telah dikuasai oleh ras iblis, di antara jenderal iblis terkuat satu sosok yang memiliki peran aktif bernama Dark Knight.


Ia seorang makhluk yang terbuat dari Kegelapan serta kebencian yang hanya berupa zirah besi berat dengan pedang besar sebagai senjata utama miliknya.


Dengan tebasannya, tubuh manusia terpotong-potong dengan mudah meninggalkan jejak pembantaian berupa daging serta darah yang bercucuran memenuhi tanah.


"Membosankan, apa segini saja kekuatan dari manusia itu... bahkan sampai sekarang aku belum pernah bertemu pahlawan, apa mereka itu hanya sekedar ayam penakut yang bersembunyi di kandangnya haha."


Seperti yang dikatakan Dark Knight semua itu benar, tidak ada dari pahlawan itu mau mengambil resiko untuk pergi mengalahkannya ataupun menantang raja iblis, mereka hanya hidup senang sendiri dengan memanjakan dirinya dengan nafsu dunia.


Menumpuk banyak uang di tangan mereka serta bermain dengan wanita sebanyak yang mereka inginkan, itu adalah kehidupan sampah untuk sebagian orang yang memandang moral sebagai landasan hidup mereka.


Tawa sang penguasa kegelapan Dark Knight terhenti saat anak buahnya melaporkan hal yang cukup mengejutkan.


"Tidak mungkin, kota Isbel hanya kota kecil dan pasukan yang kukirim ke sana telah dibantai."


"Benar tuan, ada orang kuat yang tinggal di sana, dari penampilannya ia selalu membawa pedang di punggungnya dan kini menetap di desa ras kucing."


"Apa dia seorang pahlawan lainnya, jika demikian aku sendiri yang akan melawannya, kumpulkan pasukan, kita sendiri yang akan membunuhnya."

__ADS_1


"Baik."


Itu satu pertarungan yang akan terjadi dalam waktu dekat ini.


Dengan ketersediaan lahan luas serta saluran irigasi yang terjaga baik aku harus memikirkan lebih jauh tentang pengembangan desa.


Aku berkata pada Arline.


"Stok kita sudah terpenuhi karena itu, Arline tidak perlu menggunakan sihirmu untuk menumbuhkan mereka lagi kita akan menanam dengan cara normal sekarang kecuali hal-hal mendesak."


Arline memicingkan mata seolah merasa tidak terima dengan apa yang kukatakan.


"Bukan begitu, lahan kita sudah luas dan jika semua orang terlalu tergantung padamu itu akan semakin membebanimu dalam pekerjaan ataupun pemakaian sihir."


"Kau menyadarinya?"


"Tentu saja, Arline sudah banyak berkontribusi dalam pembangunan desa ini aku benar-benar berterima kasih dan sebisa mungkin aku ingin sedikit meringankannya, aku juga memperlakukan orang lain dengan sama karena Itulah aku semakin banyak mempekerjakan orang dari sekarang."


"Aku mengerti tapi jika ada sesuatu yang mendesak jangan ragu memintanya."

__ADS_1


"Aku pasti akan memintanya."


Arline duduk di kursinya yang berada di sebelah kursi milikku, ini adalah kantor yang kubuat untuk kami bertiga. Satu kursi lainnya ditempati Vista karena dia sedang memeriksa pekerjaan lainnya hanya aku dan Arline saja yang berada di ruangan ini.


Arline membuka mulutnya selagi mengecek barang-barang yang telah masuk ke dalam gudang penyimpanan kami, dia mengenakan kacamata jadi penampilannya terlihat sangat imut.


Sekali aku bertanya kenapa dia memakai kacamata saat mengurusi dokumen dan ia bilang bahwa kacamata membantunya untuk semakin fokus dalam bekerja.


Aku bersyukur itu bukan karena ia min melainkan hanya sebagai fashion saja, Vista mengecek orang-orang di lapangan sementara Arline mengecek setiap barang. Keduanya mempunyai peran penting.


"Aku tidak habis pikir padahal kau selalu memintaku untuk menaikan level tapi tiba-tiba membatasiku dalam penggunaan sihir."


"Aku hanya menggodamu Arline dan juga itu sebenarnya hanya ajakan untuk berhubungan intim."


"Ugh... kau pria yang tidak menyembunyikan nafsumu bukan."


"Aku hanya berani mengatakan ini padamu saja, jelas aku tidak akan mengatakannya pada orang lain," balasku tanpa melihat ke arahnya.


Itu akan terasa memalukan jika aku mengatakannya secara langsung dari ke mata ke mata, pada dasarnya aku juga pria normal yang bisa berfikir dengan baik.

__ADS_1


Arline adalah tipe wanita yang sulit didekati jika aku tidak melakukan ini dan bertindak nekat hampir mustahil membuatnya jatuh cinta meskipun candaan kotor kadang berefek sebaliknya.


__ADS_2