System Level Up+

System Level Up+
Chapter 33 : Kemampuan Berkendara+1


__ADS_3

Dian pergi menuju Dealer mobil yang sudah ia kunjungi satu bulan sebelumnya, Dealer kali ini berbeda dengan Dealer mobil truk pick up yang ia kunjungi sebelumnya yaitu Pak Toni.


Itu Karena Pak Toni hanyalah menjual mobil muatan dan pick up di tokonya, ia tidak menjual mobil layaknya mobil keluarga ataupun sports, itulah mengapa Dian pergi ke dealer yang berbeda kali ini.


Sebelumnya, Dian sudah memesan mobil untuk ia beli di dealer tersebut, mobil itu adalah mobil family sederhana yang dia beli untuk membantu keluarganya sekaligus untuk dia gunakan saat bekerja.


Lalu bagaimana dengan motor yang dulu Dian beli? Jawabannya sederhana, alasan kenapa Dian memutuskan untuk membeli mobil adalah karena dia berniat untuk memberikan motor lamanya kepada adiknya.


Adiknya sebenarnya dari dulu sudah ingin mempunyai motor pribadi yang bisa ia gunakan untuk bermain bersama teman-temannya. Namun karena kondisi ekonomi keluarganya yang tidak mencukupi, ia tidak memaksakan keinginannya pada orang tuanya.


Dian dulu sebenarnya juga ingin mempunyai mobil, namun karena ajaran orang tuanya yang mengatakan bahwa menghambur-hamburkan uang demi sesuatu yang kurang penting itu kurang baik, Dian memilih untuk menahan keinginannya.


Tetapi itu berbeda dengan sekarang, saat ini Dian sudah mempunyai uang yang cukup untuk membeli sesuatu tanpa perlu bergantung dengan orang tuanya sama sekali. Ia sudah bekerja keras dan layak mendapatkan hasil dari pencapaiannya dengan membeli sesuatu yang dia inginkan.


Meski begitu, Dian tetap menggunakan uangnya dengan bijak. Walau dia membeli mobil, ia tidak membeli mobil-mobil mahal layaknya mobil sports seperti Lamborghini.


Mungkin di masa depan ketika Dian sudah mempunyai uang yang sangat banyak hingga ia bingung harus melakukan apa, Dian bisa saja membeli barang-barang mewah seperti itu. Namun untuk saat ini, mobil keluarga sederhana sudah lebih dari cukup untuknya.


"Ohhh Mas Dian, anda sudah datang rupanya." Ucap Dealer Mobil.


"Siang Mas David, sesuai janji saya bulan lalu, saya datang untuk membeli mobil yang sudah saya pesan sebelumnya." Ucap Dian.


"Toyota Avanza bukan? Tentu saja saya masih menyimpannya untuk anda sampai saat ini." Balas Mas David


"Kalau begitu bisakah aku memeriksanya? untuk jaga-jaga saja." Pinta Dian.


"Tentu-tentu, silahkan ikuti saya ke sini.." Antar Mas David.


Mas David adalah seorang dealer mobil profesional yang sudah membuka bisnis usahanya selama 6 tahun lebih.


Dia adalah spesialis dealer mobil ternama yang sudah menjual ribuan mobil ke penjualnya.

__ADS_1


Mobil jualannya pun cukup lengkap, ada yang dimulai dari harga mobil bekas 50 juta sampai dengan 100 Miliar.


Karena Dian tidak ingin membayar mahal untuk mobil yang kemungkinan saja eceran dan tidak ori, Dian memilih untuk membeli di Mas David.


Itu karena Mas David sudah banyak dipercaya oleh orang-orang, dan sudah mempunyai sertifikat yang menandakan mobil yang dipunyainya asli kecuali mobil bekas. Sehingga aman untuk membeli darinya.


"Ini dia, Toyota Avanza putih yang anda pesan sebelumnya." Tunjuk Mas David.



Dian melihat dan mengangguk puas mobil pesannya masih dalam kondisi sama saat terakhir kali dia melihat, ia tidak menyesal sudah memilih untuk membeli dengan Mas David.


"Oke, kalau begitu langsung saja. Dokumen dan rekening banknya tolong beritahu saya sekarang." Pinta Dian.


Mas David tersenyum puas mendengar ucapan Dian, dia langsung mengangguk dan langsung mengantarkan Dian menuju meja resepsionis. "Kalau begitu silahkan ikuti saya ke sini." Arahkan David.


Mas David langsung menyodorkan dokumen-dokumen yang perlu Dian tanda-tangani dan berbagai hal lainnya. Setelah memakan kurang lebih 20 menit, Dian pun diberi kunci untuk langsung mencoba mobilnya.


"Boleh, silahkan dikeluarkan terlebih dahulu." Dian memberikan kunci mobilnya kembali ke Mas David.


"Kalau begitu tolong ditunggu sebentar." Ucap Mas David.


Selagi menunggu Mas David, Dian menelepon salah satu karyawan usahanya.


"Halo? Iya ini saya Dian, bisa tolong pergi ke lokasi yang saya beri tahu sekarang? tolong jangan bawa motor ya naik ojek aja biar saya yang bayar. Iya, nanti tolong antar motor saya ke rumah saya ya." Ucap Dian.


Karena Dian akan mengendarai mobil, dia tidak akan bisa membawa motornya. Itulah mengapa dia meminta karyawannya untuk mengantarnya ke rumahnya.


"Mas, saya sudah selesai mengeluarkan mobilnya..." Beritahu Mas David sambil memberikan kunci mobilnya kembali ke Dian.


"Oke siap, terima kasih ya mas. Kalau begitu saya langsung saja pamit karena ada urusan.." Ucap Dian.

__ADS_1


"Oke mas, jangan lupa kalau mau beli mobil beritahu saya saja ya mas. Dijamin paling lengkap di sini." Bujuk Mas David.


"Iya-iya, nanti saya kabari jika ingin beli lagi." Balas Dian.


"Oke mas!" Ucap David bersemangat.


Dian membuka kunci mobilnya, dan langsung masuk ke dalam mobilnya.


Ia lalu memasukkan kuncinya ke dalam dashboard, dan suara mesin mobil yang dinyalakan pun terdengar.


"Akhirnya aku bisa mempunyai mobil sendiri juga." Gumam Dian.


Dian tidak pernah menaiki mobil sebelumnya, dia memang mempunyai truk di peternakannya. Namun ia belum pernah mencoba menaikinya sama sekali karena sibuk.


Namun Dian tahu sebagian besar fungsi dari alat-alat di dalam mobil, itu karena Dian dulu pernah menaiki mobil bersama temannya di sekolah.


*Suara gas diinjak.


Dian menginjak gasnya dengan posisi handrem masih terkunci, dan mobilnya hanya mengeluarkan suara gas sambil tidak bergerak.


[Ding! Mendeteksi Host sedang menginjak gas mobil...Kemampuan mengendarai mobil+1, Peningkatan saat ini (1/10), Level saat ini 'Rendah']


Dian tersenyum melihat notifikasi sistemnya muncul, dia sengaja menginjak gas dengan posisi handrem agar mendapatkan kemampuan dari sistemnya.


Dian pun dalam benaknya langsung mendapat cara agar dapat mengendarai mobilnya dengan baik, dia langsung menurunkan handremnya dan menginjak gasnya keluar dari toko mas David menuju rumahnya.


[Ding! Berkendara Mobil+1]


[Ding! Berkendara Mobil+1]


[Ding! Berkendara Mobil+1]

__ADS_1


__ADS_2