System Level Up+

System Level Up+
Chapter 70 : Bisnis Casino dan Badai baru


__ADS_3

Membuat Bisnis Casino tidaklah mudah. Jika dalam hal legalitas, untuk menyelenggarakan aktivitas judi secara legal, bisnis casino tersebut harus mendapat izin dari pemerintah setempat dimana kegiatan tersebut bisa beroperasi dengan legal.


Tidak semua Casino di dunia bawah masuk ke dalam kategori "Ilegal". Beberapa diantaranya mempunyai sertifikat legalitas yang membuat pelaksanaan judi disana tergolong aman dan legal.


Namun, walau mempunyai sertifikat sekalipun. Fixing match dan kecurangan tidak dapat dihindari, sebab teknik pelaksanaannya dilakukan secara diam-diam dan tidak terdeteksi. Kecurangan ataupun fixing match di sana tidak dapat diketahui oleh siapapun bahkan pihak yang memberikan otoritas pada tempat sekalipun.


Memang, Bisnis Casino dikenal sebagai usaha sangat menjanjikan dan memperoleh keuntungan yang sangat banyak. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, owner mendapat keuntungan dari hasil kekalahan pemain yang bertaruh.


Aturan di sana sengaja menawarkan permainan di mana pelanggan harus membuat taruhan yang tak menguntungkan misalkan permainan craps, roulette dan sebagainya, atau permainan yang secara statistik impas kansnya. Di sana dealer kasino meminta komisi atas taruhan pelanggan yang bermain satu sama lain. Misalkan dalam permainan poker, Pai gow, dan sebagainya.


Biasanya, bisnis poker akan berfaliasi dengan sponsor perusahaan, mereka bertugas untuk menyediakan dealer dan peralatan Casino lainnya kepada owner.


Beatrice mempunyai kenalan dengan seseorang yang sudah menjadi sponsor bisnis casino sejak lama. Orang itu cukup terkenal di Tanggerang, ia bernama Anton dan sudah mensponsori Casino sebanyak 10 tempat baik yang memiliki legalitas maupun tidak.


Anton sudah dipanggil oleh Beatrice untuk membicarakan tentang bisnis casino yang Dian rencakan untuk buat. Mereka sudah membuat janji untuk bertemu sehingga Dian dan Beatrice saat ini sedang menunggu di salah satu pub yang berada di wilayah kuasa mereka.


Pub itu cukup ramai, dan tempatnya memiliki berbagai minuman alkohol yang cukup lengkap, diantaranya ada wiski, wine, Gin, Vodka, dan lain-lainnya.


Tidak ada yang mengetahui jika Dian adalah pemimpin tertinggi dari White Boys di sana. Namun pemilik pub itu sendiri, sudah diperintahkan oleh Roy untuk memperlakukan Dian layaknya tamu spesial dan ekslusif.


Dian pun diberikan ruangan VIP pribadi di sana, di dalamnya sendiri terdapat sofa panjang untuk bersantai dan fasilitas AC yang membuat ruangan itu sejuk.

__ADS_1


Dian juga ditawari berbagai minuman tanpa perlu membayar sepeser pun ke pemiliknya. Namun karena Dian bukanlah peminum berat, ia hanya meminta wine anggur merah dan segelas air putih untuk Beatrice.


Ia mengenakan pakaian hitam rapihnya yang saat itu ia beli dengan Beatrice, dan tentu saja dengan berbagai aksesoris mewah yang saat itu juga ia beli. Setelah menunggu hingga 10 menit dari waktu yang dijanjikan, suara ketukan datang dari luar pintu VIP.


Tanpa menunggu lama, Dian langsung menyuruh orang itu untuk masuk ke dalam. "Masuk saja." Ucapnya.


Setelah dipersilahkan, seorang pria muda berumur 30 tahunan masuk ke dalam ruangan. Pria itu mengenakan pakaian kemeja berwarna kuning dengan kacamata hitam di matanya, dan ia mempunyai rambut berwarna oranye yang diatasnya ditutupi oleh topi pantai berwarna kuning.


Memang bukan pakaian biasa yang sering dijumpai di dunia bawah, Dian cukup terkejut ketika melihat pria di depannya mengenakan pakaian yang cukup unik.


"Halo, maafkan karena saya sedikit terlambat. Saya adalah Anton Sudarso. Seorang sponsor bisnis casino yang merupakan kenalan dari orang di sebelah anda." Yang dimaksud Anton adalah Beatrice.


Ketika mengetahui jika orang itu adalah Anton yang dipanggil Beatrice, Dian pun langsung beranjak berdiri dan mempersilakan pria di depannya untuk duduk. "Ah, ternyata anda ya? kalau begitu silahkan duduk dulu. silahkan minum juga jika anda mau. jika kurang, saya akan meminta pelayan untuk membawakannya lagi. Jelas Dian.


"Vodka ya? selain merek ini, kami mempunyai merek lainnya untuk anda coba. Jangan sungkan untuk memintanya jika mau." Ucap Dian.


"Ahahahaha, terima kasih-terima kasih. Sepertinya Pub ini cukup lengkap ya? Apakah anda juga suka minum Tuan Dian?" Tanya Anton.


"Jujur saja, saya tidak terlalu suka. Namun, karena saya dengar anda suka minum. Saya memilih tempat ini untuk bertemu dengan anda." Ucap Dian.


"Begitukah? kalau begitu terima kasih atas pengertian anda." Anton lalu mengambil duduk di tempat Dian dan mengambil sebotol penuh Vodka sebelum menuangkannya ke gelas kaca yang sudah disiapkan untuknya.

__ADS_1


Ia meneguk segelas dengan cepat, setelah selesai mengulanginya selama beberapa kali, Ia pun duduk lega di Sofanya sambil menghadap ke arah Dian.


"Kalau begitu Tuan Dian, daripada berlama-lama, langsung saja kita ke bisnis bukan?" Ucap Anton.


"Ya, aku sudah menunggunya sedari tadi. Apa anda sudah puas meminumnya?" Pastikan Dian.


"Lumayan, karena tubuhku sudah mulai sedikit panas, sebaiknya aku cepat memulainya agar tidak mabuk nanti." Balas Anton.


"Kalau begitu ayo kita langsung saja mulai." Ucap Dian. "Beatrice." Panggil Dian.


"Siap Tuan." Balas Beatrice.


Beatrice sebelumnya sudah berdiskusi dengan Dian selagi sedang menunggu Anton untuk datang ke situ.


Mereka membicarakan tentang game apa yang akan diisi di tempat kasinonya dan berbagai taruhan yang akan ia pasang di situ.


Sebelumnya, Dian tidak tahu menahu tentang bisnis casino secara umum. Namun setelah mendapat penjelasan dari Beatrice secara detail, Dian sudah kurang lebih mengerti saat ini.


Ia sudah memutuskan mengenai sebesar apa bisnis nya akan berputar, dan pengelolaan layaknya berapa banyak karyawan, dan tentu saja manager.


Tentu saja modalnya sudah ia siapkan, dengan berbagai perhitungan detail yang dilakukan oleh Beatrice dan dirinya, pria itu saat ini akan membicarakan segala hal yang sudah ia rencanakan kepada Anton di depannya.

__ADS_1


"Kalau begitu Tuan Anton, mengenai bisnis yang akan saya jalankan, saya sudah menentukan skala kepengurusan dan besar kecil permainnya...nantinya itu akan seperti ini." Dian pun menjelaskan mengenai rencananya kepada Anton di depannya secara detail.


Saat ini, posisi Dian di dunia bawah First Land sudah dibilang cukup kuat dan aman dalam masa sekarang. Namun di balik keamanan itu, terdapat kelompok yang lebih besar yang nantinya akan mencoba untuk menghancurkannya dari dunia bawah.


__ADS_2