System Level Up+

System Level Up+
Chapter 57 : Transformasi Dian menjadi Pria Sejati


__ADS_3

"Ya, aku akan mengabarinya..uangnya juga sudah ada, baiklah..aku akan memberitahu kepada dia jadwalnya. Oke, terima kasih Paman.." Ucap Beatrice dalam telepon.


Beatrice menghela napas lega, urusan membuat jaringan mafia untuk Tuannya berjalan lancar tanpa masalah.


Barusan, ia menelepon salah satu Pamannya yang tinggal di Tanggerang. Ia meminta bantuannya untuk membantu persiapan jaringan baru yang akan dibuat oleh Dian.


Untuk membuat jaringan baru, diperlukan uang yang tidak sedikit. Dan karena Beatrice memiliki 100 juta yang diberikan oleh Dian, ia dapat menangani berbagai keperluan tanpa takut kehabisan dana.


Saat ini, ia sudah diberikan jadwal oleh pamannya untuk pertemuan ekslusif antara Dian dan pamannya. Di sana, Dian akan berdiskusi dengan pamannya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan jaringan mafia yang akan ia buat.


Pamannya merupakan seorang mantan mafia yang telah bekerja bertahun-tahun untuk family nya. Dan dengan koneksi serta hubungan pamannya itu, Beatrice meminta bantuannya untuk membuat jaringan baru untuk Dian.


Pertemuannya akan digelar besok jam 7 malam di salah satu gang kota di Tanggerang. dan sampai saat itu, Beatrice berencana untuk memberitahu Dian tentang langkah-langkah yang harus dipersiapkan.


Berhubungan sudah 2 jam saat dia menelepon, Beatrice yakin saat ini Dian juga sudah selesai latihan gym dan kembali ke kamarnya. Karena itu, Beatrice segera naik lift menuju kamar Dian untuk segera berdiskusi dengannya.

__ADS_1


ia sebelumnya juga sudah meminta kunci cadangan kepada resepsionis, maka dari itu ia dapat kembali ke kamar Dian kapan saja yang ia mau.


******


"Oh Beatrice, kamu sudah kembali ya? Gimana? Apakah urusan membuat jaringannya berjalan lancar?" Tanya Dian sambil mengelap rambutnya yang basah.


Tepat saat Beatrice membuka pintu kamar, ia langsung membeku ketika melihat penampilan Dian "Oh, my God..".


Dian baru saja selesai mandi, dan saat ini ia sedang berdiri dengan hanya menggunakan handuk yang menutupi bawahannya saja. Namun,


Bagian tubuh atasnya yang belum memakai baju terbuka lebar, otot-otot Dian terpancar jelas di mata Beatrice hingga membuatnya shock.


"Ba...bagaimana bisa?...ti-tidak...tidak mungkin hanya dalam 2 jam saja!" Beatrice tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Perut Dian yang dulunya kosong, sekarang sudah berubah menjadi six pack, tangannya yang dulu kecil, sekarang sudah membesar. dada, punggung, dan otot kakinya yang dulu tepos. Sekarang telah membuat lekukan yang sangat indah dipandang.

__ADS_1


Dan bukan itu saja, bahkan tinggi badan Dian pun bertambah.


Melihat penampilan seksi Dian, tanpa sadar air liur keluar dari mulut Beatrice. "S-sialan! anak itu menjadi sangat seksi sekarang!" Gumam Beatrice sambil mengelap air liurnya.


Muka Beatrice menjadi merah padam melihat ke arah Dian, remaja yang dulunya terlihat culun itu sudah layaknya pria sejati saat ini.


"Hmm? Ada apa Beatrice? Apakah ada yang aneh denganku?" Tanya Dian.


Beatrice berusaha menenangkan dirinya, ia masih bingung dengan penampilan Dian yang tiba-tiba berubah. Ia mengambil napas perlahan. "Tenang dulu...tenang dulu..." Ucapnya.


Ia lalu kembali menghadap ke arah Dian, sambil mengelap keringatnya. Ia mulai bertanya padanya secara perlahan. "S-sepertinya kamu sudah menumbuhkan ototmu ya..." Ucap Beatrice.


Melihat ucapan Beatrice, Dian tersenyum lebar. "Ah, iya...seperti saranmu sebelumnya, ini berkatmu. Tubuhku sekarang menjadi sangat ringan. Terima kasih Beatrice." Ucap Dian sambil tersenyum.


Melihat senyuman Dian, muka Beatrice menjadi merah padam. "Sial-sial-sial! Anak itu menjadi sangat tampan sekarang!!" Pikir Beatrice sambil menutup mukanya.

__ADS_1


__ADS_2