System Magic Power

System Magic Power
Bab#50. Phillip Morgett. ( Kesepakatan. )


__ADS_3

“Tidak tahu, aku tidak memintamu untuk percaya.”


Orion menghela napasnya dan kembali duduk.


“Aku harap kau tidak mempermainkan aku."


Pemuda yang merupakan Alchemist itu mengangkat bahunya dan tertawa kecil. “Jadi, ada urusan apa kau ingin bertemu denganku?”


“Bukankah aku sudah bilang bahwa aku membutuhkan Psyche?” jawab Orion jengkel, ia merasa orang ini sengaja membawa topik obrolan mereka berputar-putar.


“Maksudku, untuk apa kau membutuhkan Psyche?”


Ia berpikir sejenak sebelum menjawab, “Aku membutuhkannya untuk menyelamatkan istriku.”


Orang itu bertepuk tangan kecil. “Wow, aku tidak menyangka orang sepertimu memiliki sifat romantis seperti ini. Pantas saja, sejak awal aku melihat secarik keputusasaan di wajahmu itu.”


“Benarkah?”


“Kau pikir untuk apa aku repot-repot membawamu kesini, ke tempat tinggalku yang terpencil dan rahasia ini? Siapa yang tidak mengenalmu, Thunder sang Ketua akademisi, alias penyihir dengan kemampuan tingkat tertinggi, yang begitu kuat serta mampu menghabisi demon sekali pun. Ternyata orang sehebat dirimu juga bisa memiliki tampang menyedihkan seperti itu, kau membuatku tertarik," ucap pemuda itu lagi.


“Bukannya karena kau berterimakasih telah aku selamatkan?” tanya Orion sinis.


“Hahaha, itu juga benar,” ucap pemuda itu tak tahu malu. “Jadi, kau tidak mungkin tidak tahu bahwa ada harga yang besar untuk mendapatkan ramuan ini, bukan?"


“Aku sanggup membayar berapapun,” balas Orion yakin.


“Aku juga tahu bahwa uang bukanlah masalah untukmu. Tetapi aku tidak menginginkan uang.”


Orion langsung menegakkan tubuhnya. Ia juga pernah mendengar bahwa Alchemist ini terkadang meminta bayaran yang tidak masuk akal demi permintaan konsumennya, hingga tidak jarang bagi mereka untuk gagal memenuhi hal itu maupun mendapat ramuan yang mereka inginkan.


Pemuda itu terlihat berpikir sejenak. “Ah, aku ingin setiap bulannya kau atau akademi itu mengirimkan bahan makanan yang lengkap untukku. Kau sudah melihatnya sendiri, 'kan, sangat merepotkan untuk pergi ke luar hanya untuk berbelanja," pinta pemuda santai.

__ADS_1


"Kau tau, jika pada kenyataannya, aku malas jika harus bertemu dengan orang-orang menyebalkan seperti mereka lagi, itu sangat merepotkan. Aku tidak ingin menggunakan sihir hanya untuk orang-orang rendahan seperti mereka, itu hanya membuang-buang tenaga


Orion cukup paham, bagi seorang Alchemist yang memiliki keistimewaan dan kemampuan untuk membuat ramuan, menggunakan sihir akan sangat merepotkan.


Akan tetapi, hanya itu?


Apa dia benar-benar hanya menginginkan bayaran seperti itu?


“Apa-apaan wajahmu itu? Apakah permintaan ku terdengar konyol untukmu?” serunya tak terima. “Kan aku sudah bilang, aku tertarik padamu. Karena aku sedang dalam suasana hati yang baik, aku akan memberikanmu harga yang murah. Ini adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup, aku tidak akan bermurah hati seperti ini lagi," ucap pemuda itu menegaskan.


“Aku tidak bilang apa-apa.”


“Jadi, apakah kau setuju?”


Orion mengangguk, itu bukanlah syarat yang sulit.


Pemuda Alchemist itu pergi lalu mengeluarkan sebotol cairan berwarna hijau lalu mengambil dua gelas kecil dan membagi cairan itu sama rata.


Orion mengernyit, “Untuk apa ini?”


“Ini adalah ramuan perjanjian. Kau harus menepati janjimu setelah aku akan melakukan permintaanmu. Minumlah, aku akan meminumnya juga.”


Orion menerima gelas itu, menatap cairan itu dengan penuh kesiagaan.


“Apa yang akan terjadi jika aku mengingkarinya?”


Pemuda itu menenggak terlebih dulu cairan itu dan sekali lagi menangkat bahunya sambil tertawa remeh. “Siapa yang tahu?”


Bosan dengan tingkahnya yang menyebalkan, Orion memilih untuk ikut menenggak cairan yang ada di dalam gelas dalam satu tegukan daripada menanggapi pemuda itu. Rasanya pahit dan panas, seperti minuman keras.


Kepalanya sedikit berputar dan jantungnya berdegup dengan begitu cepat selama beberapa saat, setelah itu semua sensasi yang baru ia rasakan tiba-tiba menghilang seolah dirinya tidak habis minum apa-apa.

__ADS_1


“Bermalamlah disini, aku akan membuat Psyche besok. Aku juga membutuhkan bantuanmu untuk membuatnya, karena itu akan sangat menguras tenaga dan waktuku jika kulakukan hanya sendirian," ucap sang Alchemist muda ini.


“Baiklah,” Orion pun mau tak mau menerima saran tersebut. Ia tidak menyangka keputusannya untuk menyelamatkan pemuda berwajah polos dari serangan bandit berbuah manis seperti ini.


Perkiraannya, butuh sekitar beberapa hari lagi baginya untuk menemukan Alchemist yang merahasiakan keberadaannya. Siapa yang sangka, orang ini ada di hadapannya sekarang.


“Boleh aku tahu, siapa namamu?”


Pemuda itu bangkit, menjulurkan tangannya kepada Orion.


“Aku Philip Morgett, sang pencipta Psyche.”


Orion menerima jabatan tangan itu. “Senang bertemu dengan Anda, Tuan Morgett,"


“Hahaha, Phil saja,” ia tertawa sambil merangkul tubuh Orion yang meskipun tinggi mereka tidaklah jauh berbeda, tetap lebih besar darinya. “Rasanya menyenangkan sekali mendapat perlakuan hormat darimu.”


Orion sebenarnya masih bertanya-tanya apa yang membuat pemuda ini mau membantunya, seolah semua kekhawatiran yang ia rasakan beberapa hari ini sia-sia saja.


Siapa yang tahu bahwa akan semudah ini mendapatkan bantuan darinya?


Ia tidak tahu bahwa Phillip tertarik padanya karena ia bisa melihat tekad di wajah pria itu, tekad untuk menyelamatkan istrinya; wanita yang ia cintai. Thunder bahkan sampai memperlakukannya dengan hormat, menimbang betapa tinggi harga dirinya selama ini.


Phil, merasakan hatinya tergerak untuk itu, dan berpikir untuk membantunya.


“Jadi, makhluk apa yang bersemayam dalam tubuh istrimu?”


“Anak-anak naga.”


Pemuda itu pun tersandung mendengar informasi yang keluar dari mulut Orion.


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2