System Magic Power

System Magic Power
Bab#51. Membuat Ramuan.


__ADS_3

Hari ini Phillip akan membuat Psyche, sesuai dengan janjinya. Tetapi dikarenakan permintaan dari Orion ini sangat mendadak, sehingga dia tidak menyediakan bahan-bahannya.


Phil, mengatakan proses ini akan memakan waktu sekitar tiga hari. Orion tidak mengeluh, ini bahkan jauh lebih cepat dari apa yang ia bayangkan.


Ketika Orion keluar, ia melihat sebuah barrier atau batas transparan di sekeliling pekarangan manor milik Alchemist muda ini. Jika dilihat dari luar, takkan ada keanehan sama sekali.


Orion berpikir bahwa itu adalah mantra yang dipasang oleh sang Alchemist untuk melindungi tempat tinggalnya.


Cepatlah masuk,” panggil Phillip.


Orion melangkah mendekatinya. “Bukankah kau bilang kita harus pergi mencari bahan-bahannya di hutan?”


Sang Alchemist menghembuskan napasnya kasar. “Bukan hutan itu, cepat masuk dan ikuti aku.”


Phillip pun langsung mengunci pintu utama manor, lalu bergegas jalan mendahului pria berbadan kekar yang mengekorinya.

__ADS_1


Orion nampaknya tidak terkejut ketika ia diarahkan menuju sebuah ruangan kecil yang terhubung dengan ruang bawah tanah, ia lebih terkejut dengan fakta bahwa ruangan ini memiliki begitu banyak potion yang menyebar secara rata.


Philip menggambar sebuah pola kecil dari kotak yang sengaja dikosongkan lalu menghubungkannya dengan pola-pola besar yang ada di dinding hingga semua garis itu mengeluarkan cahaya berwarna emas.


“Bukalah portal teleportasimu disini, mantraku akan mengarahkan kita ke tempat tujuan. Cepat, aku harus menghemat manaku!" titah sang Alchemist itu.


Orion pun mengangguk dan melakukan apa yang pemuda itu perintahkan, pola mantra yang menyatu dengan portal menciptakan cahaya putih yang amat sangat silau dan sanggup membutakan mata.


Dalam sekejap, tubuh keduanya menghilang bersama dengan portal yang juga lenyap. Menyisakan ruangan itu dengan kesunyian dan cahaya yang remang-remang.


Dimana tak ada pendar cahaya setitik pun. Mereka seakan terjebak, saat ini hanyalah kegelapan, tidak ada sinar terang maupun suara seolah dirinya berada di ruangan hampa.


Tetapi hanya sebentar, sebab sedetik kemudian Philips nampak di depannya tengah berjalan dengan bola cahaya di kedua tangannya.


“Ikuti aku,” katanya.

__ADS_1


Mereka pun berjalan sekitar tiga ratus meter untuk menemukan jalan keluar. Ternyata portal tadi mengarahkan mereka ke dalam sebuah gua. Tempat yang panjang dan cukup tinggi tapi dengan lebar yang hanya mampu menampung dua orang dewasa. Orion pun bisa menyadari bahwa mereka tengah berdiri di atas dunia lain, sebuah dimensi yang berbeda yang ia yakini tidak ada satupun penghuni manusia disini.


“Ini adalah Chaos, hutan tempat dimana para monster tinggal, dan ya … kau tidak akan menemukan manusia ataupun mutan disini," jelas Philip. Ketika pemuda itu mendapatinya dengan mimik wajah bingung.


Orion mengedarkan pandangannya demi mengamati keadaan sekitar, cukup sepi. Sepertinya Philip sudah beberapa kali pergi kesini menimbang dengan bagaimana ia memilih tempat bagi mereka untuk mendarat tadi.


Tiba-tiba pemuda itu melemparkan sebuah cincin, yang mana sangat Orion yakini merupakan cincin dimensi untuk menyimpan segala sesuatu tanpa pandang ukuran.


“Jadi, monster apa yang harus harus ku habisi?” tanya sambil memasang cincin itu di ibu jarinya.


Philip pun mengeluarkan sebuah kertas gulungan yang mencatat bahan-bahan kebutuhan mereka disini lalu menyerahkannya kepada Orion.


Orion menerima gulungan itu lalu membacanya hanya untuk membatin bahwa wajar saja jika harga yang dipatok untuk mendapatkan sebotol kecil Psyche sangat mahal, bahan-bahan ini tidak akan bisa ditemukan di dunia manusia apalagi dibeli dengan uang.


Paruh Burung Phoenix, Telur Ular Derik, Kuku Bayi Griffin dan Mana Beast yang hanya bisa dihasilkan dengan membunuh monster kelas A keatas.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2