
*Dikediaman Raka*
ke esokan harinya Raka sudah kembali ke aktivitas biasa,
hari ini dia kekantor karna dia harus segera menyelesaikan pekerjaannya supaya nanti saat hari pernikahan, dan setelah pernikahan dia bisa mengambil cuti, mungkin untuk beberapa hari, juga dia tidak mau saat
pernikahan dan liburnya diganggu dengan urusan kantor,
dia ingin menghabiskan waktu untuk bersama sama wanitanya,dia sudah membayangkan apa saja yang harus dia lakukan nanti.
Membayangkan itu semua,dia benar-benar sudah tidak sabar untuk segera meresmikan hubungan mereka dengan ikatan yang Suci yaitu: Pernikahan....
dia benar-benar tidak ingin kejadian yang lalu terulang kembali dimana dia sudah tinggal menunggu hari pernikahan, dia melihat tunangannya sedang berselingkuh
ditempat diapertemen pemberian dia sendiri terhadap tunangannya Tapi apa,dia melihat dengan mata kepalanya sendiri tunangannya bergumul dengan pria lain tanpa adanya ikatan pernikahan,dan itu benar-benar membuat raka benar-benar tidak percaya lagi dengan yang namanya cinta, tapi kali ini dia kembali merasakan cinta itu,dan dia tidak akan menunda nundanya lagi.
karena itu dia harus benar-benar menyelesaikan pekerjaan
dengan cepat.
...........
*sementara itu dibelahan bumi lainnya*
''Tuan saya dengar Dia akan menikah.''
''hum... benarkah?.... saya tidak percaya kalo Dia akan menikah lagi setelah semua yang pernah dia alami''
''itu benar tuan, dan saya dengar gadis itu masih sangat muda, BB cantik dan seksi.
''wah.. saya jadi penasaran seperti apa wanita yang bisa menaklukkan raja hutan itu,hu..... siapkan keberangkatanku ke Indonesia secepatnya,...
saya sudah harus tiba disana sebelum pernikahannya berlangsung kau paham!''
'' baik tuan''
''ya sudah keluar dan siapkan secepatnya!''
bawahannya itu keluar sambil menunduk hormat.
pria itu berjalan kearah balkon kamarnya dan menatap langit malam,dia teringat kembali akan seseorang dimasa lalu, seorang sahabat yang yang dulu mendukung segala sesuatu yang dia lakukan, tapi tiba-tiba sahabat itu juga yang menghancurkan semua usahanya dalam sekejap mata sehingga dia kehilangan orang-orang yang dia sayangi, istri,ibu, ayah, juga anaknya,
bukan hanya itu,dia juga harus mendekam di penjara untuk waktu yang lama.
mengingat itu darah mendidih ingin sekali sekarang ini juga dia menghabisi orang yang dulu berperan sebagai sahabat baiknya itu.
__ADS_1
''aaaaaaaaaaaaah'.......brak....brak....''sreeekkk.....
pria itu menghancurkan semua isi kamarnya dan berteriak, untuk melupakan seluruh kemarahannya.
''Max... sebentar lagi aku akan kembali dan aku akan menghancurkan semua yang kamu miliki dan juga seluruh keluargamu tunggu lah kedatangan teman ini Max'' hahaha........ pria itu tertawa seperti orang g...a karna
membayangkan seperti apa orang yang akan dia
hancurkan itu nanti.
Nah yang ini pria yang dulu bersahabat dengan papa Max,
namanya : Rudol........π€π€π€π€ pinjaman dulu ya fotonya buat visual Rudol ππππππππ.
''Max sekarang kau masih bisa merasakan kebahagiaan,
tapi setelah saya tiba kau hanya harus melihat mereka semua satu persatu orang-orang yang kau sayangi tiada ditangan ku''.... hahaha......
''Maxxxxxxx........aku Rudol angara akan menjadi orang yang akan menentukan hidupmu dan seluruhketurunanmu ,dan dimulai dari putramu, aku dengar dia adalah bos Mafia aku mau lihat sehebat apa putramu itu jika aku menangkap kelemahannya,karna kelemahan pria walau dia disebut dewa kematian tapi jika sudah berurusan dengan cinta maka semuanya percuma,
dan aku akan memulai dari wanita putramu itu.''
Rudol... sangat tidak sabaran untuk kembali ke tanah kelahirannya yaitu Indonesia, timpat dimana semua dimulai dari penderitaannya dan sekarang kesenangannya
............
dirumah ayah Herman saat ini semua orang sedang sibuk mendekorasi seluruh rumah, sementara Berlian gadis yang akan menjadi pengantin wanitanya, dia sibuk mengekori ibunya entah apa yang sedang dia inginkan tapi yang jelas sang ibu tetap berkata TIDAK walaupun sang putri yang biasanya sanggup mengeluarkan jurus andalannya ya itu kekonyolannya, tapi kali ini sang ibu tidak memberikan apa permintaannya, dengan alasan
seorang calon pengantin tidak diperbolehkan untuk keluar rumah di hari menjelang pernikahannya,karna memang pernikahan mereka akan dilakukan dalam waktu 2hari lagi. jadi sang ibu harus extra dalam memperhatikan putrinya yang suka berlaku sesuka hati itu.
.......
begitu juga dengan raka yang sudah sangat merindukan Omelan dan juga kekonyolan serta sifat bar-bar sang pujaan hanya bisa menatap fotonya saja di Atan meja rias yang sengaja ditaruh sang mama dengan alasan mudah untuk dilihat mata putranya, karna bukan hanya tidak boleh keluar ponsel mereka pun disita para orang tua dan itu membuat Raka sangat stress, entah apa tujuan mereka menyita ponsel hanya orang tuanya dan author lah yang tauπ€£π€£π€£π€£π€£
''sayang...aku sangat merindukanmu, apa kau juga merindukan aku?''
rasanya 2 hari ini serasa 2 abad saja, aku benar-benar tidak sanggup, aku janji setelah menikah aku tidak ingin jauh dari mu, karna aku rasa aku bisa mati karna merindukanmu.''
Raka terus saja bicara dengan foto Berlian yang saat ini ada dipeluknya, dia hanya membayangkan kalo dia sedang memeluk tubuh mungil gadisnya, dia menutup matanya dan mendekap foto Berlian sampai akhirnya dia tertidur masih dengan foto dalam dekapannya,
........
sementara Berlian setelah semua usaha yang dilakukan dan tidak mendapatkan hasil yang menyenangkan akhirnya ia kembali ke kamarnya dan mencoba melakukan sesuatu yang bisa membuat dia menghilangkan kebosanannya, tapi dia tidak tau apa yang bisa dia lakukan sehingga dia hanya duduk di balkon kamarnya yang tepat menghadap ke arah jalan raya yang padat pengendara, sampai matanya melihat sesuatu yang
__ADS_1
membuat hatinya tiba-tiba marah, bagaimana tidak dia melihat di tepi jalan raya yang sedikit jauh dari rumahnya ada gerombolan orang yang berkerumun menyaksikan seorang wanita yang sepertinya sedang dilecehkan, tapi orang-orang itu bukannya menolong malah menonton
tanpa berniat untuk menghentikan kegilaan sekelompok pria, Berlian bisa melihat jelas kejadian itu karna memang kamarnya ada di lantai dua dan menghadap kejalan, dia bangkit dari duduknya dan masuk kedalam kamar setelah
beberapa menit dia keluar dari kamar dengan pakaian tertutup,dia berpakaian seperti ninja tapi warna pakaiannya warna putih jadi dengan begitu tidak akan ada
Yang mengenalinya, dia melompat dengan begitu cepat sehingga tidak ada yang menyadarinya, dia sudah tiba ditengah tengah kerumunan dan alangkah syoknya dia setelah melihat siapa wanita yang dilecehkan itu, sehingga dia tidak bisa lagi menahan amarahnya. dia berjalan mendekati para pria yang sedang melakukan
aksi tak terpuji mereka, Berlian tanpa melihat dan memikirkan banyak orang yang akan terluka dia mengibaskan tangannya sehingga tiba-tiba ada angin yang kencang menghempaskan semua orang sehingga banyak yang terluka juga ada beberapa yang tewas karna amukan Anging yang di keluarkan gerakan tangan Berlian, dan kini dia berdiri tepat didepan para pria bia....p itu yang melihat Berlian dengan ketakutan yang luar biasa, bahkan ada dari mereka yang buang air kecil dicelananya karna dia benar-benar takut, mereka sudah tidak tau lagi apa yang akan terjadi nanti yang jelas mereka sangat menyesal karena apa yang mereka lakukan barusan,tapi penyesalan tinggal penyesalan semua sudah terlambat
kalo mau bertobat mereka sudah tidak memiliki kesempatan itu lagi, kalo mau bertobat nanti kalo mereka
lahir untuk yang kedua kalinya.
''apa kalian sudah siap?''
Berlian bertanya seperti malaikat yang tinggal menjemput
para pendosa untuk dibawa ke pintu neraka, sangat menyeramkan dan mencekam.
''Tolong ampuni kami''
salah satu dari mereka meminta ampun tapi sepertinya
Berlian tidak akan pernah membiarkan itu lagi, karna seharusnya mereka berpikir sebelum melakukannya tapi apa mereka bahkan begitu bangganya tadi, jadi sekarang adalah waktunya pengiriman, Berlian tersenyum dibalik penutup wajahnya,dan senyuman itu bukan senyuman manis tapi senyuman iblis pencabut nyawa.
''pergilah......''
Berlian menendang mereka satu persatu tepat di bagian jantung mereka dan dalam sekejap mata mereka semua kembali ke sang pencipta.
dan gadis yang dilecehkan itu sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi,karna dia hanya tertunduk ketakutan akan perbuatan orang-orang yang melecehkannya. berlian berjalan menghampiri gadis itu dan memeluknya.
''anggun Lo kenapa? kenapa mereka bisa melakukan itu padamu humm...?''
Berlian berusaha berbicara dan menatap wajah sahabatnya itu, tapi tidak ada respon dia hanya menangis dan melihat Berlian dengan tatapan yang begitu menyedihkan.
''gun ngomong apa yang terjadi kenapa Lo bisa dilecehkan seperti itu jawab gun, jawab gue....''
hiks.... hiks.... hiks....
karena tidak mendapat jawaban akhirnya Berlian menelpon seseorang menggunakan ponsel anggun, dan menyuruhnya membawa anggun ketempat rahasia mereka untuk di obati.
setelah dia berbicara dengan orang tersebut, orang itupun membawa anggun, dan Berlian kembali ke kamarnya sebelum ada yang menyadari kalo dia keluar.
terimakasih ππππkita lanjut di bab selanjutnya y gaesπππππππππππ
__ADS_1
kalo ada yang bertanya ko Berlian ada kekuatan trus kekuatannya seperti itu,? maka aku ingatkan bahwa dari awal cerita aku dah tekankan kalo Berlian memiliki rahasia, jadi disini rahasianya sudah mulai terlihat sedikit demi sedikit y gaesπππ