Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.13#####


__ADS_3

*masih suasana hotel*


''kau lumayan juga tante''?.......


Berlian mengakui kehebatan lawan nya saat ini, seandainya tidak ada ayah,ibu,papa dan mama mungkin Berlian tinggal mengibaskan tangannya maka dalam sekejap sudah selesai, tapi dia harus masih merahasiakan ini semua dari orang tuanya dan mertuanya, karna belum saatnya mereka tau akan hal ini


''heh... kenapa apa sekarang kau sudah mulai takut gadis kecil''?.........


Rudol walau sudah tidak bisa mempergunakan sebelah kaki dan juga kedua tangannya dia masih saja sombong


dan merasa diatas awan karna punya petarung handal ya wanita dewasa itu akan rela mengorbankan apapun juga bahkan walau nyawanya sekalipun, karna baginya Rudol adalah dewa penyelamatnya, karna Rudol yang sudah BBM menebus dia saat swaminya menjualnya dalam keadaan yang tidak sadar pada seorang seseorang yang


memiliki hobby yang aneh yaitu menjadikan wanita sebagai boneka yang bisa memberikan apa saja yang dia inginkan pria itu membelinya dan memperdagangkan or....n wanita itu setelah nya tubuhnya dia bawa pulang sebagai koleksi boneka manusianya. tapi Rudol yang licik menggunakan kelicikannya untuk menebus wanita itu, dan membuatnya mengabdi kepada-nya seumur hidupnya dan karna itulah, sekarang dia ada disini digaris depan untuk melindungi majikannya.


walau pada kenyataannya Rudol juga menjadikan wanita itu sebagai budak s......s nya tapi itu tidak masalah buat wanita itu karna dia masih bisa hidup utuh dan normal dengan tubuh seperti sekarang ini.


ya begitulah manusia kadang menjadi bodoh karna tidak bisa membedakan malaikat dan iblis berwujud malaikat,


karna dibutakan oleh sebuah tipu muslihat yang diperankan sang iblis.


Sama seperti Rudol andai wanita itu tau kalo swaminya


adalah keponakan jauh Rudol entah seperti apa tanggapan wanita tersebut.


''Huh....'kau terlalu percaya diri tua Bangka''........kau tidak lihat dia sudah banyak sekali kehilangan darah?....apa kau yakin jika dia masih sanggup untuk bertarung denganku?''........


''Aku sama sekali tidak takut menghadapimu bahkan jika aku harus kehilangan nyawaku aku akan tetap melawanmu.''


wanita itu menjawab dengan nafas yang ngos-ngosan,


dia tidak akan membiarkan tuannya dipermalukan, lebih baik dia tiada kalo sampai itu terjadi.

__ADS_1


''Kau yakin tante?......bagaimana kalo aku kabulkan permintaanmu itu, hummm''.....


Berlian menunjukkan senyum iblisnya, dan itu berhasil membuat wanita itu mulai meciut.


''tante apa kau punya permintaan terakhir yang ingin Tante


sampaikan?''


Berlian bertanya dengan santainya seakan dia menunggu pertunjukan yang begitu menyenangkan. dan entah apa yang membuat situasi itu membuat pertempuran lainnya berhenti, semua orang seakan dipaksakan untuk memfokuskan pandangan pada kedua wanita beda usia tapi kuat tersebut.


Bahkan ayah seakan tidak mengenal putrinya sendiri, papa dan yang lain menyadari itu, sehingga papa Max menyadarkannya dengan menepuk pungunggnya.


''sama seperti seorang ibu yang tidak bisa melihat anaknya terluka dan bisa membuat seorang ibu melawan seluruh dunia demi sang anak, maka sebaliknya sang anak pun bisa memindahkan gunung melihat ibunya terluka, dan itulah yang saat ini yang dirasakan Berlian,jadi


kamu tidak perlu kwartir''....'


papa mencoba menenangkan ayah walau dirinya sendiri sebenarnya juga takut karna sebagai orang berdarah Mafia papa Max merasakan aura yang berbeda dalam diri menantunya.


''tentu itu sangat mudah bagiku, karna aku melihat bagaimana kau begitu menderita selama ini, dan ya aku ingin mengatakan sesuatu yang tidak pernah kau ketahui selama ini mengenai pria tua itu.''


sambil menunjuk kearah rudol, dan karna suasana yang hening yang lain juga melihat kearah rudol secara bersama sama.


jika kau tau rahasia dia aku yakin kau sendiri yang akan menghabisinya, apa kau kau dengarbtante?''


Rudol saat ini sudah mulai kuatir, dia sedang berpikir rahasia apa yang ingin disampaikan berlian pada wanita yang selama ini mengabdi padanya bahkan dengan suka rela menjadi budak n.....u nya.


Wanita itu melihat Rudol juga bergantian melihat berlian.


''Rahasia apa yang ingin kau katakan, dan kenapa aku akan membunuh penolongku?''.....


''hahahaha.......haha....kau.. benar-benar bo.........h Tante walau kau memiliki kekuatan yang luar biasa tapi kau bo.......h akan banyak hal, yang 1. kau tidak mengenal iblis....2.kau tidak tau siapa swaminya dan dimana dia berada...3. kau tidak sadar telah dijadikan oleh dua orang yang sama dan juga orang yang kau benci sebagai budak s.......s mereka, apa kau tau itu tante''?

__ADS_1


wanita itu melihat kearah rudol dan dia menatap Berlian seakan meminta pembuktuan.


'' baik, bagaimana jika kita tanya pada tuhanmu itu?...aku yakin dia pasti bisa menjawab yakan pak tua?''


berlian menunjukkan sisi mengerikan dalam dirinya dan kali ini sepertinya dia sudah tidak mau menutupi apapun dari para orang tuanya.


''kau bicara apa? aku tidak mengerti, lagi pula aku yang menebus dia dari pria sikopak itu.''


Rudol masih tidak mau membuka apa yang selama ini dia dan keponakannya tutupi dari wanita yang mereka jadikan seperti mainan lempar tangkap.


'' Baik jika kamu tidak mau mengakuinya aku yang akan membuktikannya pada Tante ini.''


berlian berdiri dan menghadap tangan kanan Rudol itu dan sreek..


''berlian menarik pria itu kedekat wanita itu dan menarik sesuatu yang menempel di wajah pria itu, dan terlihatlah wajah yang selama ini, dibenci wanita itu dan juga yang membuat seluruh hidupnya berubah dan sekarang dia sadar kalo selama ini dia telah menjadi orang yang benar-benar bo.....h sama seperti perkataan Berlian.


wanita itu menatap pria yang masih berstatus swaminya itu, dan juga pria yang selama ini dia anggap penyelamatnya itu dengan pangangan yang tak bisa diartikan.


lalu dia menatap berlian, seakan tau apa yang diminta wanita itu,berlian menatap Rudol dengan pandangan lapar akan sebuah santapan, lalu dia melihat sekeliling dengan pandangan kesedihan, ya dia sedih karna akan menunjukkan rahasia yang selama ini dia tutup-tutupi, dia juga menatap pada sang swami yang begitu dia cintai,dia menatap seakan meminta izin dan entah apa yang terjadi


Raka menganggukkan kepalanya, dan melihat itu dia melihat ayah dan ibu tercintanya dan mereka juga menganggukkan kepalanya dan itu membuat senyum diwajahnya terbit tapi saat dia berbalik senyum indah itu berubah menjadi senyum mengerikan.


Dia berjalan kearah rudol yang duduk begitu tenang disebuah kursi dan dia mengangkat tangannya seta membuka tangan itu juga membuat seakan dia tengah menggenggam sesuatu dan ya Rudol tiba-tiba dia seakan dipaksa berdiri oleh seseorang dan tiba tiba dia memengang lehernya seperti mencekik sampai terdengar suara kreekk.....suara tulang yang patah dan remuk.


Rudol sendiri tidak mengeluarkan suara dia Hannya berusaha melepaskan tangannya sendiri dari lehernya sampai dia tiba-tiba ambruk dan menghembuskan nafas terakhirnya.


Dan semua orang yang melihat itu seakan tidak percaya, mereka seperti melihat sulap tapi itu nyata bukan ilusi.


Dan wanita yang meminta kematian Rudol itu melihat kearah suaminya yang sekarang melihat Berlian dengan kemarahan dan dendam, Wanita itu datang mendekatinya dan melihat dengan jelas seperti apa sekarang pria itu, tapi suaminya sama sekali tidak mempedulikan tatapan wanita yang telah dia permainkan bersama sang paman, dia sekarang hanya menatap Berlian dengan dendam yang sangat besar,dan Berlian dia tersenyum devil melihat itu semua.


terimakasih πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™ tetap setembai y menunggu bab selanjutnya πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ˜œπŸ˜œπŸ˜œπŸ™πŸ™πŸ™tetap dukung karya author teman-teman πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2