Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.72#####


__ADS_3

Sesampainya di rumah,Luis berjalan begitu saja melewati ruang tamu,dan hal itu sudah menjadi hal biasa bagi semua orang, sejak berakhirnya hubungan Luis dan Diana,Luis menjadi orang yang dingin dan pendiam,juga gila kerja, walau dia mendengar dan kadang melakukan permintaan keluarganya,Luis tetap cuek terhadap siapapun,baik keluarga maupun karyawan kantor.


Dan kedua orang tuanya hanya bisa berusaha bersabar dan iklas,karna mereka pun tidak bisa berbuat apa-apa untuk memperbaiki hubungan Luis dan Diana, sedangkan Diana dia begitu heboh setelah bertemu seseorang yang begitu dia rindukan, siapa lagi kalau bukan sahabat karibnya selama kuliah di Jerman selama setahun sampai akhirnya sahabat itu menjadi ibu sambungnya.


Dan sekarang dia sudah memiliki adik kecil seorang laki-laki,dan dia begitu menyayangi sang adik,ibu sambungnya yang hanya hidup sebatang kara dinegara lain, setelah kedua orangtuanya meninggal dunia,dia tidak memiliki siapapun lagi, sebenarnya dia masih punya paman adik dari sang ayah, tapi tidak mau mengakuinya,karna dia terlahir dari pasangan yang bekerja sebagai pelayan di negri orang.


sehingga dia hidup dengan menjadi pelayan disebuah kafe dijerman untuk memenuhi kebutuhannya juga kuliahnya sampai pada akhirnya dia bertemu Dinda dan menjadi sahabat, sampai suatu ketika diana me.bawanya keapartem milik mereka,disana Diana memperkenalkan sahabatnya pada sang ayah, seiring berjalannya waktu, ayah dan sahabatnya sering bertemu sampai akhirnya timbullah benih benih cinta yang mengantarkan keduanya pada sebuah pernikahan,dan sekarang sahabat itu sudah menjadi ibunya.


Lestari,ya nama wanita itu lestari dan hubungan keduanya begitu baik,lestari yang memang memiliki sifat keibuan bisa menyayangi kedua anaknya dengan adil, tidak jarang pula Diana meminta tidur bersama ayah,ibu,dan adik kecilnya,hal itu tidak membuat lestari kesal atau marah justru senang karna merasa dibutuhkan oleh anak sambungnya.


Saat ini ayah Yo, tidak lagi menjadi pilot, tapi sekarang dia sudah mendirikan perusahaan,dan sudah ada cabangnya dibeberapa negara lain, Sebenarnya Yo sudah lama memulai membuka bisnisnya,saat Diana masih diputih biru,Yo sudah punya perusahaan di bidang teknologi, teknik, tapi perusahaan itu dijalankan oleh orang kepercayaannya,bahkan perusahaannya itu bekerja sama dengan perusahaan Raka juga berlian, tapi tidak ada yang mengetahuinya,bahkan sampai sekarang,karna dia tidak mau seperti pengusaha lainnya, yang terjun langsung bahkan kelapangan.


Bukan tidak bertanggung jawab atas segala pekerjaan, tapi dia bekerja dari rumah,dia memantau semuanya dari CCTV tersembunyi yang dia pasang sendiri tanpa sepengetahuan siapapun termasuk orang kepercayaannya/tangan kanannya,dia melakukan itu, karena ingin melihat siapa yang setia dan tidak,dan sampai saat ini dia belum menemukan penghianat,karna dia juga menyadap semua ponsel orang-orang yang bekerja dengan jabatan yang tinggi diperusahaannya.


Dia juga memasang alat perekam disetiap ruangan mulai dari daerah toilet sampai gudang sekalipun,setiap sudut ada alat perekam yang tak terlihat oleh siapapun bahkan tukang kebersihan,jadi dia tau setiap aktivitas karyawan,bukan tidak punya etika atau sopan tapi itu semua demi perusahaannya.


Hari ini,Diana berencana ingin jalan-jalan ke taman dekat lokasi perumahan mereka,dia berjalan kaki ditaman sambil melihat orang-orang yang beriman dengan penuh canda tawa,dia tersenyum melihat semua itu, sampai dia mendengar seseorang memanggil namanya,dia mencari asal suara tersebut dan mendapati seseorang yang telah menorehkan luka padanya.

__ADS_1


Dia menatap pria itu dengan tatapan dinginnya,dia tidak pergi menjauhinya,karna dia sedang menunggu apa lagi yang mau pria itu bahas atau mungkin ucapkan padanya.


"Ana, kau disini? siapa teman mu apa kau sendirian saja"


"Emang menurut tuan aku harus datang dengan siapa kesini,apa aku perlu mengajak seluruh masyarakat dikomples untuk menemaniku"


"Ana, setelah sekian lama tak bertemu kau banyak berubah ya,kau tidak seperti dulu lagi"


"Hahaha jika aku sama seperti dulu,bukan kah aku akan menjadi mainan pria juga,itu akan sangat lucu hahaha"


"Ana,aku tau aku sudah melukaimu begitu dalam, tapi bukan kah aku sudah minta maaf? lalu kenapa kau masih saja begitu membenciku?"


"Ana aku"


"Jika tuan kesini hanya untuk masalah yang tidak penting lebih baik tuan pergi saja, atau biar aku yang pergi"


Setelah mengatakan itu,Diana bermaksud meninggalkan taman itu, tapi Luis menghentikannya, dengan memeluk Diana begitu erat dari arah belakang,dia yang menerima perlakuan itu,dan marah dan dia merasa dipermainkan oleh Luis, dia pun meronta ingin melepaskan diri, sampai dia mendengar suara tembakan dor.......

__ADS_1


Diana terpaku ditempatnya,dan mencari asal suara tembakan tersebut dan mencari siapa targetnya,dia melihat seseorang yang dia kenal menajungkan pistolnya kearahnya,Luis juga sama kagetnya,dan melihat pria yang masing mengarahkan senjatanya pada Diana,hal itu menimbulkan pertanyaan besar dalam diri Luis, siapa dan kenapa pria itu seperti ingin membunuh Diana.


Luis merasa telapak tangannya basah dan dia pun melepaskan tangannya dan melihat telapak tangannya berdarah,diapun memutar tubuh Diana dan deg.....Luis begitu syok karna melihat perut Diana mengeluarkan darah yang begitu banyak.


Sementara dia dia menutup luka tembak diperutnya dengan merobek kemeja yang dia pakai, setelah itu dia menatap pria yang masih setia dengan senjata ditangannya dan tersenyum devil kepada Diana,diapun membalas senyuman pria itu dengan senyuman yang penuh ejekan.


"Heh.....apa kau tidak bisa merubah cara menangkap burung sampai sekarang?kau selalu saja berbuat sesukamu y"


"Aku tidak perlu belajar menghabisi musuh darimu,bagiku yang terpenting adalah kemenangan,dan sekarang aku akan membalas dendam kakakku padamu wanita ib......s"


"Hahaha...apa kau pikir mudah untuk menghabisiku hah, tidak semudah itu perguso"


"Ah.....banyak bacot kau si........n"


Buk....buk...Duk....buk....Diana menghindari setiap pukulan dan tendangan yang diberikan pria itu,dan semua pukulan dan tendangan pria itu,ditangkis dengan kayu balok yang diambil Diana dari bawah kursi tempat dia duduk tadi.


Hal itu semakin membuat emosi dan kemarahan pria itu semakin memuncak,dia mengeluarkan pisau dari balik jaketnya dan sreeeek.....pisau itu menggores balok yang ada ditangan Diana, pria itu terkejut karna ternyata Diana mengetahui,perbuatannya.

__ADS_1


Karena tidak ingin membuang-buang waktu,pria itu pun melepaskan pelurunya dan Diana yang menyadari itu pun berbalik dan mendorong pria itu, ketempat dimana Diana berdiri tadi dan dor....peluru itu memakan tuannya sendiri,dan Diana hanya tersenyum melihat pria itu menatap dadanya sendiri, yang dimasuki peluru miliknya.


Terimakasih, dimana nih dukungannya ko sepi?Yah aku jadi kurang semangat ni jadinya, ayo berilah dukungan kalian, dengan like dan komennyaπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ€²πŸ€²πŸ€²πŸ€²πŸ€²πŸ˜ͺπŸ˜ͺπŸ˜ͺπŸ˜ͺπŸ˜ͺ


__ADS_2