Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA

Tak Terduga Jatuh Cinta: MAFIA
Bab.24#####


__ADS_3

Setelah menunggu setengah jam perjalanan berlian sampai dikantor sang suami, tapi tunggu siapa wanita yang aneh ini? dan kenapa anggun sepertinya menahan sesuatu di mulutnya, Berlian berjalan mencari Jawaban yang tidak bisa di tebaknya itu pun tiba-tiba menganga dan matanya melotot melihat wanita yang dia bilang aneh itu ternyata adalah David sang asisten juga kekasih sang sahabat.


David disuruh berdiri memakai pakaian ketat yang sepertinya jemuran berwarna warni, memakai wik merah terang juga sepatu yang mungkin tinggi haknya sekitar 15 cm, bukannya hanya itu, David juga memakai lipstik merah darah berminyak dan wajahnya di polesin blason warna pink, alis mata yang digaris lurus dengan warna hitam.


Berlian melihat kearah anggun tapi dia hanya menggeleng kepala tanda bukan dia pelakunya, lalu berlian menatap sang suami yang tersenyum sumringah pertanda dia sangat puas dengan hasil karyanya.


Berlian juga melihat kotak yang sepertinya berisi alat-alat mekap yang entah siapa pemiliknya, berlian mulai berpikir ada yang tidak beres dengan sang suami.


''Ka David pergilah keruanganmu dan ganti semua yang kakak pake itu! aku ingin mengurus sesuatu.''


David keluar dan merasa lega karna sudah lepas dari cengkraman sang predator.


''Anggun tong kau telpon dakter pribadi saya y, ini diponselku ada nomor nya kau tinggal telpon aja aku mau urus kakakmu yang aneh ini''


''Sayang kenapa kau menyuruh David keluar aku masih ingin memotretnya untuk pajangan dirumah kita''


Raka protes karna kesenangannya diganggu.


''Dan kenapa juga kau menelpon dokter? aku tidak sakit aku baik-baik saja, serius''


''Ia kau baik-baik saja karna itu kau bersikap aneh dari tadi pagi''


Berlian menjawab dengan santai walau sebenarnya dia juga bingung kenapa sang suami tiba-tiba bertingkah aneh.


Tok....tok....tok....


''Mauk!''


''Selamat siang nona''


''Ia dok siang,..dok tolong anda periksa suami saya dia sangat aneh dari tadi pagi''


''Baik mari tuan biar saya lihat dulu''


''Sayang aku baik-baik saja''


''Ia kau baik-baik saja ya'' sambil menggiring kesifa dan menidurkannya disana.


''Apa keluhan ya tuan? atau apa yang terjadi mulai tadi pagi?''

__ADS_1


''Dok dia muntah-muntah trus menangis, bersikap seperti anak balita juga berprilaku yang aneh, dia mendandani pria seperti cabe-cabean ya begitulah''


Berlian langsung menjawab sebelum Raka mengatakan yang aneh-aneh nantinya.


''Kalau seperti itu mungkin bukan tuan yang harus diperiksa nona tapi anda?''


''Saya?..ko saya dok? kan yang aneh suami saya bukan saya?''


''Ia itu benar tapi ini menurut perkiraan saya sih sepertinya ini masalahnya ada pada nona''


''Maksud saya begini nona, kalian kan sudah menikah hampir satu tahun, jadi wajar kan kalau ada tanda-tanda kehamilan soalnya''


Mendengar kata hamil Raka langsung berdiri dan mengangkat sang istri sampai-sampai berlian berteriak karna kaget tiba-tiba tubuhnya melayang, Raka dengan sangat antusiasnya menidurkan istrinya dan mendekati dokter dan menarik doker itu mendekat pada sang istri.


''Ayo dok cepat-cepat periksa istri saya''


''Semua orang yang melihat kehebohan Raka terutama berlian jadi merasa tidak tega, dia takut kalau perkiraan Dokter itu salah.


sang dokter pun mendekat dan memeriksa denyut nadi berlian dan memang dia bisa merasakan detakan nadi yang tidak biasa itu, akhirnya dia mengeluarkan alat kecil dan memberikannya pada berlian.


Setelah menunggu beberapa menit, berlian keluar dengan air mata, Raka yang melihat itu berpikir kalau memang belum ada hasil dari usaha mereka, dia memeluk sang istri dan berusaha menghiburnya


''Ini...ini tidak seperti itu mas, ini aku benar-benar hamil''


''Mendengar jawaban sang istri Raka jadi sedih dia pikir berlian tidak senang akan kehamilannya sehingga dia pun berkata.


''Kau tidak menginginkan anak kita? apa kau menyesal karna hamil? sampai kau begitu sedih, aku tidak menyangka cintamu hanya sekedar nafsu bukan masa depan''


''Mas kau bicara apa aku nangis karna bahagia ini tu air mata bahagia mas, aku nangis karna tidak bisa mengutarakan kebahagiaanku dengan cara apa''


''Benarkah sayang kau..kau juga bahagia?''


''Ia....'' menganggukkan kepala.


''Ohhh.....aku juga sangat bahagia sayang saaaaangat....bahagia''


Mereka menikmati kebahagiaan mereka tanpa mempedulikan orang-orang yang ada disana, melihat mereka dengan cara pandang mereka masing-masing.


Terutama David dia merasa bahwa sicabang bayi yang bahkan belum tau seperti apa bentuknya itu sudah menunjukkan sifat kekuasaannya bahkan dia belum terlihat dengan bentuknya, tapi sudah memerintahkan dia yang aneh-aneh.

__ADS_1


David jadi berpikir jika kelak dia punya anak maka akan menikahkannya dengan anak Raka supaya dia bisa balas dendam dengan apa yang baru saja dia alami, sungguh David bahkan lebih konyol dari orang terkonyol, bagaimana dia berpikir menikahkan anaknya dengan Raka sementara dia saja belum menikah.


dan juga entah anaknya Raka laki-laki atau perempuan juga belum ada yang tau tapi dia sudah berencana balas dendam😜😜😜😜😜😜😜


''Anggun sejak tadi memperhatikan cara sang kekasih menatap dua orang yang masih belum selesai dengan rasa bahagia mereka melihat kalau David sedang memikirkan sesuatu.


''Ayo kita menikah yang''


mendengar seperti ada kata nikah Raka dan berlian mengarahkan tatapan mereka pada dua sejoli yang sedang adu tatap itu.


''Kau ngajak adikku nikah vid?''


''ia kenapa salah?..aku juga mau seperti kalian membuat anak terus memeluk istrinya tiap malam, enak-enak tiap malam kan aku juga ingin''


''Trus cara ngajak nikahnya gitu? ga romantis bangat''


''Romantis... hahaha ga salah tu?..seingat aku juga ada seorang pria ngajak cewe nikah dengan cara''........mendengar akan ada pembukaan rahasia memalukan Raka langsung berlari dan menutup mulut David dengan yang habis dia gunakan memegang alat tes kehamilan berlian, sehingga menimbulkan bau tak sedap masuk kedalam mulut David dan......


''Hoekkkkk......Raka tanganmu habis mengangkat apa sih kenapa baunya aneh?''


David muntah dan bertanya kepada Raka dan Raka yang baru sadar kalau tangannya habis Megan tespec dia hanya nyengir sambil garut-garut belakang kepalanya karna dia juga baru sadar dan dia mengangkat tangannya kikuk sambil menunjuk benda pipih tersebut.


David,anggun,berlian juga dokter yang masih disana langsung tepuk jidat melihat perilaku Raka yang semakin hari semakin aneh-aneh saja.


............


Jika Raka sedang berbahagia berbeda dengan Samuel yang baru saja kehilangan istri tercintanya akibat kecelakaan saat melakukan perjalanan pulang dari rumah sakit menuju kediamannya.


Melalui laporan kepolisian itu murni kecelakaan tetapi menurut anak buah Samuel ada yang menyabotase kecelakaan tersebut.


Saat ini suasana pemakaman sungguh diliputi kesedihan mendalam, Raka dan yang lainnya yang mendengar kabar itu segera meluncur kerumah duka, yaitu rumah sang sahabat, disana mereka hanya bisa menguatkan sang sahabat untuk tegar dan ikhlas melepaskan kepergian sang istri tercinta.


Berlian dengan insting pembantai yang dia miliki mencoba melihat sekeliling melalui ekor matanya yang memakai kaca mata hitam dia merasa ada yang sedang memantau mereka dan tepat sekali dia melihat seseorang dari jarak tidak terlalu jauh,sedang mengintai dan juga sepertinya sedang melapor pada seseorang.


Berlian langsung bergerak cepat, dengan kecepatan yang dia miliki dia langsung melompat dan buk...... orang itu jatuh pingsang masih dengan kondisi ponsel menyala.


Dia mendengar dan merekam suara orang diseberang sana supaya memudahkannya untuk mencari pelaku.


terimakasih πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™mana nih dukungan untuk sang penulis? ayo dong kasih semangatnya πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ™„πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­

__ADS_1


__ADS_2