
setelah kesibukan yang berjalan selama lima hari, hari ini ada hari wiken jadi orang-orang menyempatkan waktu untuk dihabiskan dengan orang terkasih, begitu juga Raka dan belia hari ini mereka berencana untuk mengunjungi beberapa tempat untuk mencari kebutuhan mereka,dan Raka sudah tiba dirumah Berlian untuk menjemput sang pujaan hati.
dengan setelan kaos putih polos dan jens hitam,disempurnakan dengan jas warna abu-abu,
dia terlihat sangat tampang.
sementara Berlian dengan setelan kaos Hitam polos dan jens hitam yang disempurnakan jaket jens biru menambah kesan cantik walau simpel, dan tidak ketinggalan tas gendong cantik yang disampirkan dipunggung ya.
''kaka dah lama?'' ....tanyanya pada raka.
sementara raka hanya terpaku melihat kecantikan gadisnya, sampai dia tidak menghiraukan pertanyaan Berlian.
puk..suara tepukan dipunggung tangannya menyadarkannya dari keterpakuannya.
''eh..ia sayang, maaf tadi nanya apa?''
Raka bertanya dengan kikuk karna merasa sangat malu bahkan Sekarang ini wajahnya sudah seperti kepiting rebus karna saking malunya.
''aya sayang....''
''yah..bu..lian dan ka Raka berangkat dulu ya.''
''ia om Raka mau ajak Lian sekarang''
minta izin pada kedua orang tua Berlian.
ya udah hati-hati dijalan ya nak, jangan ngebut-ngebut,tar ga jadi nikah lagi nasehat ibu sekalian menggoda pasangan muda itu.
''ih ibu mah ngomong apa sih?''
__ADS_1
''tuh bu liat Putri kita ga mau dia kalo pernikahannya ga jadi'' ayah semakin menggoda putri mereka, sedangkan Raka dia hanya tersenyum melihat reaksi sang pujaan hati,dia benar-benar bahagia karna begitu dicintai oleh gadis kecilnya itu.
''kaka ayo..lebih baik kita pergi kalo ga makin merajalela nanti ayah dan ibu.''
dia merengek supaya cepat pergi...
''om, Tan kita jalan dulu'' pamit Raka dan di angguki kedua
paruh baya itu.
skip.....
Raka membawa berlian kebutik langganan mamanya, yaitu sahabat mama suci,: Tante Lisa
''slamat datang tuan Raka dan nona''........
''berlian nama gue Berlian''....... Berlian langsung menyapa karyawan butik itu dengan ramah bahkan sampai dia tersenyum begitu masihnya dimana itu membuat karyawan butik itu sedikit Takut, takut kalau Raka akan memarahi nya karna sudah berani bersikap tidak sopan menurut mereka, sehingga dia hanya bisa menunduk dan mempersilahkan mereka masuk,
''silahkan tuan dan nona'' ujar karyawan itu sambil menunduk, yang membuat Berlian tidak enak hati karna dia tau siapa yang membuat karyawan itu sampai begitu menghormatinya, dia hanya bisa menghela nafas kasar dan masuk kedalam.
Tante Lisa sedikit heran karena yang dia tau sejak tunangan Raka menghianatinya, Raka sangat dingin dan terkesan membenci wanita tapi kini dia melihat bahwa Raka membawa gadis cantik yang bisa dikatakan sempurna, baik dari postur tubuh yang kalo diperhatikan sangat seksi hanya saja itu tertutupi dengan cara berpakaiannya yang tomboi, tinggi juga gadis ini melukis tinggi kalo di liat mungkin sampai 170 cm, sementara Raka memiliki tinggi 185 cm jadi perbedaan mereka tidak begitu jauh.
'' kenalin Tante ini Berlian calon istriku, dan kedatangan kami kesini untuk fiting baju pengantin,.'' Raka bicara to the poin karna dia tidak suka basa basi kalo menyangkut urusan apapun termasuk pernikahan mereka,dan jawaban Raka sangat tidak bisa di percaya Tante Lisa karna dia benar-benar kaget.
''oh benarkah..wah selamat ya nak Tante senang akhirnya kau mengakhiri masa lajangmu''. Tante benar-benar ikut bahagia mendengar kabar yang disampaikan raka.
mereka melakukan fiting baju hampir 1,5 jam karna permintaan Raka yang sangat ribet,dan menguras kesabaran berlian.
''huff... akhirnya selesai juga, kenapa kakak begitu banyak protes tadi aku kan cape.''
Berlian benar-benar kesal karna permintaan raka, ''jangan itu,..jangan itu....'' itulah yang raka katakan sampai berlian mencoba kain yang kesepuluh akhirnya dengan ancaman tidak mau menikah lagi Dari Berlian Raka mengalah dan menjatuhkan pilihannya pada gaun warna putih yang sangat indah.
__ADS_1
Ini adalah gaun pilihan Berlian simpel tapi sangat indah
dan Raka mengakui itu selain dia jadi lega karna tidak jadi memilih yang beberapa yang sudah dicoba Berlian semua pada terbuka, dan kata Raka semua itu kurang bahan dan belum selesai dijahit 😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣
dasar Raka tidak tau model apa memang dia tidak Sudi tubuh wanitanya diliat banyak orang apalagi pria.
''ya maaf sayang tapi aku memang ga suka semua gaun itu, karna saat kau memakainya tubuhmu terpampang nyata dan hanya menutupi area sensitif aja , jadi mana mau aku membiarkan orang lain melihat tubuhmu itu tidak akan pernah aku biarkan, tapi yang kau pilih itu aku sangat menyukainya karena itu baru namanya pas''.hehehe.....raka cengengesan dengan jawabannya sendiri.
skip
..........
setelah seharian berbelanja,fiting, juga beli cincin pernikahan, sekarang mereka sudah berada di rumah masing-masing, Raka dengan kebahagiaan yang tidak terkira, Berlian dengan segudang pekerjaan yang masih dirahasiakannya, bukan tidak bahagia,dia juga bahagia dan sangat bahagia malah tapi dia sedang menyelesaikan nb masalah yang sangat penting dan besar, dimana ini juga menyangkut masa depan mereka semua jadi dia harus benar-benar menyelesaikan.
selesai dengan urusannya barulah Berlian tidur menjemput mimpi indahnya.
............
berbeda ditempat yang lain, disebuah villa tempat dimana dulu Raka sempat ditawan terjadi keributan yang tidak diketahui siapa pelakunya, karena kejadian itu benar-benar sangat cepa, tapi menghancurkan setengah dari villa tersebut, juga banyak anak buah Venta yang terluka parah, dan venta baru kali ini melihat kejadian langka itu,karna selama ini dia tidak pernah tau ada kekuatan semacam itu,dia pernah mendengar tentang kekuatan itu tapi itu dulu, di zaman kuno, tapi sekarang dia benar-benar melihatnya dengan mata kepala sendiri
dan dia benar-benar takut walau selama ini dia punya hobby yang juga terbilang gila tapi dia tidak pernah takut
tapi sekarang dia benar-benar takut setengah mati, bahkan keringat sebiji jagung mengalir dari pelipisnya juga disekitar lehernya,dan punggung tangannya.
dia berlari begitu kencang masuk ke kamarnya yang ada di bawah tanah, karna kamar diatas sudah rata dengan puing-puing lantai teratas itu,
disini lah dia sekarang duduk diatas kasur dengan kaki ditekuk karna terbayang kekuatan yang baru saja menghancurkan tempatnya, dia sekarang sedang berpikir
seandainya orang yang memiliki kekuatan yang aneh itu ada dipihaknya pasti dia bisa menguasai seluruh dunia
tanpa harus bersusah susah untuk mengalahkan orang-orang yang selama ini menganggap dirinya rendah,
tapi siapa orangnya dan dimana dia tinggal juga tidak ada yang tau, karna venta sendiri melihatnya seperti angin berlalu, atau seperti anak panah yang lewat tapi langsung
__ADS_1
menghancurkan setengah dari bangunan villa.
terimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏 tunggu kelanjutannya di bab berikutnya ya gaes jadi slalu setembai di karya aku ok👌👌👌👌👌👌