
suasana dipintu masuk ruang bersalin.
Keempat pria dewasa itu berebut mau masuk kedalam sampai membuat keributan.
''Hei...aku duluan aku ini kakaknya...''
''Mana bisa begitu aku juga mau melihat keponakanku''
''Emang cuma kalian hah....aku juga punya hak''
''Sudah sudah kita siur saja yang menang pertama dia yang ikut masuk''
keempat pria itu terus berdebat sampai tidak sadar kalau ibu Sinta dan anggun menyuruh suster menutup pintunya.
Didalam ruangan juga tidak kalah hebohnya karna Raka lagi lagi buat masalah disaat berlian mengeden dokter berkata ''
Nona kau harus kuat supaya bayinya terdorong keluar''
''Dokter dia tidak perlu mengeden, biar aku yang mengeden''
''Hitung sampai tiga dokter sama seperti aba aba dokter tadi pada istriku''
Dokter dan suster serta bidan yang ada disana melongo mendengar perkataan Raka, mereka tidak percaya pria kuat dan gagah itu ternyata bisa juga jadi bo....h.
''Dokter ayo hitung kenapa diam saja''
Raka marah karna merasa dokter itu tidak mendengar yang dia katakan.
Tuan Anda tidak perlu melakukan itu, tugas tuan cukup kasih semangat buat nona karna kan bayinya diperut nona bukan tuan.''
Mendengar penjelasan dokter Raka tersadar kalau dia sudah sangat bo.....h, dan jadi malu sendiri tapi rasa malu itu langsung hilang saat berlian bilang sang bayi sudah mengajak untuk mengeden, mendengar itu dokter bersiap siap dan tidak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi.....''oe....oe....oe.....''
mendengar suara bayinya Raka bersorak girang sampai suaranya terdengar keluar ruangan.
__ADS_1
''Yei......dia lahirrrrr''
beberapa detik kemudian terdengar suara bayi ......oe....oe.....oe....Raka sampai menangis melihat kedua bayi merah itu dia sangat bersyukur melihat semua baik baik saja dia memeluk sang istri dan menciuminya dengan cinta dan berkata terimakasih berulang ulang karna dia tidak bisa mencabarkan gimana lagi untuk kebahagiaan yang dia dapatkan dari sang istri.
Diluar ruangan semua orang juga tidak kalah bahagianya mereka semua menanti bayi bayi itu dibawa keluar untuk diperkenalkan kepada keluarga besar mereka.
setelah semuanya selesai berlian didorong kekamar yang sudah disediakan untuk sang ibu muda itu untuk pemulihan, semua orang mengekori dari belakang
mereka sudah tidak sabar untuk melihat bayi bayi mungil itu.
beberapa saat kemudian mereka dipersilahkan masuk asal jangan terlalu ribut, mereka semua masuk dan melihat dua bayi kembar laki laki dan perempuan.
kedua bayi itu sedang tertidur dengan pulas nya dalam satu selimut dengan tangan bayi laki-laki yang ditopang kan dipundak sang adik perempuannya, sungguh masih kecil saja sudah terlihat bosinya.
''Ya ampun cantik dan tampan nb sekali mereka ummmmm......ingin rasanya kubawa pulang''
''Is kau ini setiap malam juga kita bikin tapi belum saatnya makanya belum jadi jadi, mungkin tunggu kita belajar dulu mengasuh mereka baru jadi mungkin''
''Masa ia sih? lama dong kalau ke gitu''
''Yang sabar pi...''
''Ia papi sabar ko yang''
David begitu terharu dan salut melihat istrinya yang selalu sabar menasehatinya jika sudah mulai cengen jika membahasa soal bayi, dan David beruntung karna anggun yang jadi istrinya mungkin jika yang lain pasti berujung pertengkaran tapi anggun dia justru dengan lembut berbicara kepada sang suami untuk sabar.
semua orang begitu bahagia dengan kehadiran sang penerus Raka dan berlian tanpa menyadari kalau sebentar lagi mereka akan menghadapi musuh yang tangguhnya hampir menyamai Berlian, dan entah bagaimana bisa ada yang menyamai kekuatan sang pembantai itu hanya author yang tauπππππππ
ditempat musuh yang masih misterius pemimpinnya sedang melakukan pembicaraan serius tentang balas dendam mereka kepada Herman.
Berlian belakangan ini merasa gelisah hari ini genap 2 Minggu setelah dia melahirkan dan dia sudah merasa gelisah sehingga hari ini dia pergi ketempat rahasia membuat beberapa ruangan yang bisa dihuni oleh keluarga besarnya juga dua sudah menyediakan keperluan kedua bayinya.
__ADS_1
Entah karna firasat atau apa dia melakukan semua itu,
dan saat dia kembali kerumah dia kembali seperti biasa tapi dia selalu ingat meminum obat pemberian dokter pribadinya, dan sekarang walau masih dua Minggu dia sudah pulih seperti semula dan sudah kuat.
dirumah megah musuh, mereka sedang mempersiapkan diri dengan berlatih dan juga mempersiapkan perlengkapan seperti mobil senjata dan lain lainnya.
Sang bos turun dengan angkuhnya merangkul seorang wanita cantik dan seksi, dia melangkah dan duduk di sofa
dengan mendudukkan wanita itu dipangkuannya, dia memanggil orang kepercayaan dan bertanya tentang perlengkapan untuk pertempuran, dan dijawab bahwa semua sudah beres tinggal berangkat.
Mendengar itu sang bos langsung berdiri dengan wanita nya yang langsung melingkarkan kedua kakinya dipinggang pria itu, tapi pria itu menurunkannya dan membawanya pergi bersamanya kepertempuran.
Dia juga membawa orang yang memiliki kekuatan yang sama dengan berlian.
Sementara itu dikediaman Berlian Raka bertanya kenapa dia mengumpulkan semua orang tanpa terkecuali tapi mengirim beberapa orang ketempat rahasia membawa serta kedua bayi kembarnya, dia juga memompa ASI beberapa botol untuk persediaan untuk satu hari dan memberikannya dibawa pergi dengan bayinya sementara yang tertinggal disana hanya beberapa orang.
Berliana mengumpulkan mereka semua diruang tengah, mereka terdiri dari, Berliana, Raka , Rendi ,David , Hans , ayah herman , ayah Rangga , ibu Sinta , anggun , Samuel dan 50 anak buah berlian 100 anak buah Raka dan 100 anak buah Ayah Rangga juga beberapa dokter kepercayaan berlian.
mereka semua berkumpul untuk mendengarkan apa yang sebenarnya terjadi, kenapa berlian menyuruh orang-orang pergi ketempat rahasia dan membawa serta kedua bayi kembarnya.
Berlian pun akhirnya mulai bercerita tentang firasat yang dia rasakan beberapa hari ini, sehingga dia pun menyuruh seseorang untuk mencari tau kesegala penjuru dan benar saja ada kelompok misterius yang menginginkan kehancuran Herman.
Mendengar itu Herman merasa kalau dia tidak punya musuh, sampai akhirnya Rangga mengingatkannya akan masa lalu, dan Herman mencoba mengingat bahwa dia hanya punya perselisihan dengan Kaka tiri sang istri yang memang tidak menerima kalau Sinta menikah dengannya .
Karna dia juga mencintai sang adik tiri yaitu Sinta ibu kandung berlian, sejak saat itulah dia begitu dendam dengan Herman dan sinta.
Dan sekarang setelah dia tau kalau Herman sudah bahagia dan bahkan memiliki anak membuat dia tidak terima, karna dia berkali kali menjalin hubungan dengan wanita tidak ada yang bisa memberi dia keturunan.
Juga setiap menikah akan berakhir perceraian karna dia tidak bisa setia selalu berhubungan dengan wanita yang berbeda beda setiap malamnya, membuat istri istrinya tidak ada yang bertahan karna merasa tidak dihargai.
tetapi sifat yang memang tidak pernah mau dan merasa selalu benar membuat dia selalu menjadikan alasan semua ini terjadi karna Herman dan Herman sehingga membuat dendamnya menggunung dan siap meledak.
trimakasih masih setia dengan kisah Berlian dan Raka ya gaes, jangan lupa dukung terus karyaku πππππππππππππππ
__ADS_1